Peringatan dini hujan lebat BMKG kembali dirilis untuk periode 4–5 Maret 2026. Sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, berstatus siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang bisa memicu bencana hidrometeorologi.
Melalui keterangan resmi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan, luapan sungai, banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor. Peringatan dini hujan lebat BMKG ini berlaku untuk dua hari ke depan dan mencakup puluhan provinsi.
Dalam peringatan dini hujan lebat BMKG tersebut, status wilayah dibagi menjadi kategori waspada dan siaga. Status siaga menunjukkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat dengan risiko dampak yang lebih besar, terutama di daerah rawan bencana dan wilayah bertopografi perbukitan.
Baca juga:Daftar Wilayah Waspada dan Siaga 4 Maret 2026
Untuk tanggal 4 Maret 2026, wilayah berstatus waspada hujan sedang hingga lebat meliputi:
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.
Sementara itu, wilayah berstatus siaga hujan lebat hingga sangat lebat pada 4 Maret 2026 meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
BMKG juga mengeluarkan peringatan potensi angin kencang di sejumlah daerah, antara lain Bali, DI Yogyakarta, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Sulawesi Selatan.
Baca juga:Daftar Wilayah Waspada dan Siaga 5 Maret 2026
Memasuki 5 Maret 2026, peringatan dini hujan lebat BMKG masih berlanjut. Wilayah berstatus waspada hujan sedang hingga lebat antara lain Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
Sedangkan wilayah berstatus siaga hujan lebat sangat lebat pada 5 Maret 2026 mencakup Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Bali, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Sulawesi Selatan.
Baca juga:Waspadai Dampak Hidrometeorologi
BMKG menegaskan bahwa peningkatan curah hujan dalam dua hari ke depan berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi. Dampak tersebut meliputi banjir perkotaan, banjir bandang di wilayah hulu sungai, tanah longsor di daerah perbukitan, serta pohon tumbang akibat angin kencang.
Masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai diminta lebih waspada, terutama saat intensitas hujan meningkat pada sore hingga malam hari. Selain itu, pengguna jalan juga diimbau berhati-hati terhadap potensi genangan yang dapat mengganggu arus lalu lintas.
Bagi warga di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya, penting untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca dari BMKG melalui kanal resmi. Pemerintah daerah juga diharapkan siaga dengan menyiapkan langkah mitigasi, seperti pembersihan saluran air dan kesiapan posko darurat.
Peringatan dini hujan lebat BMKG ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di awal Maret 2026. Kesiapsiagaan masyarakat dan koordinasi lintas instansi menjadi kunci untuk meminimalkan risiko bencana serta dampak kerugian yang lebih besar.
Editor : Ayu Dhea Cheryl