Pemilik rumah menjelaskan bahwa gagasan utama hunian tersebut muncul dari keinginan mendapatkan kedamaian dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Mereka ingin menciptakan tempat yang memungkinkan keluarga menikmati waktu bersama dengan lebih nyaman. Karena itu, desain rumah dibuat berdasarkan aktivitas dan hal-hal yang mereka sukai, sehingga berbagai kebutuhan keluarga dapat dilakukan di rumah tanpa harus selalu pergi ke tempat yang ramai.
Dari bagian luar, rumah tampil dengan gaya yang tegas melalui penggunaan beton ekspos dan bentuk blok beton. Namun, bagian dalamnya justru dibuat lebih terbuka. Terdapat courtyard dan area kolam renang yang menjadi ruang luar utama. Perpaduan antara beton, cahaya, air, dan ruang terbuka menciptakan suasana berbeda dari kepadatan lingkungan perkotaan di sekitarnya.
Baca Juga: Semarak HUT Ke-81 RI, Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Hadir di Desa Widoro Trenggalek
Area courtyard menjadi salah satu bagian yang paling menonjol. Kolam renang digunakan keluarga untuk menghabiskan waktu, terutama saat akhir pekan. Di sekelilingnya terdapat blok-blok beton memanjang yang tidak hanya menjadi bagian dari struktur visual rumah, tetapi juga menciptakan suasana tersendiri ketika malam tiba.
Saat lampu dinyalakan, bentuk beton tersebut menghasilkan bayangan yang memperkuat atmosfer area luar. Dari area kolam, terdapat akses menuju outdoor shower dan sauna pribadi. Fasilitas tersebut memperkuat konsep rumah sebagai tempat untuk beristirahat dan menikmati waktu luang tanpa perlu meninggalkan hunian.
Konsep ruang terbuka juga diterapkan pada hubungan antara courtyard dengan bagian dalam rumah. Area tersebut memungkinkan penghuni merasakan suasana luar ketika berada di dalam. Bukaan dan permainan cahaya menjadi elemen penting untuk membuat rumah tetap terasa dekat dengan lingkungan alami.
Ruang Keluarga Jadi Pusat Aktivitas
Ruang makan menjadi salah satu bagian penting di dalam rumah. Pemilik memberikan perhatian pada sejumlah detail, termasuk lampu meja yang dibawa dari luar negeri. Meja makan sendiri menggunakan kayu Indonesia sehingga menghadirkan sentuhan material lokal di tengah desain rumah yang modern.
Area dapur menggabungkan material kayu pada bagian plafon. Plafon dibuat lebih rendah untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman. Di belakang area tersebut terdapat ruang keluarga yang menjadi tempat favorit penghuni untuk berkumpul bersama.
Salah satu elemen unik terdapat pada area piano. Piano ditempatkan di sebuah panggung sehingga penghuni dapat menikmati permainan cahaya yang masuk ke ruangan. Sinar matahari yang masuk berubah sesuai waktu dalam sehari. Selain memberikan efek visual, pemilik juga menilai area tersebut memiliki reverb dan akustik yang baik sehingga bermain piano terasa lebih menyenangkan dan memberikan inspirasi.
Tangga rumah juga dirancang untuk menangkap cahaya alami. Saat penghuni bergerak menuju lantai atas, cahaya dapat terlihat melalui desain khusus yang dibuat untuk rumah tersebut. Bahkan ketika berada di ruang keluarga, penghuni masih dapat merasakan keberadaan cahaya alami karena area tersebut dirancang sebagai ruang terbuka.
Kamar Dibuat Sesuai Karakter Penghuni
Kamar anak dirancang dengan pendekatan yang lebih personal. Untuk kamar putrinya, pemilik memilih wallpaper yang dibuat dengan tangan dan menampilkan berbagai gambar hewan, termasuk jerapah yang disukai sang anak. Pemilihan tersebut dilakukan agar kamar terasa lebih sesuai dengan karakter dan membuat anak lebih nyaman.
Berbeda dengan kamar anak, kamar utama dibuat sederhana dan tidak terlalu besar. Pemilik menginginkan suasana yang hangat, bukan ruang berukuran besar yang terasa dingin. Karena itu, material kayu berwarna terang digunakan untuk memperkuat kesan nyaman dan hangat.
Bagian rooftop justru hadir secara tidak sengaja dalam proses pembangunan. Awalnya, pemilik tidak merencanakan keberadaan rooftop. Namun, salah seorang pekerja mengambil foto dari bagian atas rumah dan menunjukkan pemandangan yang terlihat sangat indah. Dari situlah muncul gagasan untuk menjadikan area tersebut sebagai rooftop yang dapat digunakan keluarga.
Kini rooftop menjadi tempat untuk menikmati matahari terbenam sekaligus melihat kawasan pusat bisnis Jakarta dari ketinggian. Area tersebut menambah fungsi rumah sebagai tempat rekreasi pribadi bagi keluarga.
Pada akhirnya, pemilik menggambarkan rumah ini sebagai cerminan keluarga yang tinggal di dalamnya. Kehadiran anak dan kehidupan bersama membuat karakter rumah berkembang menjadi sesuatu yang berbeda. Setiap ruang, material, fasilitas, hingga suasana yang tercipta merupakan gabungan dari kebiasaan dan hal-hal yang mereka sukai. Rumah tersebut akhirnya menjadi gambaran tentang keluarga sekaligus oasis pribadi di tengah kehidupan Jakarta.
Editor : Carissa Emrys Fawnia