TULUNGAGUNG, 16 Juli 2025 – Kepala KPP Pratama Tulungagung beserta jajaran menerima kunjungan dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Tulungagung.
Pertemuan kedua belah pihak dilangsungkan di ruang rapat gedung KPP Pratama Tulungagung, Kabupaten Tulungagung.
Ketua Kadin Tulungagung Rifqi Firmansyah hadir langsung dalam pertemuan tersebut. Rifqi menyampaikan bahwa pihaknya menginisiasi pertemuan tersebut sebagai upaya untuk menciptakan sinergi antar instansi pemerintah guna mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya kolaborasi yang baik antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat menjadi hal yang krusial dalam mencapai pertumbuhan ekonomi, baik daerah maupun nasional.
Rifqi juga menjadikan ajang pertemuan ini sebagai momentum untuk meneruskan beberapa aspirasi dari para pengusaha mengenai keinginan untuk diberikan edukasi terkait kewajiban perpajakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga pelaporan perpajakan melalui aplikasi Coretax DJP.
"Kadin sebagai mitra strategis pemerintah berupaya untuk terus menjembatani antara pengusaha, pemerintah, dan pihak terkait lainnya untuk memajukan perekonomian nasional," ungkap Rifqi.
Lebih lanjut Rifqi menekankan pentingnya pemahaman pajak bagi pelaku usaha, khususnya dalam menjalankan kewajiban pajak dengan tertib mengingat signifikannya peran pajak bagi pembangunan perekonomian.
"Ini agar, nantinya para pengusaha bisa dengan tulus mau taat pajak," tambah Rifqi. Kepala KPP Pratama Tulungagung Efendi Pinem pun menyambut dengan positif audiensi yang dilakukan oleh pihak Kadin Tulungagung.
Efendi menuturkan bahwa Kadin merupakan pemangku kepentingan sekaligus mitra kerja yang krusial bagi KPP Pratama Tulungagung. Menurutnya Kadin memilik peranan penting bagi kemajuan perekonomian suatu daerah
.Efendi juga menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Kadin akan selalu terhubung satu sama lain, jika dunia usaha berkembang, maka pajak juga akan tumbuh. Untuk itu Efendi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan literasi sekaligus pemahaman pajak para pelaku usaha.
"Kerja sama ini sesuai dengan komitmen kami untuk terus berupaya mengedukasi para wajib pajak agar memahami hak dan kewajiban perpajakannya," tutur Efendi. Efendi menambahkan bahwa salah satu tugas dari DJP adalah menyelenggarakan dan menyediakan ekosistem administrasi perpajakan yang dapat mendukung dunia usaha.
Untuk itu pihaknya akan terus mengupayakan pelaksanaan penyuluhan perpajakan yang efektif dan tepat sasaran. “Target dari penyuluhan adalah bagaimana literasi perpajakan masyarakat atau pelaku usaha semakin baik,’’ jelas Efendi.
Selain komitmen kedua belah pihak untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pajak para pelaku usaha, KPP Pratama Tulungagung dan Kadin juga berkomitmen untuk mendukung suksesnya program pemerintah pusat khususnya yang berkaitan dengan upaya menumbuhkan perekonomian nasional diantaranya adalah pembentukan dan optimalisasi Koperasi Merah Putih dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Editor : Anggi Septian A.P.