RADAR TULUNGAGUNG — Suasana haru masih menyelimuti keluarga istri almarhum Gary Iskak, yang hingga hari ketiga pasca kepergian sang suami mengaku masih berusaha tegar menghadapi kenyataan.
Dalam wawancara yang beredar di YouTube, istri almarhum Gary Iskak membagikan kisah menyentuh tentang kenangan 17 tahun hidup bersama dan momen terakhir sebelum sang suami berpulang.
Pada awal pernyataannya, istri almarhum Gary Iskak mengaku tidak memiliki firasat khusus sebelum kepergian sang suami.
Namun, perhatian almarhum terhadap anak-anak mereka menjadi momen yang terasa paling melekat.
“Sebelum pergi, sempat ngasih barang ke Adila. Dibilang dijaga baik-baik. Itu topi, katanya hadiah,” ucapnya menahan air mata.
Kenangan Manis 17 Tahun Pernikahan
Saat diminta mengenang momen terindah, istri almarhum mengatakan seluruh perjalanan bersama adalah kenangan manis yang tak tergantikan.
Selama 17 tahun membangun rumah tangga, ia menyebut suaminya adalah sosok family man yang sangat menyayangi keluarga.
“Dia kelihatannya galak, tapi penyayang banget. Apalagi sama anak-anak, keluarga itu nomor satu,” ungkapnya.
Ia juga mengenang sisi humoris almarhum yang sering menghidupkan suasana rumah.
“Dia suka bercanda, suka godain aku, suka ngagetin aku di dapur. Itu yang sekarang paling kerasa, enggak ada lagi yang ngagetin kayak dia,” tuturnya.
Baca Juga: Viral Dugaan Pungutan di SMAN 1 Kauman Tulungagung, Pihak Sekolah Tegaskan Sumbangan Bersifat Sukarela
Pelukan Terakhir yang Paling Dirindukan
Dari semua kenangan, pelukan hangat sang suami menjadi hal yang paling membuatnya rindu.
“Pelukannya hangat banget. Itu yang paling aku kangen,” ujarnya dengan suara bergetar.
Komentar netizen yang menyebutnya sebagai sosok istri setia pun ia respons dengan penuh kesederhanaan.
“Perjuangannya ya dari titik nol sampai maut memisahkan,” jawabnya singkat.
Reaksi Saat Ribuan Pelayat Memadati Prosesi Pemakaman
Mengenai banyaknya pelayat yang hadir, istri almarhum mengucap syukur dan tak menyangka suaminya begitu dicintai banyak orang.
“Masyaallah ya.
Sebegitu banyak orang sayang sama almarhum.
Aku bersyukur banget,” ucapnya.
Kepergian sang suami pun bertepatan dengan momen wafatnya Baginda Rasul, yang membuatnya semakin kuat menerima takdir.
“Semoga itu pertanda baik,” tambahnya.
Baca Juga: Menuai Sorotan, Erspo Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf Soal Azizah Salsha di JFW 2025
Ketegaran Anak dan Momen Viral di Pemakaman
Sebuah momen viral memperlihatkan salah satu anak almarhum yang menenangkan pelayat di pemakaman.
Menurut istri almarhum, sikap itu muncul karena kebiasaan saling menguatkan dalam keluarga.
“Dia anaknya manis. Aku biasa usap dada dan punggung kalau dia nangis, mungkin dia ikutin,” jelasnya.
Baca Juga: Fenomena Penyakit Mancing Gila di Kalangan Streamer dan Pemain Roblox, Begini Cara Mainnya
Cara Mengobati Rasa Rindu
Meski merasa kehadiran suaminya masih ada di rumah, ia mengaku rindu sudah tak terbendung.
“Sudah kangen banget,” katanya.
Untuk mengobati rindu, ia memilih tidur dengan bantal kesayangan almarhum dan membiarkan anak-anak memakai barang-barang peninggalan sang ayah.
“Pakai sweater kesayangan, sampai rebutan,” ujarnya.
Baca Juga: Isu Perselingkuhan Inara Rusli Viral di Media Sosial, Publik Ramai Berdebat soal Kebenarannya
Rencana Liburan ke Bali yang Tertunda
Salah satu rencana keluarga yang belum terwujud adalah liburan bersama ke Bali bulan ini.
Namun kini rencana itu terpaksa dibatalkan.
Terkait video viral makan malam keluarga berempat, ia menjelaskan momen itu diambil saat ulang tahun pada bulan November lalu.
“Kita enggak ada surprise lagi.
Sudah tua, jadi langsung bilang mau makan-makan,” ungkapnya.
Baca Juga: Viral Bantuan Gereja dari Kedutaan Besar Australia, Bimas Kristen Kemenag Membantah Keras
Hobi Motor yang Sempat Akan Dihentikan
Menutup wawancara, istri almarhum mengungkapkan bahwa sang suami sempat berbicara mengenai keinginan untuk mengurangi aktivitas bermotor.
“Passion kan enggak apa-apa, yang penting bisa atur waktu dan jaga kesehatan,” terangnya.
Di akhir wawancara, ia meminta penghormatan privasi.
“Tolong kasih kita waktu.
Kita masih berduka banget,” pintanya.