RADAR TULUNGAGUNG - Jawa Timur menjadi Provinsi terbanyak dalam memproduksi durian di Indonesia.
Kawasan P AG atau Kediri, Nganjuk, Blitar, Tulungagung, dan Trenggalek memiliki beberapa jenis durian juga loh.
Baca Juga: 6 Daerah dengan Hasil Panen Durian Terbanyak di Jawa Timur, Juaranya Bukan Ponorogo
Durian khas yang tidak kalah rasanya dengan durian daerah lain.
Berikut adalah beberapa jenis durian khas plat AG:
1. Kediri
Durian Ijo Slumbung
Disebut durian Ijo Slumbung karena kulitnya yang berwarna hijau kekuningan.
Pohon durian hanya ada satu di Dusun Slumbung, Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri.
Baca Juga: Bosan Makan Durian yang Begitu-begitu Saja, 4 Resep Berikut Layak Dicoba
Diperkirakan pohon ini sudah berumur 175 tahun, dengan ketinggian 45 meter.
Dalam satu musim durian, pohon ini mampu menghasilkan ribuan buah durian.
Dikutip dari dprdkedirikab.go.id pohon durian ini bisa menghasilkan 1150 buah pada satu musim.
2. Blitar
Durian Rosulin
Durian ini berasal dari Desa Genengan, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar.
Dinamakan durian Rosulin karena ditemukan oleh petani yang bernama Rosulin.
Baca Juga: Kelanjutan YESS di Tulungagung Penuh Tanda Tanya, Padahal Animo Tetap Tinggi
Durian Rosulin memiliki daging yang tebal dengan biji yang kecil.
Durian khas Blitar ini memiliki keistimewaan berupa ukurannya yang lebih besar dari durian pada umumnya.
Bobot dari durian ini bisa mencapai 9 kilogram loh!!
3. Tulungagung
Durian Pulerejo, Ngantru
Daerah Pulerejo, Ngantru merupakan daerah yang mempunyai penghasilan berupa durian.
Tidak heran jika banyak penjual durian yang bisa ditemui.
Baca Juga: Apa Itu Program YESS yang Masih Diminati di Tulungagung? Berikut Penjelasannya
Masyarakat Desa Pulerejo memiliki pekerjaan berupa petani durian, yang biasanya mereka tanam dikebun milik pribadi.
4. Trenggalek
Durian Ripto
Durian Ripto merupakan durian pertama dari Trenggalek yang sudah terdaftar.
Durian ini banyak diminati karena rasa yang manis dan segar.
Selain itu, durian dari Trenggalek ini memiliki bentuk yang khas yaitu lonjong panjang sekitar 20-24 cm.
Presiden ke-7 Indonesia pernah memberi testimoni jika durian ini sangat layak untuk dimakan karena rasanya yang lezat.
Durian Rindu
Baca Juga: Pioner Pertanian Modern, Desa Mlinjon Lakukan Ini
Durian ini sangat banyak diminati oleh pecinta durian di sekitar Trenggalek.
Durian berkulit tipis ini dapat terjual habis dengan cepat.
Kebanyakan pecinta durian ini memilih untuk membukanya ditempat karena cara membukanya yang sangat mudah.
Rasa yang disajikan oleh durian ini juga tidak kalah lho dengan durian lain.
Bahkan bisa dibilang, ini paling enak di kawasan Plat AG.
Baca Juga: Dispertan Tulungagung Semringah, Panen Tembakau Gagang Rejeb Sidi Capai 2.074 Ton
5. Nganjuk
Dari sekian varietas lokal, salah satu yang mulai ngetop adalah durian dop.
Durian yang satu ini hanya bisa ditemui di Dusun Bomo, salah satu dusun di Desa Duren, Kecamatan Sawahan, Nganjuk.
Asal usul nama durian tersebut disesuaikan dengan bentuknya. Dari ujung tangkai agak kurus, lalu membesar di bagian bawah.
Bentuknya menyerupai sebuah bola lampu yang menggantung.
(vivi)
Editor : Dharaka R. Perdana