Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Marc Marquez Bangkit dari Cedera, Kisah Comeback Terbesar MotoGP yang Berujung Gelar Juara Dunia

Maylanni Diana Fitri • Minggu, 31 Mei 2026 | 18:42 WIB
Marc Marquez sukses bangkit dari cedera panjang dan kembali menjadi juara dunia MotoGP dalam kisah comeback paling emosional.(pinterest)
Marc Marquez sukses bangkit dari cedera panjang dan kembali menjadi juara dunia MotoGP dalam kisah comeback paling emosional.(pinterest)

Radar Tulungagung - Nama Marc Marquez kembali menjadi sorotan dunia balap setelah sukses menuntaskan salah satu perjalanan paling emosional dalam sejarah MotoGP. Pembalap asal Spanyol itu berhasil bangkit dari rentetan cedera berat dan akhirnya kembali meraih gelar juara dunia MotoGP, sebuah pencapaian yang disebut banyak pihak sebagai comeback terbesar di ajang balap motor paling bergengsi tersebut.

Marc Marquez pernah mendominasi MotoGP sejak debutnya pada 2013. Dalam waktu singkat, ia mengoleksi sejumlah gelar juara dunia dan menjadi simbol era baru balap motor. Namun, segalanya berubah drastis setelah kecelakaan parah yang dialaminya pada musim 2020.

Cedera patah tulang humerus di lengan kanan membuat Marc Marquez harus menjalani serangkaian operasi dan proses pemulihan panjang. Tidak hanya itu, ia juga mengalami berbagai komplikasi yang membuat kariernya berada di titik terendah. Dalam beberapa kesempatan, Marc bahkan mengaku sempat mempertimbangkan untuk pensiun karena rasa sakit yang terus menghantuinya.

Empat Tahun Penuh Rasa Sakit dan Keraguan

Perjalanan Marc Marquez untuk kembali ke level tertinggi tidak berjalan mudah. Setelah operasi pertama, ia mencoba kembali balapan lebih cepat dari yang seharusnya. Keputusan tersebut justru memperburuk kondisinya hingga harus menjalani operasi tambahan.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Start P13 di Moto3 Italia 2026, Duel Sengit dengan Hakim Danish Jadi Sorotan Jelang Race Mugello

Selain masalah pada lengan, Marc juga mengalami gangguan penglihatan ganda atau diplopia akibat kecelakaan lain yang dialaminya. Kondisi itu membuat masa depannya sebagai pembalap MotoGP semakin tidak pasti.

Orang-orang terdekatnya mengungkapkan bahwa masa tersebut menjadi periode paling sulit dalam hidup Marc Marquez. Sosok yang biasanya ceria dan penuh semangat berubah menjadi lebih tertutup karena harus menghadapi rasa sakit setiap hari.

Meski begitu, tekad untuk kembali menang tidak pernah hilang. Ia menjalani rehabilitasi dengan disiplin tinggi dan terus mencari solusi medis terbaik demi bisa kembali kompetitif di lintasan.

Tinggalkan Honda Demi Kesempatan Kedua

Salah satu keputusan terbesar dalam karier Marc Marquez terjadi saat ia memilih meninggalkan Honda, tim yang membesarkan namanya selama lebih dari satu dekade.

Keputusan tersebut tidak mudah karena hubungan Marc dengan Honda sangat kuat. Namun, performa motor yang terus menurun membuatnya merasa tidak lagi memiliki alat yang tepat untuk bersaing di papan atas.

Marc kemudian bergabung dengan Gresini Racing yang menggunakan motor Ducati. Perpindahan itu menjadi titik balik penting dalam kebangkitan kariernya. Saat pertama kali mengendarai Ducati, senyum Marc kembali terlihat dan rasa percaya dirinya perlahan pulih.

Keputusan berani tersebut akhirnya membuahkan hasil. Marc kembali meraih kemenangan setelah hampir tiga tahun tanpa kemenangan Grand Prix. Momen tersebut menjadi bukti bahwa kemampuannya belum hilang.

Juara Dunia Lagi dan Menutup Lingkaran Perjuangan

Setelah kembali menemukan performa terbaiknya, Marc Marquez mendapat kesempatan membela tim pabrikan Ducati. Bersama motor yang kompetitif, ia langsung menunjukkan kelasnya dengan meraih kemenangan sejak awal musim.

Puncak perjalanan emosional itu terjadi ketika Marc Marquez berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025. Gelar tersebut terasa jauh lebih spesial dibanding gelar-gelar sebelumnya karena diraih setelah melewati empat tahun penuh penderitaan, operasi, cedera, hingga keraguan akan masa depan.

Banyak pihak menyebut keberhasilan Marc sebagai salah satu comeback terbesar dalam sejarah olahraga dunia. Dari seorang juara yang hampir kehilangan kariernya, ia berhasil kembali ke puncak dan membuktikan bahwa kerja keras, keberanian, serta keyakinan mampu mengalahkan segala rintangan.

Kini, Marc Marquez tidak hanya dikenang sebagai juara dunia MotoGP, tetapi juga sebagai simbol ketangguhan seorang atlet yang menolak menyerah. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa kegagalan dan cedera bukanlah akhir perjalanan, melainkan bagian dari proses menuju kebangkitan yang lebih besar.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Ducati #Comeback Marc Marquez #Juara Dunia MotoGP #marc marquez #motogp