JAKARTA - Tabel angsuran KUR BRI 2026 menjadi salah satu acuan untuk mengetahui besaran cicilan berdasarkan plafon dan tenor pinjaman. Dalam video yang membahas cara menghitung angsuran KUR BRI 2026, dicontohkan pinjaman Rp10 juta dengan jangka waktu satu tahun.
Dalam simulasi tersebut, angsuran pinjaman Rp10 juta selama satu tahun disebut berada di kisaran Rp860.664 per bulan. Pembuat video kemudian menjelaskan cara menghitung bagian pokok dan bunga secara manual menggunakan kalkulator.
Pembahasan ini juga menyebut KUR sebagai program pinjaman dengan bunga yang disubsidi pemerintah. Dalam video, suku bunga KUR BRI disebut berada mulai 0,2 hingga 0,3 persen per bulan dan disebut berjenjang.
Pembuat video mengingatkan bahwa besaran angsuran pada tabel dapat berbeda. Menurut penjelasan dalam video, masing-masing unit BRI dapat memiliki perhitungan suku bunga yang berbeda pada angka di belakang koma.
Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026, Simak Angsuran Rp100 Juta hingga 5 Tahun
Simulasi KUR BRI Rp10 Juta
Untuk memahami tabel angsuran KUR BRI 2026, video tersebut mengambil contoh pinjaman Rp10 juta dengan tenor satu tahun atau 12 bulan.
Perhitungannya dimulai dari pokok pinjaman. Rp10 juta dibagi 12 bulan menghasilkan pokok yang harus dibayar sekitar Rp833.333 per bulan.
Selanjutnya, pembuat video menggunakan contoh bunga 0,27 persen. Bunga tersebut dikalikan dengan plafon Rp10 juta sehingga diperoleh bunga sekitar Rp27.000.
Baca Juga: PKB Tulungagung Perkuat Konsolidasi, Targetkan 11 Kursi di Pemilu 2029
Jika pokok dan bunga dijumlahkan, hasilnya sekitar Rp860.333 per bulan. Angka tersebut disebut mendekati nominal angsuran pada tabel, yakni sekitar Rp860.600.
Dalam video dijelaskan bahwa selisih tersebut dapat berasal dari perhitungan bunga yang lebih detail. Pembuat video menyebut angka bunga dapat berada di sekitar 0,271, 0,272, 0,273, dan seterusnya.
Dengan perhitungan tersebut, peminjam dapat melihat bagaimana cicilan bulanan terbentuk dari komponen pokok dan bunga.
Bunga KUR Disebut 6 Persen per Tahun
Video tersebut juga menampilkan tabel KUR BRI dengan angsuran berdasarkan bunga 6 persen per tahun. Angka tersebut kemudian dijelaskan dalam konteks perhitungan cicilan bulanan.
Pembuat video menyebut bunga KUR BRI berada pada kisaran rendah dibandingkan pinjaman yang dibahas dalam konteks video. Namun, perhitungan tabel yang ditampilkan tetap menggunakan angka bunga bulanan untuk mendapatkan nominal cicilan.
Selain itu, video menyebut besaran bunga pada tabel tidak selalu berhenti pada angka 0,27 persen. Ada kemungkinan angka di belakang koma digunakan dalam perhitungan sehingga nominal cicilan dapat sedikit berbeda dari simulasi sederhana.
Karena itu, pembaca yang ingin menghitung sendiri perlu memperhatikan plafon dan jangka waktu pinjaman. Kedua komponen tersebut menjadi dasar untuk menentukan besaran pokok yang dibayar setiap bulan.
Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026 Terbaru: Pinjam Rp25 Juta Cicil Rp895 Ribu, Rp100 Juta Segini
Video juga menyinggung calon peminjam yang membutuhkan tambahan modal usaha. KUR BRI disebut sebagai salah satu pilihan pinjaman yang dapat digunakan untuk kebutuhan pengembangan usaha, terutama bagi pemilik usaha yang sudah berjalan.
Tabel Angsuran Bisa Dihitung Sendiri
Selain memberikan contoh manual, pembuat video menyebut telah menyediakan tabel angsuran dalam bentuk Excel melalui tautan di kolom komentar video.
File tersebut dapat digunakan untuk melakukan simulasi dengan mengubah jumlah pinjaman dan jangka waktu. Dengan cara itu, pengguna bisa melihat perhitungan pokok dan bunga sesuai nominal yang ingin disimulasikan.
Baca Juga: Tabel Angsuran Kurban BRI 2026: Cek Cicilan Rp8 Juta hingga Rp56 Juta
Pembuat video juga menekankan bahwa calon peminjam sebaiknya mencoba mengajukan KUR terlebih dahulu untuk mengetahui hasil pengajuan. Hal ini disampaikan setelah sebelumnya membahas adanya keluhan terkait proses pengajuan KUR BRI.
Pada akhirnya, tabel angsuran KUR BRI 2026 dalam video digunakan sebagai alat untuk memahami cara menghitung cicilan. Contoh Rp10 juta selama 12 bulan menghasilkan simulasi sekitar Rp860 ribuan per bulan, dengan pokok sekitar Rp833.333 dan bunga sekitar Rp27.000 berdasarkan perhitungan 0,27 persen yang dijelaskan.
Perlu dicatat, angka dan mekanisme tersebut merupakan simulasi yang dijelaskan dalam video. Transkrip tidak memuat dokumen resmi BRI yang menjadi dasar tabel tersebut.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Republic's Java