JAKARTA - Tabel angsuran KUR BRI 2026 perlu dipahami calon peminjam sebelum mengajukan pinjaman. Pasalnya, cicilan bulanan yang terlihat ringan belum tentu membuat total pembayaran menjadi lebih kecil. Pemilihan tenor menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menentukan pinjaman.
Pembahasan mengenai cara membaca tabel angsuran KUR BRI terbaru 2026 disampaikan melalui video di channel Edgar Tutorial. Video tersebut mengingatkan calon peminjam agar tidak langsung tergiur dengan keterangan cicilan ringan yang muncul dalam simulasi.
Dalam tabel angsuran, terdapat beberapa bagian yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah jumlah pinjaman atau nominal kredit. Contoh nominal yang disebut dalam video antara lain Rp10 juta hingga jumlah pinjaman puluhan juta.
Baca Juga: KUR 2026 Masih Ada, Bunga 6 Persen dan Aturan Pengajuan Berubah
Selain nominal pinjaman, tabel juga memuat pilihan tenor. Tenor merupakan jangka waktu pembayaran cicilan. Pilihan yang disebut dalam video antara lain 12 bulan, 24 bulan, 36 bulan, hingga 60 bulan.
Tenor Panjang Bikin Cicilan Lebih Ringan
Pemilihan tenor berpengaruh terhadap besaran cicilan yang harus dibayar setiap bulan. Dalam penjelasan video, semakin panjang tenor, cicilan bulanan memang menjadi lebih kecil.
Namun, ada konsekuensi yang perlu diperhatikan. Total uang yang dibayarkan biasanya menjadi lebih besar karena masa pembayaran berlangsung lebih lama.
Sebagai contoh, peminjam yang memilih tenor 12 bulan mungkin harus membayar cicilan lebih besar setiap bulan. Keuntungannya, masa pembayaran lebih cepat selesai.
Baca Juga: PKB Tulungagung Perkuat Konsolidasi, Targetkan 11 Kursi di Pemilu 2029
Sementara itu, pilihan tenor 60 bulan membuat cicilan bulanan lebih ringan. Pilihan tersebut disebut dapat sesuai bagi orang dengan penghasilan pas-pasan atau usaha kecil yang baru mulai.
Meski begitu, tenor panjang berarti peminjam harus menanggung cicilan dalam waktu lebih lama. Karena itu, calon peminjam tidak disarankan hanya melihat angka cicilan bulanan ketika membaca tabel.
Kesalahan yang disebut sering terjadi adalah melihat nominal cicilan lalu langsung menganggapnya aman. Padahal, kemampuan membayar perlu diperhitungkan untuk jangka panjang.
Sesuaikan Cicilan dengan Kemampuan Keuangan
Dalam video tersebut, calon peminjam diingatkan agar cicilan tidak lebih besar daripada sisa uang yang tersedia setelah memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026: Cek Cicilan Rp25 Juta hingga Rp100 Juta, Segini Angsurannya
Kemampuan membayar menjadi pertimbangan penting sebelum menentukan jumlah pinjaman dan tenor. Jangan sampai cicilan yang awalnya terlihat ringan justru menjadi beban ketika kondisi keuangan tidak mencukupi. Video itu juga mengingatkan risiko ketika pembayaran terlambat. Keterlambatan pembayaran yang terus terjadi disebut dapat menimbulkan masalah bagi peminjam.
Karena itu, pemilihan cicilan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing. Peminjam tidak dianjurkan memaksakan diri hanya demi gengsi atau keinginan untuk segera memiliki sesuatu.
Selain kemampuan membayar, penggunaan dana pinjaman juga menjadi perhatian. Dalam video, pinjaman disarankan digunakan untuk kebutuhan yang produktif.
Baca Juga: Tabel Angsuran Kurban BRI 2026: Cek Cicilan Rp8 Juta hingga Rp56 Juta
Beberapa contoh penggunaan yang disebut adalah menambah modal usaha, membeli alat kerja, atau mengembangkan dagangan. Penggunaan tersebut diarahkan untuk mendukung kegiatan usaha agar dapat berkembang.
Dengan memahami tabel angsuran KUR BRI 2026, calon peminjam dapat melihat hubungan antara jumlah pinjaman dan tenor. Informasi tersebut kemudian dapat digunakan untuk memperkirakan cicilan sebelum mengajukan pinjaman.
Intinya, cicilan yang lebih kecil setiap bulan bukan berarti total pembayaran juga lebih kecil. Calon peminjam perlu mempertimbangkan kemampuan keuangan secara menyeluruh dan memilih jangka waktu pembayaran yang benar-benar mampu dijalani.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Edgar Tutorial