JAKARTA - Video dari ABY Channel mengulas 35 jenis burung perkutut katuranggan lokal beserta ciri fisiknya yang dipercaya masyarakat memiliki pengaruh tertentu terhadap kehidupan pemiliknya. Pembahasan tersebut mencakup jenis-jenis populer seperti Cemani Kol Buntet, Songgo Ratu, Udan Mas, hingga Jogoboyo yang dikenal memiliki karakter unik.
Dalam video tersebut dijelaskan bahwa penggemar perkutut katuranggan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua hingga anak muda. Secara umum, perkutut dibedakan menjadi perkutut lokal dan perkutut Bangkok, sedangkan dari sisi katuranggan terdapat puluhan jenis dengan tanda fisik yang berbeda-beda.
Penjelasan difokuskan pada ciri-ciri tubuh, warna bulu, bentuk kaki, paruh, hingga pola lurik yang digunakan pehobi untuk mengenali masing-masing jenis.
Cemani Kol Buntet Jadi Jenis yang Paling Mudah Dikenali
Jenis pertama yang dibahas adalah Cemani Kol Buntet. Perkutut ini memiliki bulu hitam pekat seperti ayam cemani.
Ciri utamanya adalah lurik yang tersambung dari leher hingga dubur dan tetap terlihat meski burung mengalami mabung. Tanda tersebut menjadi pembeda utama dari jenis cemani lainnya.
Kelompok Katuranggan dengan Tanda Bulu Putih
Beberapa jenis perkutut dikenali dari keberadaan bulu putih pada bagian tubuh tertentu.
Cendoro Sabdo memiliki bulu putih di sayap luar yang tetap muncul setelah mabung atau tercabut.
Gendawa Sabda ditandai bulu putih di sisi leher.
Satrio Kinayungan mempunyai sehelai bulu putih tepat di tengah kepala bagian atas.
Wilis memiliki bulu putih di bagian belakang kepala.
Sementara Satrio Wicaksono mempunyai bulu putih di pangkal ekor atau pangkal paha.
Jenis Berkepala Jambul dan Mahkota
Baca Juga: Cara Menurunkan Berat Badan Efektif dan Aman Menurut Dokter Gizi Klinik Siloam Hospitals
Kelompok berikutnya adalah perkutut berjambul.
Jambul Garuda memiliki jambul yang bentuknya menyerupai burung garuda.
Songgo Ratu mempunyai jambul putih seperti mahkota dengan paruh dan kaki berwarna kehitaman.
Sumping Ratu ditandai dua bulu atau lebih di kepala yang sejajar kiri dan kanan, serta dua bulu putih di dekat mata.
Jenis-jenis ini sering dianggap memiliki penampilan paling mencolok dibanding perkutut biasa.
Perkutut Berdasarkan Bentuk Tubuh
ABY Channel juga menjelaskan beberapa katuranggan yang dikenali dari struktur tubuhnya.
Kantong Semar memiliki leher relatif pendek dan perut besar.
Mungil berukuran sangat kecil, bahkan disebut hanya seukuran wadah pakan burung.
Sriwiti mempunyai leher tegak lurus menyerupai ular kobra sehingga sering dijuluki perkutut leher kobra.
Perkutut dengan Ciri Mata dan Warna Khusus
Sejumlah jenis memiliki tanda utama pada warna mata dan bulu.
Mercujiwa mempunyai mata kuning.
Purnomosidi memiliki mata merah dan bulu kemerahan menyerupai kilau permata.
Ruko Cahyo dikenal karena warna bulunya yang tampak mengilap dan berkilauan.
Wisnumurti mempunyai warna hitam pekat pada kaki, mata, dan paruh.
Sedangkan Wisnu Wicitra memiliki bulu kehitaman kusam yang tetap tampak demikian meski sering dimandikan.
Katuranggan Berdasarkan Pola Lurik
Pola lurik menjadi salah satu aspek paling penting dalam identifikasi perkutut katuranggan.
