RADAR TULUNGAGUNG - Penyanyi asal Inggris, Zayn Malik, dikonfirmasi akan kembali bergabung dalam momen penting dengan mantan grupnya, One Direction.
Kehadiran ini sangat dinantikan penggemar di seluruh dunia karena melibatkan peran baru sebagai Direktur perusahaan mereka.
Meskipun ini adalah momen reuni yang dinanti, Zayn tidak bergabung kembali sebagai personel yang tampil di panggung.
Ia secara resmi telah menjabat posisi Direktur di perusahaan yang berafiliasi dengan One Direction, yakni PPM Music Limited.
Bergabungnya Zayn Malik sebagai Direktur menunjukkan bahwa hubungan antar anggota One Direction masih terjalin dengan sangat baik hingga kini.
Hal ini sekaligus menjadi babak baru bagi karier solo Zayn setelah ia berkolaborasi dengan Jisoo BLACKPINK.
Baca Juga: Geger di Gala Premiere Singapura, Ariana Grande Diserang Pria Misterius hingga Acara Mendadak Ricuh
Peresmian jabatan ini terungkap melalui dokumen baru yang terdaftar di Companies House. Dokumen tersebut mencatat penunjukan Zayn Malik sebagai direktur baru pada tanggal 3 November lalu.
Zayn akan bekerja bersama mantan rekannya di band yang sama dalam kapasitas manajemen ini. Rekan-rekan yang juga menjabat direktur baru adalah Harry Styles, Louis Tomlinson, dan Nial Horan.
Menurut laporan yang dirilis oleh The Sun, perusahaan PPM Music Limited sebelumnya mengurus karir solo mendiang Liam Payne.
Baca Juga: Drama Korea Dear X: Sinopsis Singkat, Tanggal Tayang dan Alasan Kenapa Kamu Wajib Nonton Drama Ini
Dengan menyandang jabatan direktur, Zayn akan kembali berada di lingkungan kerja yang sama dengan rekan-rekan One Direction-nya.
Keputusan ini menunjukkan hubungan kuat mereka meskipun tidak lagi berada satu panggung untuk pertunjukan.
Bergabungnya Zayn ke manajemen perusahaan membuktikan bahwa ikatan persahabatan mereka tetap berjalan dengan harmonis.
Reuni ini terasa sangat besar dan emosional, meskipun diwarnai kesedihan mendalam. Sumber menyebut kepergian Liam Payne telah menyatukan kembali para anggota One Direction yang tersisa.
Lebih menyedihkan lagi, mendiang Liam Payne dikenal sebagai penyemangat terbesar untuk terwujudnya reuni ini. Sejak kematian Liam, semua mantan anggota One Direction dilaporkan saling berhubungan secara intens.
Sementara itu, jabatan Direktur aktif di PPM Music Limited saat ini masih dipegang oleh dua eksekutif industri senior. Mereka adalah Lawrence Engel dan Alan McEvoy yang bertugas mengelola operasional perusahaan.
Di luar peran barunya sebagai direktur, Zayn Malik juga disibukkan dengan proyek musiknya yang lain. Ia diketahui sedang mempersiapkan tujuh konser besar di Las Vegas yang dijadwalkan pada bulan Januari mendatang.
Selain konser, Zayn juga akan terlibat dalam proyek serial televisi bersama Louis Tomlinson. Serial ini akan menceritakan perjalanan karier mereka selama berada di Amerika Serikat.
Sebelum pengumuman jabatan direktur ini, Zayn sempat menjadi sorotan publik internasional. Ia menjadi rekan duet resmi bagi Jisoo BLACKPINK dalam sebuah proyek kolaborasi musik.
Kolaborasi dengan Jisoo BLACKPINK membuatnya merasa sangat bangga. Zayn Malik bahkan merasa dirinya menjadi 'The Coolest Dad' setelah berhasil melakukan kolaborasi penting tersebut.
Hubungan Zayn dengan Liam Payne juga pernah disorot saat Zayn memberikan penghormatan khusus. Penghormatan itu disampaikan Zayn Malik dalam salah satu sesi konsernya.
Baca Juga: RFF Berlayar 2025 Suguhkan 13 Karya Terpilih, Tawa dan Haru Warnai Pemutaran Film
Kesuksesan One Direction sebagai grup terus dikenang oleh para penggemar di seluruh dunia. Misalnya, lagu hits mereka "What Makes You Beautiful" berhasil menembus 1 M Viewers setelah tujuh tahun dirilis.
Anggota lain, Harry Styles, juga sempat menulis pesan yang mengharukan. Pesan itu diunggah Harry dalam momen perayaan satu dekade One Direction.
Di masa lalu, Zayn Malik pernah mengungkapkan penyesalan terbesarnya saat masih menjadi anggota One Direction. Pengakuan tersebut sempat menjadi berita viral pada Mei 2024 lalu.
Baca Juga: Langit Amerika Memukau! Aurora Borealis Hiasi Colorado dan Alaska Usai Badai Matahari Global
Sebelumnya, sinyal reuni One Direction sempat muncul saat Liam Payne menelpon Harry Styles. Peristiwa tersebut terjadi pada Juli 2020 dan memicu harapan penggemar.
Isu internal juga pernah disinggung, di mana Zayn Malik sempat mengisyaratkan adanya rasisme yang ia dapatkan. Isyarat tersebut ia sampaikan saat ia masih aktif sebagai anggota One
Momen reuni melalui jalur manajemen ini menjadi penanda penting bagi grup legendaris tersebut. Meskipun tidak tampil, kehadiran Zayn Malik kembali menyatukan para anggota di ranah profesional.
Para penggemar kini memiliki harapan baru tentang masa depan One Direction, meskipun dalam lingkup perusahaan.
Jabatan direktur ini memastikan Zayn akan sering berada dalam lingkaran yang sama dengan Harry, Louis, dan Nial.
Berita ini dikonfirmasi pada Jumat, 14 November 2025, yang merupakan perkembangan terbaru industri musik global.
Perkembangan ini menunjukkan dinamika baru dalam karier kolektif dan individual para mantan anggota.
Pengumuman ini disambut positif oleh komunitas penggemar di berbagai platform media sosial. Mereka melihatnya sebagai langkah awal yang menyatukan kembali ikatan yang selama ini dinanti.
Keputusan ini menegaskan bahwa kerja sama profesional mereka masih mungkin dilakukan meskipun formasi band telah bubar. Zayn Malik kini memegang peran strategis dalam pengelolaan warisan musik One Direction. ****
Editor : Dharaka R. Perdana