RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM – Rekomendasi laptop 4-6 juta 2026 kembali menjadi perbincangan di tengah kenaikan harga perangkat komputer pada pertengahan tahun. Dalam sebuah sesi live streaming, Alvian Blackout bersama Burhan Batubara membagikan lima laptop yang dinilai layak dipertimbangkan pada kisaran harga tersebut, meski mereka mengakui pilihan tahun ini jauh lebih terbatas dibandingkan tahun sebelumnya.
Keduanya menjelaskan bahwa rekomendasi kali ini berbeda dengan edisi awal tahun. Mereka tidak hanya memasukkan laptop yang telah direview, tetapi juga beberapa model yang belum sempat diuji secara langsung. Meski begitu, setiap produk dipilih berdasarkan spesifikasi, fitur, dan nilai yang ditawarkan di kelas harganya.
Lima Laptop Masuk Daftar Rekomendasi
Laptop pertama yang masuk nominasi adalah Axioo Hype AMD X1. Burhan menilai perangkat ini layak dipertimbangkan berkat garansi Accidental Damage Protection (ADP) selama tiga tahun, sebuah fitur yang jarang ditemui di kelas harga Rp4-6 jutaan.
Selain garansi, laptop tersebut juga memiliki dua slot RAM yang mendukung konfigurasi dual channel sehingga pengguna masih dapat meningkatkan kapasitas memori. Meski memakai prosesor AMD Athlon Gold 3150C yang tergolong lawas, keduanya menilai TDP prosesor tersebut masih lebih tinggi dibanding Ryzen 5 5500U pada salah satu laptop yang sempat mereka bahas sebelumnya.
Namun, mereka juga mengingatkan adanya sejumlah kekurangan. Salah satunya adalah penggunaan SSD M.2 SATA, bukan NVMe. Meski demikian, performa penyimpanan masih dinilai cukup baik untuk kelas harga tersebut.
Advan Workmate Andalkan Ryzen 5 3500U
Pilihan kedua jatuh kepada Advan Workmate yang menggunakan prosesor Ryzen 5 3500U.
Menurut mereka, prosesor ini memang bukan generasi baru, tetapi sudah memiliki empat inti dan delapan thread sehingga lebih menarik dibanding beberapa kompetitor di kelas harga serupa.
Laptop ini juga menawarkan SSD 256 GB. Namun, karena unitnya belum pernah mereka uji secara langsung, penilaian terhadap kelebihan dan kekurangannya masih sebatas spesifikasi di atas kertas.
Mereka menambahkan bahwa prosesor Ryzen 5 3500U akan memberikan performa lebih optimal jika dipadukan dengan RAM dual channel.
Acer Aspire Lite 14 Dinilai Paling Menarik
Nominasi berikutnya adalah Acer Aspire Lite 14, yang berasal dari merek global.
Menurut Alvian dan Burhan, laptop ini menawarkan kombinasi spesifikasi yang lebih seimbang dibanding kandidat lain.
Perangkat tersebut menggunakan prosesor Intel Core 3 N355 yang disebut memiliki delapan core dan delapan thread. Prosesor ini juga tergolong baru karena diperkenalkan pada 2025.
Selain itu, Acer Aspire Lite 14 membawa layar 14 inci beresolusi WUXGA, panel IPS dengan cakupan warna 100 persen sRGB, bobot sekitar 1,1 kilogram, serta SSD NVMe Gen 3 berkapasitas 256 GB.
Meski RAM menggunakan LPDDR5 onboard sehingga kemungkinan tidak dapat ditingkatkan, keduanya menilai spesifikasi tersebut sudah cukup menarik untuk kisaran harga Rp6 jutaan.
Lenovo IdeaPad Slim 1 Unggul di Desain dan Layanan
Laptop keempat yang masuk daftar adalah Lenovo IdeaPad Slim 1.
Menurut mereka, desain menjadi nilai jual utama perangkat ini. Lenovo dinilai konsisten menghadirkan tampilan yang lebih premium dibanding laptop lain di kelas harga serupa.
Namun, spesifikasi yang ditawarkan masih menggunakan prosesor Intel N6000 dengan konfigurasi empat core dan empat thread serta TDP enam watt.
Keduanya menegaskan bahwa laptop ini bukan pilihan untuk bermain gim berat. Nilai lebihnya justru berada pada layanan purna jual Lenovo yang dinilai baik serta dukungan servis yang lebih mudah dijangkau.
HP 15 Masih Bertahan di Segmen Entry Level
Pilihan terakhir adalah HP 15, yang masih hadir sebagai laptop entry level di Indonesia.
Laptop ini menggunakan prosesor Intel N200 dengan empat core dan empat thread serta fabrikasi Intel 7. Meski spesifikasinya dinilai sederhana, perangkat tersebut tetap memiliki keunggulan dari sisi nama besar merek dan layanan purna jual.
Pada varian harga di bawah Rp6 juta, konfigurasi yang ditawarkan masih berupa RAM 4 GB dan penyimpanan 128 GB. RAM masih dapat ditingkatkan, tetapi mereka mengingatkan bahwa harga modul RAM saat ini juga mengalami kenaikan sehingga biaya upgrade menjadi pertimbangan tambahan.
Harga Laptop Naik, Pilihan Semakin Sulit
Dalam diskusi tersebut, Alvian dan Burhan beberapa kali menyoroti kondisi pasar laptop pada pertengahan 2026.
Menurut mereka, kenaikan harga komponen membuat laptop di kisaran Rp4-6 juta tidak lagi menawarkan spesifikasi seperti tahun sebelumnya. Mereka bahkan membandingkan bahwa pada tahun lalu, dana sekitar Rp6 juta masih dapat digunakan untuk memperoleh laptop dengan prosesor Ryzen 5 6600H.
Kini, pilihan di kelas harga tersebut didominasi prosesor generasi lama maupun seri entry level sehingga konsumen harus lebih selektif sebelum membeli.
Baca Juga: Ramah di Kantong, Berikut Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Pelajar di 2025, Mulai 2 Jutaan!
Acer Aspire Lite 14 Menjadi Pilihan Akhir
Di akhir pembahasan, kedua pembawa acara diminta memilih satu laptop terbaik dari lima nominasi.
Burhan lebih dulu menjatuhkan pilihan kepada Acer Aspire Lite 14. Alasannya karena laptop tersebut menawarkan garansi dua tahun, menggunakan prosesor yang lebih baru, serta sudah dibekali RAM 8 GB dan SSD 256 GB.
Alvian akhirnya menyetujui pilihan tersebut. Meski demikian, ia juga menyebut Advan Workmate masih layak dipertimbangkan bagi pengguna yang menginginkan prosesor empat core delapan thread dan bersedia melakukan upgrade RAM sendiri.
Editor : Ingge Nayla Ayu KarinaSumber : Kudet Tech, You Tube, DIOLAH