Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Teori Di Balik Sosok Jenderal Jepang di Film Exhuma yang Menembus 9 Juta Penonton

Tia Ozia • Senin, 18 Maret 2024 | 01:26 WIB

 

Poster Exhuma: Teori dibalik Jenderal Shogun
Poster Exhuma: Teori dibalik Jenderal Shogun

NASIONAL - Bagi penggemar film Exhuma yang saat ini telah mencapai 9 juta penonton di bioskop, pasti tidak asing dengan karakter Jenderal Jepang.

Memiliki tinggi diatas rata-rata dan bahkan membuat Hwa Rim (Kim Go Eun) bertekuk lutut di hadapannya, Jenderal Jepang ini menjadi salah satu sumber petaka dalam film Exhuma.

Jenderal Jepang diceritakan sebagai seorang penjaga pasak besi yang ditanamkan oleh Biksu Gisune.

Biksu Gisune dikisahkan sebagai seorang siluman rubah yang juga mengatur hukuman yang pantas untuk Jenderal Jepang yang kalah perang hingga menyembunyikan pasak besi dalam makam ganda seorang konglomerat Korea.

Setelah menonton film Exhuma, banyak teori yang bermunculan tentang Jenderal Jepang satu ini, dirangkum radartulungagung.jawapos.com dari akun TikTok @anxmxl_ inilah teori yang dapat disimpulkan dari Jenderal Jepang di film Exhuma.

Invasi Jepang dan Perang Imjin

Jenderal Jepang diceritakan sebagai seorang jenderal perang di masa invasi Jepang ke Semenanjung Korea sekitar abad ke-16 yang disebut sebagai Perang Imjin.

Konon Jepang sebenarnya ingin menginvasi China, namun pada akhirnya Jepang juga memiliki keinginan menginvasi Korea.

Perang Imjin sendiri melibatkan 2 invasi yang saling berkaitan. Pemimpin Jepang pada saat itu, Hideyoshi Toyotomi yang berambisi untuk menaklukkan Dinasti Ming mengharuskannya menginvasi Semenanjung Korea terlebih dahulu.

Baca Juga: Begini Tata Cara dan Manfaat Kurma untuk Berbuka Puasa Menurut Sunnah

Invasi pertama, pasukan Jepang yang dikerahkan berhasil menduduki wilayah Seoul dan bahkan menarik mundur hingga Busan.

Akan tetapi Jepang berhasil dikalahkan dan banyak korban tewas dalam invasi tersebut, dan dikatakan sebagai Genosida besar yang pernah terjadi dalam sejarah.

Para Samurai Jepang membantai habis-habisan pribumi Korea. Hideyoshi Toyotomi murka dan mengultimatum jika dia akan mengirimkan seratus ribu pasukan tambahan ke Busan yang isinya adalah para jenderal dan samurai terbaik untuk menaklukkan Korea.

Baca Juga: Berikut Fakta Makam Bos Rokok Retjo Pentung, Hingga Makna di Balik Patung Retjo Pentung!

Pada invasi kedua, Korea dibantu China berhasil mengalahkan Jepang. Namun Jepang menyandera pribumi Korea untuk jadi tahanan perang mereka atas kekalahan tersebut.

Sosok Jenderal Jepang

Jenderal Jepang pada film Exhuma diceritakan sebagai jenderal terbaik yang memiliki tingkat kemenangan tinggi.

Seperti yang dikatakan oleh dikalahkan oleh Hideyoshi Toyotomi bahwa ia akan mengirim jenderal dan samurai terbaiknya, ada kemungkinan jika salah satu jenderal yang dimaksud adalah Shogun.

Baca Juga: Kupas Teori Seputar Film Exhuma yang Dibintangi Kim Go Eun dan Lee Do Hyun, Pasak Besi Hingga Permintaan Shogun

Namun tidak sesuai dengan harapan Hideyoshi Toyotomi, Shogun justru dikalahkan oleh Admiral Yi Sunsin dan dihukum dikubur dengan pasak besi oleh Biksu Gisune (Murayama Junji).

Pada film Exhuma, Jenderal jepang kerap mengucapkan kalimat, “Tuanku, kembalilah”, barangkali kalimat tersebut ditujukan kepada Hideyoshi Toyotomi yang menjadi pemimpin pada saat invasi Jepang.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#korea #jenderal #kim go eun #exhuma #jepang #Shogun