RADAR TULUNGAGUNG - Hingga Senin (29/9/2025) malam, puluhan korban luka-luka bangunan ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo masih menjalani perawatan.
Salah satu rumah sakit yang menjadi lokasi penanganan korban ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny adalah RSUD RT Notopuro, Sidoarjo yang merawat 34 korban. Berikut daftarnya:
Baca Juga: 79 Orang Menjadi Korban Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo yang Ambruk, 1 Santri Meninggal Dunia
1. Mudhar Zahid
2. Salman
3. Felyx
4. M. Azam
5. Abdul Bari
6. Nur Fuadi Solikin
7. M. Ridwan
8. Fahri Husaini
9. M. Alif Al Bustomi
10. M. Ridhowandi
11. M. Faris
12. Sahrul
13. M. Ali Zainal Abidin
14. Ahmad Sauqi
15. M. Nur Aidi
16. Zainul Fatih
17. M. Zaky Ibrahim
18. M. Wafil Abdillah
19. Ahmad Iqbal
20. Irfan Maulana
21. M. Fahri Ahmad
22. Abdul Waras
23. M. Kadafi
24. Miftah
25. A. Syaiful
26. Muhaimin
27. Yudha Andra
28. Dariyan
29. Qhoirul Anam
30. Alfian Aldiansyah
31. Amir Rayan
32. Achmad Ulwan Mukhtar
33. Abdul Wahid Rahmadan
34. Alfian.
Tanggapan Wagub Emil Dardak
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak meninjau proses evakuasi bangunan Pondok Pesanteren Al Khoziny di Desa Buduran, Sidoarjo, yang ambruk pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB.
Hingga saat ini, Emil menyebut masih ada korban yang terjebak dalam puing-puing bangunan. “(Evakuasi) tidak berhenti sampai (korban) selamat,” ujar Wakil Gubernur Emil di lokasi, Senin (29/9/2025).
Runtuhan bangunan tiga lantai itu, lanjut Emil, sangat beresiko. Karena itu, proses evakuasi dilakukan sangat berhati-hati.
“Operasi ini juga berisiko karena bangunan ini masih tidak stabil. Ini masih dipastikan, ada yang kreak-kreak di dalam itu yang harus kita pastikan,” imbuhnya.
Pemprov Jatim telah menyiapkan bantuan untuk para korban.Termasuk bagi korban yang masih terjebak di dalam reruntuhan bangunan.
“Makanan, minuman terutama dan oksigen ini sudah disiapkan. Mudah-mudahan bisa segera kita berikan kepada anak tersebut dalam bentuk can, supaya kesulitan bernafas bisa diatasi,” terang Emil.
Sebagai informasi, bangunan Mushala Pondok Pesanteren Al Khoziny ambruk saat Ashar. Bahkan dari penuturan para santri di lokasi, insiden nahas itu terjadi saat para jamaah melakukan rakaat kedua Sholat Ashar. ****
Editor : Dharaka R. Perdana