RADAR TULUNGAGUNG – Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait penggunaan obat tradisional yang aman terus digencarkan. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi IX, Heru Tjahjono, bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bersama tokoh masyarakat terkait pemberdayaan masyarakat tentang keamanan dan manfaat obat tradisional.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, pada Kamis siang (12/3). Acara ini diikuti Forkopimcam Campurdarat, ratusan masyarakat setempat serta sejumlah tokoh masyarakat yang diundang untuk mendapatkan pemahaman lebih luas mengenai penggunaan obat tradisional secara tepat dan aman.
Dalam kegiatan tersebut, Heru Tjahjono menyampaikan bahwa obat tradisional telah lama menjadi bagian dari budaya pengobatan masyarakat Indonesia. Namun, penggunaannya tetap harus memperhatikan aspek keamanan, mutu, serta khasiatnya.
Menurutnya, melalui kegiatan edukasi ini masyarakat diharapkan semakin memahami cara memilih serta menggunakan obat tradisional yang telah terjamin keamanannya. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk lebih cermat terhadap produk yang beredar di pasaran.
“Obat tradisional merupakan warisan budaya yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Namun masyarakat perlu memahami bahwa penggunaannya harus tetap memperhatikan keamanan serta memastikan produk tersebut telah memenuhi standar yang ditetapkan,” ujarnya.
Heru menambahkan, kegiatan KIE bersama BPOM ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait produk kesehatan, termasuk obat tradisional.
“Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan obat tradisional secara bijak dan aman, sekaligus terhindar dari produk yang tidak memiliki izin edar atau berpotensi membahayakan kesehatan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, peserta juga mendapatkan berbagai informasi mengenai ciri-ciri obat tradisional yang aman, pentingnya memeriksa izin edar produk, serta manfaat penggunaan obat tradisional yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Editor : Sandy Sri Yuwana