PROBOLINGGO - Harga bawang merah Probolinggo hari ini, Sabtu 15 Agustus 2026, mengalami perubahan pada sejumlah kategori. Penurunan terjadi pada bawang merah ukuran tanggung besar, kualitas super, dan super jumbo.
Sementara itu, harga bawang merah Probolinggo untuk kategori abonan, ukuran kecil, tanggung kecil, dan tanggung rata masih bertahan seperti perdagangan sebelumnya. Penurunan harga disebut sekitar Rp1.000 per kilogram.
Pantauan harga tersebut dilakukan di Gudang 04, Pasar Induk Bawang Merah Probolinggo, Jawa Timur. Kondisi ini menjadi perhatian petani dan pedagang karena pergerakan harga bawang merah sangat menentukan hasil transaksi di tingkat pasar.
Daftar Harga Bawang Merah Probolinggo
Berdasarkan informasi dari pantauan lapangan, bawang merah abonan atau ukuran paling kecil masih berada di kisaran Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram.
Baca Juga: Laptop Gaming 10-15 Juta Terbaik 2026: 2 Pilihan Ini Paling Layak Diburu
Kemudian, bawang merah ukuran kecil juga masih bertahan di harga Rp16.000 sampai Rp17.000 per kilogram. Tidak ada perubahan berarti pada kategori tersebut dibandingkan harga sebelumnya.
Untuk bawang merah ukuran tanggung kecil, harga masih berada di kisaran Rp18.000 hingga Rp19.000 per kilogram.
Sementara bawang merah tanggung rata bertahan pada rentang Rp20.000 sampai Rp21.000 per kilogram.
Perubahan harga mulai terlihat pada kategori tanggung besar. Komoditas tersebut mengalami penurunan dan kini berada di kisaran Rp22.000 hingga Rp25.000 per kilogram.
Berikutnya, bawang merah kualitas super juga mengalami penurunan. Harganya berada pada kisaran Rp26.000 hingga Rp27.000 per kilogram.
Adapun bawang merah kualitas super jumbo menjadi kategori dengan harga tertinggi. Setelah mengalami penurunan, harganya berada di kisaran Rp28.000 hingga Rp29.000 per kilogram.
Tiga Kategori Mengalami Penurunan
Dari tujuh kategori bawang merah yang dipantau, perubahan harga terjadi pada tiga kategori. Ketiganya adalah bawang merah tanggung besar, kualitas super, dan super jumbo.
Baca Juga: 9 Laptop Gaming di Bawah Rp10 Juta, Ada RTX 3050 dan RAM 16 GB
Penurunan disebut berada di sekitar Rp1.000 per kilogram. Sementara empat kategori lainnya masih bertahan pada harga sebelumnya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga bawang merah di Pasar Induk Probolinggo belum mengalami perubahan secara menyeluruh.
Harga bawang merah dengan ukuran lebih kecil relatif stabil. Sebaliknya, kategori dengan ukuran lebih besar dan kualitas lebih tinggi justru mengalami koreksi harga.
Kondisi Pasar dan Aktivitas Pedagang
Pantauan dilakukan di Gudang 04 Pasar Induk Bawang Merah Probolinggo. Sejumlah pedagang dan juragan bawang merah beraktivitas di lokasi tersebut.
Pasar Induk Bawang Merah Probolinggo berada di Jalan Raya Sinto, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Gudang 04 menjadi salah satu lokasi transaksi bawang merah di kawasan tersebut.
Pergerakan harga di pasar induk menjadi perhatian karena dapat menjadi gambaran kondisi perdagangan bawang merah di tingkat pedagang.
Petani juga masih berharap harga dapat kembali mengalami kenaikan. Terutama bagi petani yang sedang menghadapi masa panen dan harus menyesuaikan hasil produksi dengan harga jual di pasar.
Harga Bawang Merah Besok Masih Ditunggu
Perubahan harga pada tiga kategori membuat perkembangan perdagangan berikutnya menarik untuk dipantau. Apalagi harga komoditas pertanian dapat berubah mengikuti pasokan, kualitas, permintaan, dan aktivitas transaksi.
Untuk sementara, harga bawang merah Probolinggo pada Sabtu 15 Agustus 2026 berada di rentang Rp14.000 hingga Rp29.000 per kilogram.
Kategori abonan menjadi yang paling rendah, sedangkan bawang merah super jumbo berada pada posisi harga tertinggi.
Pedagang dan petani kini masih menunggu perkembangan harga pada perdagangan berikutnya. Pantauan selanjutnya dijadwalkan kembali dilakukan pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00.
Dengan adanya perubahan harga pada kategori tanggung besar, super, dan super jumbo, pelaku usaha bawang merah perlu terus memperhatikan perkembangan pasar.
Harga yang tercantum merupakan informasi berdasarkan pantauan lapangan dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi transaksi serta kualitas bawang merah.
Editor : Maylanni Diana Fitri