Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sutrisno Ayah Pratama Arhan Meninggal Dunia, Sempat Jalani Perawatan di Rumah Sakit

Vidya Sajar Fitri • Senin, 8 Desember 2025 | 00:46 WIB

 

Sutrisno, ayah Pratama Arhan, meninggal dunia.(instagram.com/pratamaarhan)
Sutrisno, ayah Pratama Arhan, meninggal dunia.(instagram.com/pratamaarhan)

RADAR TULUNGAGUNG - Sutrisno ayah Pratama Arhan meninggal dunia pada Minggu, 7 Desember 2025, di kampung halamannya, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Kabar duka ini mengejutkan dunia sepak bola Indonesia, terutama para penggemar bek kiri Timnas Indonesia tersebut.

Informasi mengenai Sutrisno ayah Pratama Arhan meninggal dunia pertama kali diketahui publik melalui unggahan keluarga dan kerabat dekat di media sosial.

Sebelum berpulang, Sutrisno diketahui sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat penyakit yang dideritanya.

Kabar Sutrisno ayah Pratama Arhan meninggal dunia diperkuat oleh unggahan sepupu Arhan, Imam Juna.

Melalui media sosial, Imam mengunggah foto saat ia mendampingi keluarga Arhan ketika berada di rumah sakit.

Dalam unggahan tersebut, terlihat kondisi fisik yang digambarkan sangat lemah dan tak lagi mampu berkomunikasi.

Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Sebelum meninggal dunia, Sutrisno memang dikabarkan sudah beberapa waktu mengalami gangguan kesehatan.

Penyakit yang diderita disebut cukup berat hingga membuat kondisi fisik Sutrisno terus menurun.

Bahkan, di hari-hari terakhirnya, ia sempat dikabarkan ambruk dan terjatuh di rumah sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Unggahan Menyentuh dari Keluarga

Dalam unggahannya, Imam Juna menuliskan kalimat yang menyentuh hati.

Ia menggambarkan momen terakhir yang ia saksikan saat mendampingi keluarga Arhan di ruang rumah sakit.

“Ia tidak bisa berkata apa-apa lagi setelah ayah Arhan dinyatakan meninggal dunia. Tiada kata lagi,” tulis Imam, yang disertai stiker bunga mawar merah layu. 

Foto yang dibagikan memperlihatkan suasana duka yang begitu kental.

Terlihat kondisi lemah yang dialami sebelum akhirnya Sutrisno menghembuskan napas terakhirnya.

Duka dari Rekan Satu Tim

Rasa duka tidak hanya datang dari keluarga besar, tetapi juga dari rekan-rekan Pratama Arhan di Timnas Indonesia.

Salah satu yang turut menyampaikan belasungkawa adalah sahabat dekatnya, Asnawi Mangkualam.

Lewat unggahan Insta Story pribadinya, Asnawi membagikan pesan singkat bernada duka.

Meski singkat, unggahan tersebut menunjukkan empati mendalam atas kepergian orang tua sahabatnya.

Profil Singkat Sosok Sutrisno

Sutrisno dikenal sebagai sosok ayah yang sangat mendukung perjalanan karier Pratama Arhan sejak usia muda.

Arhan kerap menceritakan perjuangan orang tuanya dalam mendukung mimpinya menjadi pesepak bola profesional.

Kehilangan Sutrisno menjadi pukulan berat bagi Arhan, yang dalam beberapa tahun terakhir tengah berada di masa puncak karier bersama Timnas Indonesia.

Suasana Duka di Blora

Kampung halaman Sutrisno di Blora dipenuhi suasana duka sejak kabar tersebut menyebar.

Warga sekitar diketahui turut mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga.

 

Kepergian Sutrisno menjadi momen duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi banyak pihak yang mengikuti perjalanan karier Pratama Arhan di dunia sepak bola nasional.***

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
#asnawi mangkualam #Timnas Indonesia #sutrisno #ayah arhan meninggal #Ayah pratama arhan #Pratama Arhan