Radar Tulungagung - Apakah diwajahmu sering timbul jerawat yang meradang?
Bisa jadi itu salah satu penyebabnya kandungan dalam produk skincare yang kamu gunakan.
Jerawat menjadi salah satu penyakit kulit yang sangat menyebalkan ketika tiba-tiba datang.
Jerawat seringkali timbul dibagian wajah ketika kita kurang menjaga Kesehatan kulit ataupun hormon tubuh yang kurang baik.
Kehadiran jerawat bisa kita atasi dengan menghindari beberapa kadungan yang terdapat pada produk skincare.
Berikut ini kandungan yang perlu kamu hindari ketika berjerawat :
Minyak Kelapa
Minyak kelapa menjadi salah satu kandungan yang perlu kamu hindari ketika sedang berjerawat.
Minyak kelapa seringkali dijadikan sebagai bahan dalam membuat produk kecantikan ataupun produk skincare.
Ternyata kandungan minyak kelapa kurang cocok digunakan ketika kulit sedang berjerawat.
Minyak kelapa memiliki kandungan komedogenic yang berpotensi menyumbat pori-pori kulit dan bisa menjadi penyebab munculnya jerawat.
Natrium Klorida
Bahan lain yang perlu kamu perhatikan di produk skincare kamu ketika sedang berjerawat yaitu natrium klorida.
Natrium klorida atau sering dikenal sebagai garam laut menjadi salah satu bahan yang sering terkandung dalam produk pembersih yang memiliki manfaat dalam pengelupasan kulit.
Selain itu, natrium klorida juga sering digunakan dalam produk skincare sebagai bahan pengental agar tekstr produk skincare sesuai dengan yang diinginkan.
Penggunaan natrium klorida yang berlebihan pada kulit dapat menyebabkan beberapa masalah dalam wajah salah satunya adalah jerawat.
Kandungan garam di natrium klorida bisa menyebabkan dehidrasi kulit, sehingga perlu kamu hindari ketika sedang berjerawat.
Sodium Louryl Sulfate (SLS)
Apakah kamu pernah memperhatikan dalam kemasan sebuah produk skincare atau produk kecantikan tertera tulisan bebas sulfat?
Semua jenis sulfat memang sudah banyak digunakan ssebagai bahan dalam produk kecantikan, salah satunya sodium louryl sulfate (SLS).
sodium louryl sulfate menjadi salah satu kandungan yang perlu dihindari ketika sedang berjerawat.
Sodium louryl sulfat seringkali digunakan dalam produk kecantikan yang bermanfaat untuk menghasilkan busa.
Kandungan surfaktan yang terkandung dalam sodium louryl sulfate (SLS) dapat mengurangi minyak pada kulit.
Kandungan tersebut bisa menyebabkan dehidarsi pada kulit kerit kering dan iritasi yang dapat menyumbat pori-pori dan memperlambat penyembuhan jerawat pada kulit.
Itu tadi kandungan skincare yang perlu kamu hindari ketika sedang berjerawat.
Kalian harus lebih memperhatikan kandungan yang terdapat dalam produk skincare kalian. (Serly)
Editor : Matlaul Ngainul Aziz