JAKARTA - Resep gado-gado Jakarta kembali viral setelah sebuah video kuliner membagikan cara membuat bumbu kacang tradisional dengan sayuran lengkap dan cita rasa khas Betawi. Menu yang dikenal sebagai makanan favorit masyarakat Indonesia itu disebut memiliki perpaduan rasa gurih, segar, pedas, dan sedikit asam yang menggugah selera.
Dalam video tersebut, pembuat konten memperlihatkan proses pembuatan gado-gado mulai dari menyiapkan sayuran hingga meracik bumbu kacang menggunakan ulekan tradisional. Hidangan ini juga disebut sebagai salah satu makanan khas Jakarta yang populer di berbagai daerah dengan nama berbeda.
Selain resep rumahan, video itu turut merekomendasikan warung gado-gado legendaris di kawasan Bojonggede yang disebut sering habis hanya dalam waktu beberapa jam setelah buka.
Baca Juga: Di Tengah Kuliner Modern, Ayam Kremes Tetap Digemari Masyarakat Tulungagung karena Rasa Gurih Renyah
Resep Gado-Gado Jakarta Gunakan Sayuran Lengkap dan Bumbu Ulek Tradisional
Pembuat video menjelaskan bahwa kunci utama kelezatan gado-gado Jakarta terletak pada kombinasi sayuran rebus dan bumbu kacang yang diulek manual hingga halus.
Sayuran yang digunakan cukup lengkap, mulai dari kacang panjang, tauge, kol, bayam, kangkung, pare, jagung manis, labu, hingga kentang. Semua bahan direbus terlebih dahulu agar matang sempurna namun tetap segar saat disajikan.
Selain sayuran, gado-gado juga dilengkapi tahu dan tempe goreng yang dipotong kecil-kecil sebelum dicampur dengan bumbu kacang.
Untuk sambalnya, bahan yang digunakan terdiri atas cabai sesuai selera, terasi, garam, kacang goreng halus, air asam jawa, dan perasan jeruk limau.
“Cabai sesuai selera, kalau mau pedas ditambah lagi,” ujar pembuat video saat menjelaskan racikan bumbu.
Seluruh bahan diulek hingga benar-benar halus sebelum dicampur dengan kacang tanah goreng yang sudah dihancurkan lebih dulu. Air asam jawa dan jeruk limau kemudian ditambahkan agar rasa bumbu menjadi lebih segar.
Teknik ulekan tradisional ini membuat aroma kacang dan terasi lebih kuat dibanding penggunaan blender. Tekstur bumbu juga terlihat lebih pekat sehingga mudah menempel pada sayuran dan lontong.
Gado-Gado Disebut Berasal dari Kata Campuran dalam Bahasa Portugal
Selain membagikan resep, video tersebut juga menyinggung asal-usul nama gado-gado. Disebutkan bahwa istilah gado-gado memiliki arti campuran yang berasal dari bahasa Portugal.
Hal itu dikaitkan dengan banyaknya bahan yang digunakan dalam satu porsi makanan, mulai dari sayur, tahu, tempe, kentang, hingga bumbu kacang.
“Makanya disebut gado-gado, artinya campuran,” jelas pembuat video.
Baca Juga: Menyelami Kekayaan Budaya Yogyakarta: Pasar Beringharjo, Surga Batik dan Kuliner Tradisional
Dalam penyajiannya, semua sayuran dimasukkan sedikit demi sedikit agar komposisi tetap seimbang. Setelah itu bumbu kacang dituangkan dan diaduk hingga seluruh bahan tercampur rata.
Mentimun iris tipis juga ditambahkan untuk memberikan sensasi segar saat disantap. Sementara jagung manis dan pare membuat rasa makanan semakin kompleks karena menghadirkan perpaduan manis dan sedikit pahit.
Gado-gado dikenal sebagai salah satu makanan tradisional Indonesia yang kaya nutrisi. Dalam satu porsi terdapat serat dari sayuran, protein nabati dari tahu dan tempe, serta karbohidrat dari kentang atau lontong.
Tak heran jika makanan ini tetap populer di tengah menjamurnya kuliner modern dan makanan cepat saji.
Warung Gado-Gado Mama Aini di Bojonggede Disebut Selalu Laris
Di akhir video, pembuat konten merekomendasikan salah satu tempat makan gado-gado yang disebut memiliki rasa “top markotop”, yakni Warung Gado-Gado Mama Aini di kawasan Perumahan Griya Yasa Lestari Blok C2 Nomor 44, Bojonggede.
Warung tersebut disebut buka mulai sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, stok gado-gado sering habis pada pukul 14.00 hingga 15.00 WIB karena tingginya jumlah pembeli.
“Kalau mau datang ke sini lebih awal ya,” ujar pembuat video.
Popularitas warung tersebut tidak lepas dari rasa bumbu kacangnya yang dianggap khas dan penggunaan sayuran segar setiap hari. Banyak pelanggan datang lebih awal untuk menghindari kehabisan.
Fenomena gado-gado yang kembali viral juga memperlihatkan bahwa makanan tradisional masih memiliki tempat khusus di hati masyarakat. Selain mudah dibuat di rumah, menu ini juga dinilai lebih sehat karena kaya sayuran dan menggunakan bahan sederhana.
Dengan racikan bumbu kacang tradisional, tambahan jeruk limau, serta isian sayuran lengkap, resep gado-gado Jakarta ini menjadi salah satu menu yang banyak dicari pencinta kuliner Nusantara.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari