Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

APBN 2025 Diklaim Menkeu Purbaya Sudah Berjalan On Track, Berikut Rinciannya

Dharaka R. Perdana • Senin, 22 Desember 2025 | 06:33 WIB

Menkeu Purbaya usai pemaparan kinerja APBN 2025. (KEMENKEU)
Menkeu Purbaya usai pemaparan kinerja APBN 2025. (KEMENKEU)

RADAR TULUNGAGUNG - Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berjalan on-track dan dioptimalkan untuk mendukung program prioritas serta katalis pertumbuhan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta pada Kamis (18/12).

Baca Juga: Menkeu Purbaya Mengeklaim Pertumbuhan Ekonomi Nasional Terjaga Kuat dan Berkesinambungan, Januari hingga November 2025 Meningkat US

“Hingga 30 November 2025, realisasi APBN menunjukkan kinerja yang tetap terjaga,” ungkap Menkeu.

Pendapatan negara menunjukkan realisasi sebesar Rp2.351,5 T atau 82,1 persen dari outlook laporan semester.

Baca Juga: Kelakar Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa soal 'Kutukan Produsen' Warnai Bahasan Pungutan Bea Emas 2026 di DPR

Besarnya realisasi tersebut utamanya didukung oleh penerimaan perpajakan Rp1.903,9 T dengan penerimaan pajak sebesar Rp1.634,4 T dan penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp269,4 T. Sementara itu, realisasi penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp444,9 T.

Di tengah tekanan pada pendapatan negara, belanja negara justru tumbuh untuk mendukung perekonomian.

Baca Juga: Pemerintah Perkuat Kebijakan Bea Keluar untuk Optimalkan Penerimaan Sektor Minerba, Menkeu Purbaya: Perlu Instrumen

Realisasi belanja negara hingga 30 November sebesar Rp2.911,8 T atau 82,5 persen terhadap outlook laporan semester.

Belanja pemerintah pusat sebesar Rp2.116,2 T terdiri dari belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp1.110,7 T dan belanja non-K/L sebesar Rp1.005,5 T.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Dukung Penuh Revisi Undang-undang P2SK, Mandat Lemba-lembaga dalam KSSK Bisa Semakin Luas

Penyaluran Transfer ke Daerah juga masih on-track dalam mendukung layanan publik di daerah dengan realisasi sebesar Rp795,6 T.

“Ini mencerminkan belanja pemerintah yang terus diarahkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan mendukung program prioritas,” jelas Menkeu.

Baca Juga: Pernyataan Purbaya Yudhi Sadewa Soal Ekonomi Viral, Picu Perdebatan Panjang hingga Adu Data Antar Warganet

Dengan perkembangan realisasi pendapatan dan belanja negara, Menkeu menyampaikan defisit APBN tercatat sebesar Rp560,3 T atau 2,35 persen terhadap PDB, masih dalam batas yang terkelola dan sesuai dengan desain APBN.

Selain itu, defisit keseimbangan primer sebesar Rp82,2 T menunjukkan pengelolaan fiskal yang tetap prudent di tengah berbagai tantangan global. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#apbn #pertumbuhan ekonomi #program prioritas