RADAR TULUNGAGUNG – PT BPR Bank Tulungagung (Perseroda) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 9 Februari 2026.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peresmian gedung baru Bank Tulungagung sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
RUPS dihadiri Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, jajaran direksi dan komisaris, serta para pemegang saham.
Baca Juga: Stok Beras Bulog Tulungagung 35 Ton, Dipastikan Aman Jelang Lebaran
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui laporan pertanggungjawaban direksi atas kinerja dan keuangan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Nur Shodiq dan Rekan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyampaikan bahwa keberadaan gedung baru ini diharapkan menjadi simbol semangat baru bagi Bank Tulungagung dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Gedung baru ini bukan sekadar sarana fisik, tetapi juga representasi dari komitmen untuk meningkatkan layanan perbankan, memperkuat tata kelola, serta memperluas akses masyarakat terhadap produk dan jasa keuangan,” ujarnya.
Menurutnya, Bank Tulungagung memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Karena itu, bank daerah tersebut diharapkan terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, mendukung perkembangan UMKM dan sektor produktif, serta menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan perusahaan.
Dalam paparannya, Direksi Bank Tulungagung menyampaikan bahwa kinerja perusahaan sepanjang 2025 menunjukkan peningkatan signifikan.
Laba perusahaan tercatat naik sekitar 50 persen dibandingkan 2024.
RUPS juga menetapkan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp 9.649.616.870. Dari jumlah tersebut disepakati pembagian dividen sebesar Rp 5.307.289.278.
Pemkab Tulungagung sebagai pemegang saham mayoritas menerima 99,80 persen atau sebesar Rp 5.296.674.700, sedangkan Koperasi Karyawan Bank Daerah Tulungagung menerima 0,20 persen atau sebesar Rp 10.614.578.
Bupati Gatut menilai capaian tersebut patut diapresiasi karena Bank Tulungagung turut berkontribusi dalam peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui penyaluran kredit kepada pelaku usaha, khususnya UMKM.
Direktur Utama Bank Tulungagung, Suhermin mengatakan, peningkatan kinerja tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran manajemen dan karyawan dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas pembiayaan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Dengan demikian, Bank Tulungagung dapat semakin berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Selain agenda laporan keuangan, RUPS juga menyetujui pemberhentian dengan hormat beberapa anggota dewan komisaris yang telah berakhir masa jabatannya, yakni Komisaris Utama Sukaji, anggota komisaris Imroatul Mufidah, serta Komisaris Independen Nyadin.
Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan pengabdian mereka selama menjabat. (yay/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri