RADAR TULUNGAGUNG - Kabar pembukaan PPPK Kemenham 2025 menjadi angin segar bagi para pencari kerja di sektor pemerintahan. Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) resmi mengumumkan pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2025, dengan pelaksanaan seleksi dimulai pada awal 2026.
Pengumuman PPPK Kemenham 2025 ini dirilis pada 31 Desember 2025. Meski proses seleksi berlangsung di tahun 2026, rekrutmen ini tetap tercatat sebagai formasi tahun 2025. Artinya, pelamar masih memiliki peluang untuk mengikuti seleksi CPNS 2026, selama tidak mendaftar PPPK dan CPNS pada tahun yang sama.
Total terdapat 500 formasi PPPK Kemenham 2025 yang dibuka, mencakup berbagai latar belakang pendidikan mulai dari D3 hingga S1 semua jurusan. Informasi ini menjadi sorotan karena membuka peluang besar bagi lulusan non-jurusan spesifik yang sebelumnya sulit menembus seleksi ASN.
Baca Juga: Gasak Uang dan Perhiasan Kerabat Sendiri, Pria Asal Bandung Tulungagung Dibekuk Polsek Ngunut
Daftar Jabatan dan Formasi PPPK Kemenham 2025
Dalam pengumuman resmi, Kemenham membuka beberapa jabatan strategis. Jabatan pertama adalah Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama, dengan kebutuhan 242 formasi untuk lulusan S1 dan D4 bidang terkait. Penempatan berada di unit pusat dan kantor wilayah.
Kedua, Perencana Ahli Pertama dengan 82 formasi untuk lulusan S1 dan D4 bidang ekonomi, pemerintahan, dan perencanaan. Ketiga, Apoteker Ahli Pertama dengan dua formasi khusus lulusan S1 Farmasi yang memiliki STR aktif, ditempatkan di unit pusat Sekretariat Jenderal.
Formasi terbanyak terdapat pada jabatan Penata Layanan Operasional, sebanyak 108 formasi untuk lulusan S1 semua jurusan. Sementara bagi lulusan D3 semua jurusan, tersedia jabatan Pengelola Layanan Operasional dengan penempatan di kantor wilayah.
Syarat Umum dan Pengalaman Kerja
Pelamar PPPK Kemenham 2025 wajib berusia minimal 20 tahun dan maksimal 40 tahun. Selain itu, pelamar harus memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun yang relevan dengan jabatan yang dilamar.
Untuk penata dan pengelola layanan operasional, pengalaman kerja dapat berasal dari bidang pelayanan, penanganan pengaduan, pekerja sosial, penyuluhan, hingga penyusunan modul atau kurikulum. IPK minimal yang dipersyaratkan adalah 2,75.
Pelamar juga tidak boleh berstatus sebagai PNS, CPNS, PPPK, maupun PPPK paruh waktu. Ketentuan ini bersifat mutlak dan akan menggugurkan peserta pada tahap administrasi.
Tahapan Seleksi dan Sistem Penilaian
Seleksi administrasi bersifat menggugurkan dan diumumkan melalui portal resmi sscasn.bkn.go.id. Peserta yang lolos akan mengikuti seleksi kompetensi menggunakan sistem CAT BKN.
Seleksi CAT mencakup kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, dan wawancara dengan bobot 50 persen. Selanjutnya, peserta akan mengikuti seleksi kompetensi teknis tambahan berupa tes tertulis esai sebanyak 20 soal, dengan bobot 50 persen.
Kelulusan ditentukan berdasarkan peringkat nilai akhir. Jika terjadi nilai sama, penentu kelulusan berturut-turut adalah nilai kompetensi teknis, akumulasi manajerial dan sosial kultural, nilai wawancara, hingga usia peserta paling tua.
Jadwal Lengkap PPPK Kemenham 2025
Pendaftaran seleksi dijadwalkan berlangsung pada 7–23 Januari 2026. Pengumuman hasil seleksi administrasi pada 30 Januari, dilanjutkan masa sanggah hingga awal Februari.
Seleksi CAT dilaksanakan pada 11–17 Februari 2026. Pengumuman hasil CAT pada 24–26 Februari, sementara seleksi kompetensi teknis tambahan digelar pada 27–31 Maret. Pengumuman kelulusan akhir dijadwalkan pada 26 April 2026.
Dengan jadwal yang ketat dan sistem seleksi berlapis, pelamar PPPK Kemenham 2025 diimbau mempersiapkan diri sejak dini agar peluang lolos semakin besar.
Editor : Rosana Mar'atu Solikah