RADAR TULUNGAGUNG - Ada dua versi asal-usul terjadinya keris dapur Pulanggeni. Sehingga keris tersebut juga memiliki dua golongan penggemar.
Yang satu dari sisi filologi keris (ilmu keris), dan yang lain ialah mereka yang percaya asal-usul keris Pulanggeni dari sudut mistis.
Baca Juga: Keris Langka dengan Pamor Ini Jadi Buruan Kolektor, Abdi Negara Wajib Menyimak
Secara mitos, keris Pulanggeni adalah keris kadewatan. Berasal dari taring dewa raksasa bernama Batara Kala.
Taring Bathara Kala dipatahkan oleh ayahnya, Batara Guru. Tujuannya agar Batara Kala tidak sembarangan memangsa manusia di marcapada.
Baca Juga: Koleksi Bukan Orang Sembarangan, Kisah Mitos Keris Dapur Singo Barong Mencengangkan
Patahan itu oleh Batara Guru lantas disabda menjadi keris lurus yang amat sakti. Keris tersebut lantas diserahkan kepada Arjuna untuk digunakan sebagai pusaka andalannya dalam memberantas angkara murka.
Dalam mitos tersebut lantas diceritakan pusaka itu akhirnya turun ke bumi pada zaman Kerajaan Majapahit.
Baca Juga: Sering Disebut Keris Cacat, Tapi Kok Bisa Membuat Lahan Jadi Luas, Ini Fakta Keris Pamengkang Jagad
Pulanggeni kemudian menjadi pusaka para pangeran Majapahit, sebelum akhirnya diduplikat oleh empu kerajaan di zaman itu.
Duplikat Pulanggeni jumlahnya cukup banyak. Sebanyak putra-putra Raja Majapahit. Gunanya sebagai psaka sekaligus senjata dalam berperang.
Baca Juga: Idaman Banyak Kolektor Keris, Konon Pamor Ini Bisa Mengangkat Derajat Pemiliknya, Benarkah Demikian?
Keris Pulanggeni pasikutannya (garis sudut) tajam. Panjang dan lebar bilah sedang, gadik lurus, terkesan tajam.
Sekilas keris Pulanggeni menghadirkan kesan wingit dan berwibawa.
Beda lagi dari sudut pandang filologi. Secara filologi, dapur Pulanggeni ada dua macam. Yakni keris lurus dan keris luk lima tanpa ricikan kembang kacang.
Sehingga dalam penyebutannya lazim disertakan jumlah luknya. Misalnya Pulanggeni luk lima, atau pulanggeni lurus.
Baca Juga: Antara Besi Dipijat atau Tempaan? Berikut Kisah Keris Pijetan yang Tak Kalah Sakti
Yang lebih banyak beredar di masyarakat adalah yang jenis lurus. Sedangkan Pulanggeni luk lima keberadaannya tergolong langka.
Pulanggeni artinya ratus atau dupa yang harum. Filosofinya, manusia hidup sebisa-bisanya memiliki nama yang harum. Otomatis bermakna keharusan bagi manusia untuk berbuat baik.
Baca Juga: Punya Luk Paling Sedikit, Keris Ini Jadi Pegangan Tokok Spiritual, Ada yang Tahu?
Dapur Pulanggeni dibuat oleh para empu keris sejak zaman Majapahit sampai era Kamardikan.
Saat ini Pulanggeni luk lima memiliki nilai dan harga yang lebih tinggi.
Editor : Dharaka R. Perdana