JAKARTA - KUR BRI 2026 disebut masih menggunakan pola persyaratan yang tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Calon debitur tetap perlu menyiapkan sejumlah dokumen, mulai dari e-KTP, kartu keluarga, surat keterangan usaha hingga dokumen tambahan lain sesuai ketentuan bank.
Dalam paparan video tersebut, pengajuan KUR BRI 2026 disebut tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun 2025 maupun tahun-tahun sebelumnya. Informasi itu disampaikan sekaligus untuk menjawab anggapan bahwa pengajuan KUR di Bank BRI semakin sulit.
Disebutkan, pemerintah pada 2026 memberikan tambahan dukungan anggaran untuk subsidi program KUR. Bank BRI sebagai salah satu lembaga penyalur KUR juga disebut mendapatkan tambahan dukungan untuk membantu pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026, Simak Angsuran Rp100 Juta hingga 5 Tahun
Program tersebut diarahkan agar masyarakat dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan usaha. Pengembangan itu dapat berupa memperbesar skala usaha hingga membuka cabang baru.
Syarat dasar pengajuan KUR BRI 2026
Salah satu syarat utama adalah calon debitur berdomisili di Indonesia dan dapat membuktikannya dengan e-KTP. Dokumen tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengajuan KUR BRI 2026.
Dalam kondisi tertentu, pengajuan dapat dilakukan di luar domisili yang tercantum dalam KTP apabila lokasi usaha berada di wilayah berbeda. Namun, kondisi tersebut disebut dapat membutuhkan komunikasi atau koordinasi antarunit Bank BRI terkait keberadaan debitur dan usahanya.
Baca Juga: Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Jangan Tergiur Cicilan Ringan, Ini yang Wajib Dihitung
Dokumen berikutnya adalah kartu keluarga atau KK. Calon debitur perlu memastikan data dalam KK masih sesuai dengan kondisi terbaru.
Jika terdapat perubahan signifikan, seperti status perkawinan atau alamat, data tersebut disebut perlu diperbarui. Kelengkapan dan kesesuaian dokumen menjadi bagian yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan pinjaman.
Selain itu, NPWP disebut menjadi persyaratan untuk pengajuan KUR BRI dengan nominal di atas Rp50 juta. Sementara pengajuan dengan nominal di bawah Rp50 juta disebut tidak mewajibkan NPWP dalam berkas pengajuan.
Baca Juga: KUR BNI 2026 Bunga 6 Persen, Cek Plafon dan Syarat Pengajuannya
Surat keterangan usaha dan jaminan
Calon debitur juga perlu menyiapkan surat keterangan usaha. Dalam transkrip, dokumen tersebut disebut dapat dibuat secara online maupun melalui jalur offline.
Untuk pengurusan offline, calon debitur dapat mendatangi kelurahan atau kantor lurah setempat untuk meminta rekomendasi surat keterangan usaha. Dokumen tersebut kemudian ditandatangani kepala desa atau staf yang berwenang.
Ada perbedaan yang disoroti terkait usia usaha. Pengajuan surat keterangan usaha secara offline disebut mensyaratkan usaha telah berjalan minimal enam bulan. Ketentuan tersebut juga disebut sejalan dengan persyaratan pengajuan KUR BRI bahwa usaha telah berjalan setidaknya enam bulan.
Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026 Terbaru: Pinjam Rp25 Juta Cicil Rp895 Ribu, Rp100 Juta Segini
Sementara itu, pembuatan surat keterangan usaha secara online disebut tidak mewajibkan usia usaha minimal enam bulan dalam proses pembuatannya.
Hal lain yang menjadi perhatian adalah mengenai jaminan atau agunan tambahan. Dalam paparan tersebut, calon debitur disebut dapat diminta melampirkan dokumen jaminan seperti BPKB motor, BPKB mobil, atau sertifikat rumah, terutama untuk pengajuan dengan nilai yang lebih besar.
Namun, transkrip juga menyoroti adanya perbedaan antara ketentuan pemerintah mengenai KUR dan persyaratan yang diterapkan bank dalam proses pengajuan. Karena itu, apabila unit Bank BRI meminta jaminan tambahan, calon debitur disebut perlu mengikuti ketentuan yang berlaku di bank tersebut.
Baca Juga: Gubernur BI Mundur Mendadak Bikin Pasar Geger, Bagaimana Nasib IHSG dan Kurs Rupiah?
Sebaliknya, apabila pengajuan KUR BRI tidak mensyaratkan tambahan agunan, calon debitur dapat mengikuti proses sesuai ketentuan yang diberikan.
Pada akhirnya, calon debitur disarankan memperhatikan kemampuan membayar sebelum menentukan plafon pinjaman. Dalam video tersebut juga disebutkan adanya tabel pinjaman KUR BRI yang dapat digunakan untuk melihat perkiraan kemampuan cicilan setiap bulan.
Dengan demikian, persiapan dokumen dan pemahaman terhadap persyaratan menjadi hal penting sebelum mengajukan KUR BRI 2026.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Republic's Java