Daringan Kebak atau Kalung Tepung memiliki lurik yang melingkar di leher dan dada, tetapi tidak sampai dubur.
Banyumili mempunyai garis lurik yang menyambung dari bawah kepala hingga dubur.
Karawelang ditandai garis malang semu pada bulu sayap dan ekor bagian atas maupun bawah secara bolak-balik.
Ombak Segoro memiliki bulu punggung bergelombang seperti ombak laut.
Jenis Berdasarkan Sisik Kaki
Bagian kaki juga menjadi penanda penting.
Kusumawicitra mempunyai warna putih pada sisik kaki.
Rajekwesi memiliki sisik hanya di sebagian kaki.
Rajawana mempunyai sisik silang penuh pada kedua kaki.
Perbedaan pola sisik ini sering digunakan pehobi untuk membedakan Rajekwesi dan Rajawana yang sekilas tampak mirip.
Perkutut dengan Struktur Kaki Unik
Beberapa jenis memiliki bentuk kaki yang tidak umum.
Kaki Bebek mempunyai selaput di antara jari-jari sehingga tampak menyatu seperti kaki bebek.
Keruk Bumi memiliki kaki melengkung ke dalam atau ke luar, yang dalam istilah pehobi sering disebut ciker atau tiker.
Struktur tersebut dianggap sebagai ciri bawaan, bukan akibat cedera.
Jenis dengan Jumlah dan Bentuk Ekor Khusus
Pada bagian ekor, terdapat beberapa katuranggan yang sangat spesifik.
Pandawa Mijil memiliki jumlah bulu ekor tepat 15 helai.
Sri Kempel mempunyai bulu ekor yang menumpuk dari pangkal hingga ujung, dan kotorannya juga disebut tampak menumpuk.
Sodo Lanang ditandai adanya selaput pada bulu ekor dan bulu lain dari ujung hingga pangkal saat hendak mekar.
Udan Mas dan Tretes Mas Paling Menonjol dari Warna
Udan Mas memiliki bulu krem atau coklat muda dengan lingkar kekuningan pada tubuhnya.
Sementara Tretes Mas mempunyai bercak keemasan atau kecoklatan di kepala atau bagian dalam sayap.
Kedua jenis ini sering dianggap mudah dikenali karena dominasi warna kuning keemasan pada bulunya.
Tombak Cucukan Memiliki Paruh Tidak Biasa
Jenis Tombak Cucukan dibedakan dari bentuk paruhnya.
Paruhnya melengkung seperti paruh burung kolibri atau paruh onthel. Bentuk ini menjadi ciri paling mencolok dibanding katuranggan lain.
Jogoboyo Disebut Memiliki Kebiasaan Tidur di Tanah
Jenis terakhir yang dibahas adalah Jogoboyo.
Perkutut ini disebut memiliki kebiasaan unik, yakni tidur di tanah. Dalam video juga disebut adanya pendapat yang menyatakan jenis ini tidak bisa terbang, meski penjelasan tersebut disampaikan sebagai pendapat yang beredar.
Kebiasaan tidur di tanah menjadi ciri yang paling sering dikaitkan dengan Jogoboyo.
ABY Channel Menyebut Katuranggan Digunakan untuk Mengenali Ciri, Bukan Menentukan Nasib
Di bagian penutup, ABY Channel menyampaikan bahwa informasi mengenai 35 jenis katuranggan tersebut ditujukan untuk membantu pehobi mengenali ciri fisik perkutut lokal.
Pembahasan mencakup tanda-tanda yang dipercaya masyarakat, tetapi fokus utama video adalah pengenalan karakter dan perbedaan antarjenis.
Dengan mengenali bentuk bulu, warna mata, pola lurik, sisik kaki, hingga struktur ekor dan paruh, pehobi perkutut dapat lebih mudah mengidentifikasi berbagai katuranggan yang populer di kalangan penghobi burung perkutut lokal.
Editor : Davina Ar RaafikaSumber : Yt ABY Channel