RADAR TULUNGAGUNG- Jay Idzes dipastikan absen membela Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026. Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan keputusan tersebut diambil untuk melindungi kondisi sang kapten yang tengah menjalani pemulihan cedera ringan agar tidak mengalami masalah yang lebih serius menjelang agenda penting berikutnya.
Kepastian absennya Jay Idzes menjadi salah satu sorotan utama dalam persiapan Timnas Indonesia menghadapi FIFA Matchday dan AFF Cup 2026. Meski kehilangan sosok pemimpin di lini belakang, Herdman memastikan kondisi bek Sassuolo tersebut tidak mengkhawatirkan.
Menurut pelatih asal Kanada itu, keputusan tidak memanggil Jay Idzes justru merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi besar yang selama ini diberikan pemain berusia 26 tahun tersebut kepada skuad Garuda.
John Herdman Pilih Lindungi Kondisi Jay Idzes
Dalam sesi wawancara, John Herdman mengungkapkan dirinya telah melakukan komunikasi intensif dengan Jay Idzes, tim medis, serta pihak klub Sassuolo sebelum mengambil keputusan terkait FIFA Matchday Juni.
Herdman menilai jeda internasional merupakan momen yang tepat bagi pemain untuk menyelesaikan masalah kebugaran yang masih mengganggu performanya. Ia tidak ingin memaksakan sang kapten bergabung dengan Timnas Indonesia jika berisiko memperparah kondisi yang ada.
"Ini keputusan yang tepat untuk Jay. Kami harus melindunginya. Tidak ada masalah besar dan itu kabar baik untuk Indonesia," ujar Herdman.
Menurutnya, memanggil Idzes saat belum sepenuhnya pulih justru dapat membuat proses pemulihan berjalan lebih lama. Karena itu, Timnas Indonesia memilih memberikan waktu bagi bek andalan tersebut untuk fokus pada pemulihan bersama klubnya.
Herdman bahkan menegaskan bahwa sekarang saatnya tim memberikan sesuatu kepada Jay Idzes setelah selama ini sang pemain terus memberikan kontribusi besar untuk Indonesia.
Timnas Indonesia Mulai Seleksi Skuad AFF Cup 2026
Selain membahas kondisi Jay Idzes, Herdman juga menjelaskan perkembangan pemusatan latihan yang saat ini diikuti pemain lokal dan sejumlah pemain diaspora yang sedang dipantau.
Pelatih berusia 50 tahun itu mengaku memanfaatkan agenda latihan untuk mengevaluasi kualitas pemain domestik sekaligus mempersiapkan tim menuju AFF Cup 2026. Beberapa pemain diaspora juga mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan mereka dalam laga internal yang digelar selama pemusatan latihan.
Menurut Herdman, performa para pemain selama sepekan terakhir akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam menentukan skuad yang dipanggil ke turnamen AFF Cup.
Ia bahkan membuka peluang bagi pemain yang tampil menonjol untuk langsung masuk dalam daftar pemain FIFA Matchday Juni. Dengan kata lain, agenda latihan kali ini bukan hanya untuk AFF Cup, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para pemain merebut tempat di tim senior.
Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan menggelar pemusatan latihan selama 20 hari di Bali pada awal Juli 2026 sebagai bagian dari persiapan menghadapi AFF Cup. Herdman menegaskan bahwa turnamen tersebut akan dihadapi dengan sangat serius.
Matthew Baker dan Pemain Naturalisasi Masuk Rencana Jangka Panjang
Dalam kesempatan yang sama, Herdman juga menyoroti perkembangan beberapa pemain muda yang masuk dalam program percepatan karier Timnas Indonesia, termasuk Matthew Baker.
Ia menyebut Baker sebagai salah satu talenta muda menjanjikan yang perlu mendapatkan eksposur lebih cepat di level internasional. Herdman mencontohkan keberhasilannya saat menangani Jonathan David di Kanada yang memperoleh kesempatan bermain sejak usia muda sebelum berkembang menjadi pemain top Eropa.
Selain Matthew Baker, Herdman mengonfirmasi bahwa Mitchell dan Luke juga tengah dipantau sebagai bagian dari strategi naturalisasi Timnas Indonesia. Keduanya telah mengikuti sesi latihan bersama skuad Garuda untuk memberikan kesempatan kepada staf pelatih menilai kualitas mereka secara langsung.
Sementara itu, Herdman juga memberikan pujian kepada Hanif yang dinilainya memiliki intensitas permainan sesuai dengan filosofi sepak bola yang sedang dibangun di Timnas Indonesia. Ia menyoroti kemampuan pemain tersebut dalam menyerang, mencetak gol, hingga melakukan tekanan saat kehilangan bola.
Dengan persiapan yang terus berjalan dan proses seleksi yang semakin ketat, Timnas Indonesia kini mulai mematangkan fondasi skuad menuju AFF Cup 2026. Meski harus kehilangan Jay Idzes untuk sementara waktu, Herdman optimistis timnya tetap mampu berkembang dan bersaing di level regional maupun internasional.
Editor : Cholifatun Nisak