RADAR TULUNGAGUNG - Es pisang hijau menjadi salah satu kuliner segar yang kini banyak dicari oleh masyarakat Tulungagung.
Minuman manis khas Makassar ini memang terkenal dengan cita rasa lembut dari balutan adonan hijau, berpadu dengan pisang manis, sirup merah, serta parutan es yang menyegarkan.
Tak heran jika es pisang hijau kini menjadi jajanan favorit, terutama di siang hari saat cuaca panas seperti saat ini.
Baca Juga: Nikmati Es Pisang Ijo, Rasakan Sensasi Manis, Segar, Lembut di Mulut
Ada beberapa alasan mengapa es pisang hijau berhasil memikat hati pecinta kuliner di Tulungagung, di antaranya:
Rasa yang unik dan segar Perpaduan pisang raja atau pisang kepok dengan adonan hijau dan saus santan menciptakan sensasi manis gurih yang pas di lidah.
Cocok untuk segala usia Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, semua bisa menikmati es pisang hijau.
Harga terjangkau dan ramah di kantong, jajanan ini mudah ditemui di berbagai tempat.
Beberapa spot kuliner di Tulungagung terkenal menyajikan es pisang hijau yang enak dan ramai pengunjung, seperti:
1. Kedai Es Pisang Hijau Jalan Pahlawan
Tempat ini selalu ramai karena rasa manis gurihnya pas, ditambah topping yang melimpah.
Baca Juga: Pisang Ternyata Masuk Golongan Buah Berry, Benarkah Demikian? Berikut Penjelasannya
2. Warung Angkringan Modern di Alun - Alun Tulungagung
Sering jadi favorit anak muda nongkrong sambil menikmati segarnya es pisang hijau.
3. Gerai Es Pisang Hijau Dekat Kampus IAIN Tulungagung
Banyak mahasiswa yang menjadikan menu ini sebagai cemilan sore.
Tips Menikmati Es Pisang Hijau
- Lebih nikmat disantap saat siang hari untuk melepas dahaga.
- Bisa ditambahkan topping kekinian seperti keju parut atau meses untuk sensasi berbeda.
- Pilih tempat yang menggunakan bahan segar agar rasanya lebih nikmat dan sehat.
Baca Juga: Tips untuk Warga Tulungagung Biar Pisang Tidak Cepat Busuk, Simak Cara Menyimpannya dengan Benar
Es pisang hijau kini menjadi salah satu jajanan terpopuler di Tulungagung. Rasanya yang segar, manis, dan mengenyangkan membuat minuman khas Makassar ini mudah diterima lidah masyarakat Jawa Timur. ****
Editor : Dharaka R. Perdana