Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tips Lulus CPNS Kementerian Kesehatan: Persiapan Belajar, Kenali Kemampuan Diri, dan Strategi Memilih Kuota Jadi Penentu

Izahra Nurrafidah • Minggu, 8 Maret 2026 | 18:50 WIB

Tips Lulus CPNS Kementerian Kesehatan: Persiapan Belajar, Kenali Kemampuan Diri, dan Strategi Memilih Kuota Jadi Penentu
Tips Lulus CPNS Kementerian Kesehatan: Persiapan Belajar, Kenali Kemampuan Diri, dan Strategi Memilih Kuota Jadi Penentu
TULUNGAGUNG – Persaingan dalam seleksi CPNS Kementerian Kesehatan dikenal sangat ketat. Tidak hanya diikuti oleh peserta umum, seleksi ini juga diikuti tenaga kesehatan berpengalaman yang sudah memiliki rekam jejak kerja di bawah naungan Kemenkes. Karena itu, memahami tips lulus CPNS Kementerian Kesehatan menjadi hal penting bagi calon pelamar agar peluang lolos semakin besar.

Seorang kreator YouTube yang membagikan pengalamannya mengikuti rekrutmen CPNS Kemenkes mengungkapkan bahwa kunci utama keberhasilan bukan hanya keberuntungan, tetapi juga persiapan yang matang. Ia menekankan bahwa setiap peserta harus memahami strategi yang tepat sejak sebelum mengikuti tes.

Dalam pengalamannya, ada beberapa hal yang dianggap paling berpengaruh terhadap kelulusan. Mulai dari persiapan belajar, kemampuan mengenali diri sendiri, hingga strategi memilih formasi dan kuota yang tepat.

Persiapan Belajar Harus Benar-Benar Matang

Salah satu tips lulus CPNS Kementerian Kesehatan yang paling ditekankan adalah persiapan belajar yang matang. Menurutnya, tes CPNS di instansi pusat seperti Kemenkes memiliki tingkat persaingan yang lebih tinggi dibandingkan beberapa instansi daerah.

Karena itu, calon peserta disarankan mulai mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelum pendaftaran dibuka. Persiapan tersebut bisa dilakukan dengan mengumpulkan berbagai referensi belajar seperti buku latihan soal, materi sejarah Indonesia, hingga peraturan perundang-undangan.

“Kalau yang sudah belajar mati-matian saja kadang belum tentu lulus, apalagi kalau tidak belajar sama sekali,” ujarnya dalam video tersebut.

Materi yang dipelajari sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tes. Misalnya untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), peserta bisa memperbanyak belajar tentang sejarah Indonesia, Pancasila, UUD 1945, hingga sistem pemerintahan.

Selain buku, sumber belajar juga bisa berasal dari internet atau video pembelajaran di YouTube. Yang terpenting adalah konsistensi belajar dan memperbanyak latihan soal.

Kenali Kemampuan Diri Sebelum Memilih Instansi

Selain belajar, tips lulus CPNS Kementerian Kesehatan berikutnya adalah mengenali kemampuan diri sendiri. Hal ini penting karena peserta seleksi berasal dari berbagai latar belakang dengan kualitas yang sangat kompetitif.

Banyak pelamar yang mengikuti seleksi CPNS Kemenkes adalah tenaga kesehatan profesional yang memiliki pengalaman kerja sebelumnya, termasuk mereka yang pernah bekerja di rumah sakit milik pemerintah atau program kesehatan nasional.

Beberapa peserta bahkan mendapatkan tambahan nilai dari rekam jejak kerja. Contohnya tenaga kesehatan yang pernah tergabung dalam program Nusantara Sehat atau tenaga yang sebelumnya bekerja di rumah sakit di bawah naungan Kemenkes.

Tambahan nilai tersebut dapat membantu meningkatkan skor akhir peserta. Namun, menurutnya hal itu bukan berarti peserta lain tidak memiliki peluang.

Ia menegaskan bahwa peserta umum tetap bisa bersaing selama memiliki nilai tes yang tinggi.

“Rekam jejak memang membantu, tapi nilai tes tetap yang utama. Jadi tetap harus belajar maksimal,” jelasnya.

Karena itu, calon peserta perlu jujur menilai kemampuan diri. Jika merasa belum siap bersaing di instansi pusat, tidak ada salahnya mempertimbangkan formasi di instansi lain.

Strategi Memilih Kuota dan Penempatan

Tips lain yang sering diabaikan adalah strategi memilih kuota dan lokasi penempatan. Padahal, keputusan ini bisa sangat memengaruhi peluang kelulusan.

Dalam seleksi CPNS, setiap formasi memiliki jumlah kebutuhan yang berbeda. Ada formasi yang hanya membutuhkan satu orang, sementara yang lain bisa membutuhkan beberapa orang sekaligus.

Contohnya, dalam satu seleksi formasi bidan bisa tersedia di beberapa rumah sakit dengan jumlah kebutuhan berbeda-beda. Ada rumah sakit yang hanya membutuhkan satu orang, sementara yang lain membutuhkan hingga empat orang.

Menurutnya, memilih formasi dengan kuota lebih banyak bisa memberikan peluang yang lebih besar untuk lolos ke tahap berikutnya.

Hal ini berkaitan dengan sistem seleksi yang biasanya mengambil peserta hingga tiga kali jumlah formasi untuk mengikuti tahapan selanjutnya seperti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

“Kalau formasinya empat orang, berarti yang dipanggil SKB bisa sampai 12 orang. Itu peluangnya lebih besar,” ujarnya.

Namun demikian, pemilihan lokasi tetap harus mempertimbangkan banyak hal. Mulai dari peluang kelulusan, kesiapan mental untuk ditempatkan di daerah tertentu, hingga pertimbangan keluarga.

Ia juga mengingatkan agar peserta tidak hanya memilih lokasi berdasarkan keinginan pribadi, tetapi juga mempertimbangkan peluang yang realistis.

Baca Juga: Bansos Maret 2026 Mulai Cair! PKH, BPNT, BLT Desa hingga Bantuan Beras dan Minyak Goreng Disalurkan Bertahap, Ini Penjelasannya

Jangan Lupa Berdoa dan Mencari Informasi

Selain tiga strategi utama tersebut, peserta juga disarankan memperbanyak informasi tentang instansi dan lingkungan kerja yang akan dipilih.

Mengetahui kondisi tempat kerja, tugas yang akan dijalankan, hingga peluang karier di masa depan bisa membantu peserta membuat keputusan yang lebih matang.

Tak kalah penting, peserta juga dianjurkan berdiskusi dengan keluarga atau teman sebelum menentukan pilihan.

Di akhir pesannya, ia mengingatkan bahwa usaha maksimal harus selalu disertai doa.

Dengan persiapan belajar yang matang, kemampuan mengenali diri sendiri, serta strategi memilih kuota yang tepat, peluang untuk lolos dalam seleksi CPNS Kementerian Kesehatan tentu akan semakin besar.

Editor : Izahra Nurrafidah
#Cara Lolos CPNS Kemenkes #Formasi CPNS Kesehatan #seleksi CPNS 2026 #Rekrutmen CPNS Kemenkes #Tips Lulus CPNS Kementerian Kesehatan