RADAR TULUNGAGUNG - Pemprov Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai total Rp 6,3 miliar (M) bagi warga Trenggalek di Pendapa Manggala Praja Nugraha Trenggalek pada Rabu (27/8/2025).
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Penyerahan Bantuan Sosial dan Taliasih Pilar-pilar Sosial Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 di Trenggalek.
Wagub Emil didampingi Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara, Kepala Bakorwil Madiun R. Heru Wahono Santoso beserta jajaran Forkopimda Trenggalek.
Secara khusus, Emil menyampaikan, khusus Kabupaten Trenggalek total bantuan sosial dan taliasih pilar-pilar sosial senilai Rp 4,267 M serta bantuan untuk program BUMDESA, DESA BERDAYA, dan JATIM PUSPA sebesar Rp 2 M.
“Hari ini saya menyampaikan salam dari Ibu Gubernur. Kami membagi tugas, hari ini insya Allah lebih kepada silaturahmi dan saling ketemu dengan Bapak Ibu Penerima Manfaat semua. Manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” kata Emil.
“Ada pemerintah pusat, pemprov dan kabupaten. Saling sinkron saling mengisi, ketiganya harus bekerja selaras supaya tidak tumpang tindih. Alhamdulillah tahun ini Pemprov Jatim menggelontorkan total senilai Rp4,267 miliar untuk Trenggalek,” imbuhnya.
Wagub Emil lantas melakukan berbincang dan berdialog bersama para Penerima Manfaat, Pendamping PKH, TKSK, Tagana dan Jatim Social Care (JSC) Kabupaten Trenggalek.
Pihaknya mengapresiasi keempat elemen yang mendorong keberhasilan penyaluran bantuan sosial supaya tepat sasaran.
“Kami apresiasi keempat elemen tersebut yang bekerja untuk memastikan supaya program bansos tepat sasaran, tidak hanya sekedar salam memberikan terus selesai tapi mendampingi secara berkelanjutan,” ungkapnya.
“Insya Allah pekerjaan ini dilakukan dengan hati oleh teman-teman semua. Bagaimana bersama ikut membangun negeri bekerja secara beriringan dilapangan supaya bansosnya berdampak, bermanfaat dan tepat sasaran,” terangnya.
Menurut Emil, ketika menjadi Pendamping PKH maupun TKSK yang dirasa paling sulit adalah terbatasnya kapasitas atau kuota bansos bagi masyarakat.
“Maka tidak mudah menjadi pendamping PKH maupun TKSK. Untuk itu, saya dengan Ibu Gubernur memaksimalkan untuk sering-sering komunikasi dengan Bapak Ibu semua,” jelasnya.
“Tujuan kami berkeliling Jatim adalah mengapresiasi teman-teman untuk mengelola PKH Plus untuk lansia maupun penyandang disabilitas. Matur nuwun kepada Pendamping PKH, TKSK, JSC dan Tagana,” ucapnya.
Untuk itu, Emil berpesan sekaligus menegaskan kepada keempat elemen tersebut untuk membantu memastikan agar bantuan sosial yang diterima Penerima Manfaat bisa dipergunakan dengan baik sesuai kebutuhan yang betul-betul urgent.
“Kita harus mengawasi betul. Jangan sampai menggunakan bansos ini untuk Judi Online (Judol),” ujarnya mengingatkan.
“Saya seperti pulang ke kampung halaman ya di Trenggalek. Semoga Trenggalek yang punya potensi besar, kesejahteraan masyarakat bisa kita wujudkan bersama. Trenggalek bisa menjadi terdepan di pesisir Jawa Timur,” tutupnya.
Berbagai bantuan yang diserahkan Wagub Emil diantaranya bantuan sosial Program PKH Plus kepada 1.420 keluarga berupa uang Rp 2.000.000 per tahun dengan total Rp 2,8 M.
Lalu bantuan sosial Penyandang Disabilitas (ASDP) berupa uang Rp3.600.000 per tahun kepada 149 jiwa total Rp 536 juta.
Dilanjutkan BLT Buruh Pabrik Rokok Lintas Wilayah kepada 30 orang penerima total Rp39,7 juta, Bansos KIP PPKS Juara kepada 5 orang penerima senilai Rp3.000.000 per tahun total Rp15 juta, Bansos KIP eks PPKS Jawara kepada 10 orang penerima total Rp30 juta.
Penyerahan alat bantu mobilitas lansia dan penyandang disabilitas sejumlah 37 unit total Rp 174,6 juta, BOP dan Tali Asih bagi Pilar-Pilar Sosial menyasar 172 jiwa total senilai Rp 631 juta.
Selanjutnya untuk BUMDESA diberikan pda 8 desa senilai Rp100 juta dengan total Rp800 juta, Desa Berdaya 4 desa jumlah Rp400 juta dan Jatim Puspa 5 desa total Rp 850 juta.
Sementara itu, Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara menyampaikan kegiatan tersebut merupakan program bantuan sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Trenggalek.
“Terima kasih kepada Pemprov Jatim yang menyalurkan berbagai bantuan sosial yang insya Allah bisa langsung dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Trenggalek. Semoga membawa manfaat dan diridhoi oleh Allah,” pungkasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana