Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

OJK Kediri Perkuat TPAKD Dorong Inklusi Keuangan Tingkatkan Kesejahteraan

Rahmat Nur Yahya • Senin, 25 Mei 2026 | 12:10 WIB
Kegiatan monitoring, evaluasi, dan capacity building bagi kabupaten/kota di wilayah kerja OJK Kediri yang digelar pada 21–22 Mei 2026 di Surabaya.
Kegiatan monitoring, evaluasi, dan capacity building bagi kabupaten/kota di wilayah kerja OJK Kediri yang digelar pada 21–22 Mei 2026 di Surabaya.

SURABAYA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) terus memperkuat kapasitas TPAKD guna mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan daerah secara berkelanjutan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring, evaluasi, dan capacity building bagi kabupaten/kota di wilayah kerja OJK Kediri yang digelar pada 21–22 Mei 2026 di Surabaya.

Kegiatan bertema “Penguatan Kapasitas TPAKD dalam Mendorong Akses Keuangan Daerah yang Tepat Sasaran, Terukur, dan Berkelanjutan” itu diikuti 23 peserta yang merupakan perwakilan dari 11 kabupaten/kota di wilayah kerja OJK Kediri.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kediri, Ismirani Saputri, saat membuka kegiatan pada Kamis (21/5), menyampaikan bahwa TPAKD memiliki peran strategis sebagai motor penggerak penguatan ekonomi masyarakat daerah melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang merata dan berkelanjutan.

Baca Juga: Dukung Program Prioritas Nasional, OJK Perkuat Ekosistem Pesantren Melalui Literasi dan Akses Keuangan Syariah

“Pertumbuhan tingkat literasi dan inklusi keuangan tahun 2025 yang masing-masing tercatat sebesar 66,50 persen dan 80,51 persen menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan yang perlu dijembatani agar pemanfaatan layanan jasa keuangan disertai dengan pemahaman yang memadai terkait manfaat dan risiko penggunaannya secara bijak,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Jawa Timur, Horas V.M. Tarihoran.

Dalam sambutannya, Horas menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor guna mendukung efektivitas program TPAKD di daerah.

“Di tengah tantangan efisiensi saat ini, diperlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat antarinstansi dalam menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Kehadiran TPAKD Kota Surabaya sebagai salah satu penerima TPAKD Award Tahun 2025 diharapkan dapat memberikan gambaran bagaimana sinergitas program yang terukur dan tepat sasaran mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Sektor Jasa Keuangan RI Stabil, OJK Waspadai Dampak Geopolitik Global

Selama dua hari pelaksanaan kegiatan, OJK Kediri tidak hanya menghadirkan pemaparan materi dari para narasumber, tetapi juga mengajak peserta melakukan study visit ke Mall Pelayanan Publik Kota Surabaya guna melihat secara langsung implementasi program unggulan TPAKD Kota Surabaya.

Peserta diterima langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya, Irvan Wahyudradjad.

Dalam sambutannya, Irvan menegaskan bahwa kepala daerah memiliki peran penting dalam mendorong sinergi antarorganisasi perangkat daerah dan instansi terkait sehingga program yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada output, tetapi juga outcome atau dampak nyata bagi masyarakat.

“Berbagai tantangan dalam integrasi data dan pelaksanaan program tentu dihadapi. Namun, dukungan dan intervensi kepala daerah dalam mendorong seluruh pihak guna mendukung program yang sejalan dengan visi Pemerintah Kota Surabaya yang berfokus pada outcome dalam pengentasan kemiskinan menjadi kunci utama keberhasilan suatu program,” jelasnya.

Baca Juga: Capaian Program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah) OJK Kediri

Berbagai inovasi layanan di Mall Pelayanan Publik Kota Surabaya, seperti Galeri Investasi Pasar Modal, layanan E-PEKEN, dan KATEPAY turut diperkenalkan kepada peserta sebagai bentuk integrasi layanan yang memberikan kemudahan akses informasi dan pelayanan kepada masyarakat secara cepat dan terintegrasi.

OJK Kediri berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas dan kolaborasi TPAKD di wilayah kerjanya guna mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan daerah yang merata, berkelanjutan, dan berdampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#tpakd #ojk kediri #inklusi #ojk #literasi keuangan