RADAR TULUNGAGUNG– Kedekatan Megawati Hangestri Pertiwi dan setter asal Korea Selatan, Yum Hye-seon, bukan sekadar bualan belaka. Jelang laga krusial Final Four Proliga 2026, duo sahabat karib ini kedapatan menghabiskan waktu bersama dengan menikmati hidangan khas Indonesia, yakni sate, saat momen berbuka puasa.
Bagi Yum Hye-seon, pengalaman mencicipi sate menjadi momen unik yang tak terlupakan. "Di Korea tidak ada makanan seperti ini," ungkapnya antusias. Momen hangat di dalam mobil ini pun langsung viral dan menuai reaksi positif dari para penggemar voli tanah air. Banyak yang menilai, keakraban di luar lapangan ini adalah indikator kuat bahwa chemistry mereka akan kembali menjadi momok menakutkan bagi lawan di liga domestik.
Modal Penting Menuju Final Four
Kehadiran Yum Hye-seon di Jakarta Pertamina Enduro bukan sekadar pelengkap skuad. Manajemen klub mendatangkan sang setter berpengalaman dengan harapan besar untuk mempertahankan gelar juara Proliga. Dengan rekam jejak sukses membawa Red Sparks melaju hingga fase penting di Liga Korea, kemampuan Yum dalam membaca permainan dan memberikan umpan presisi dinilai sebagai kunci utama.
Megawati sendiri mengakui bahwa gaya permainan Yum sangat memanjakan dirinya di lapangan. "Banyak spike keras saya tercipta berkat umpan yang sangat presisi dari dia," ujar Megawati. Kombinasi yang telah teruji di kompetisi level internasional ini kini diharapkan mampu menjadi pemecah kebuntuan bagi Pertamina Enduro yang tengah berupaya memperbaiki kualitas distribusi bola dan variasi serangan.
Strategi Pertamina Enduro di Bawah Tekanan
Manajer tim Jakarta Pertamina Enduro, Widi Trioso, menegaskan bahwa timnya tidak ingin main-main dalam menatap Final Four yang akan dihelat dalam dua pekan ke depan. Meski berstatus sebagai juara bertahan, Widi menyadari bahwa persaingan musim ini jauh lebih ketat.
"Kami fokus pada pembenahan receive, soliditas komunikasi, hingga variasi umpan. Kedatangan Yum adalah bagian dari strategi besar kami," jelas Widi. Latihan intensif pun terus digeber setiap hari untuk memastikan kondisi fisik dan mental para pemain berada di titik optimal.
Bagi publik voli Indonesia, reuni Mega-Yum adalah tontonan yang paling dinanti. Chemistry yang terbangun dari canda tawa di sela latihan hingga momen makan sate bersama menjadi bukti bahwa ikatan emosional keduanya sudah sangat kuat. Kini, saatnya mereka membuktikan apakah "sihir" yang pernah mereka tunjukkan di Korea Selatan mampu membawa Jakarta Pertamina Enduro berjaya kembali di Proliga 2026.