Radar Tulungagung - Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah yang menjadi salah satu dapur percontohan nasional dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Kunjungan tersebut menegaskan keseriusan pemerintah memastikan kualitas, keamanan, dan higienitas makanan yang didistribusikan kepada jutaan penerima manfaat.
SPPG Palmerah dibangun di atas lahan seluas 900 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 400 meter persegi. Fasilitas ini dirancang sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN) dan menjadi contoh penerapan teknologi modern dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis.
Sejak awal kedatangan, Prabowo mendapat paparan detail mengenai alur operasional dapur, mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian makanan bergizi yang aman dan layak konsumsi.
Peralatan Modern dan Buatan Dalam Negeri
Kepala SPPG Palmerah menjelaskan, dapur ini dilengkapi sedikitnya enam peralatan standar utama. Di antaranya sistem filter air dan reverse osmosis untuk pemurnian air, water heater untuk pencucian food tray, hingga alat pengering dan sterilisasi berbasis uap dan sinar ultraviolet.
“Seluruh peralatan ini buatan Indonesia,” lapor pengelola kepada Prabowo.
Food tray yang telah dicuci akan dikeringkan menggunakan steamer elektrik, lalu disterilkan kembali dengan UV sterilizer guna memastikan bebas virus, bakteri, dan kuman. Selain itu, tersedia peralatan modern untuk pengelolaan limbah dapur agar ramah lingkungan.
Teknologi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas program Makan Bergizi Gratis yang setiap hari menyuplai makanan bagi anak-anak sekolah, ibu hamil, hingga kelompok rentan.
Sertifikasi Lengkap dan Pengawasan Ketat
SPPG Palmerah juga mengantongi delapan sertifikat standar, mencakup higienitas, kompetensi halal, hingga kualitas air. Setiap makanan yang diolah diperiksa menggunakan test kit khusus dari farmasi kepolisian untuk memastikan tidak ada kontaminasi zat berbahaya.
Pengawasan berlapis ini menjadi bukti bahwa program Makan Bergizi Gratis tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas dan keamanan pangan.
“Semua proses dikontrol, dari hulu sampai hilir,” ujar salah satu petugas.
Baca Juga: Wajib Rakit Lokal Mobil Listrik 2026, Ini Daftar Model yang Terancam Naik Harga
Alur Produksi Sesuai Standar Nasional
Dalam peninjauan tersebut, Prabowo juga melihat langsung area penerimaan barang, penimbangan, dan quality control bahan baku yang dilakukan oleh tim akuntan, ahli gizi, dan tim persiapan.
SPPG Palmerah memiliki area khusus untuk pencucian sayur, buah, dan daging, gudang kering, gudang basah, serta gudang peralatan. Seluruh alur dirancang terpisah dan higienis guna mencegah kontaminasi silang.
SPPG ini mulai beroperasi pada 8 Januari 2026 dengan dukungan sekitar 15 relawan setiap hari. Untuk menjaga standar kebersihan, seluruh petugas diwajibkan menggunakan alat pelindung diri seperti masker, sarung tangan, dan penutup kepala.
Menu Nusantara Jadi Andalan
Selain aspek teknis, Prabowo juga diperkenalkan pada konsep menu khas Nusantara yang menjadi ciri program Makan Bergizi Gratis. Di SPPG Palmerah, menu disusun berdasarkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang dikurasi para ahli gizi dan akademisi.
Menu hari itu adalah Selat Solo, makanan khas Jawa Tengah yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi penerima manfaat. Proses pemorsian dilakukan oleh tim khusus untuk memastikan takaran gizi sesuai standar nasional.
Penyajian makanan juga dirancang agar tetap hangat saat diterima, termasuk pengaturan waktu pengemasan dan distribusi.
SPPG Jadi Etalase MBG Nasional
Pemerintah menilai SPPG Palmerah dapat menjadi model nasional dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis. Dengan dukungan teknologi, SDM terlatih, dan standar ketat, dapur ini diharapkan memperkuat kepercayaan publik terhadap program unggulan pemerintah.
Kunjungan Prabowo ini sekaligus menegaskan komitmen bahwa Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program bantuan, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh