Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Dunia Pendidikan Tulungagung Berduka, Mantan Rektor UIN SATU Tulungagung Prof Maftukhin Wafat di Usia Pengabdian

Anggi Septian A.P. • Rabu, 20 Mei 2026 | 08:17 WIB
Prof Maftukhin, Guru Besar dan mantan Rektor UIN SATU Tulungagung, wafat. Pengabdiannya bagi dunia pendidikan akan selalu dikenang lintas generasi.
Prof Maftukhin, Guru Besar dan mantan Rektor UIN SATU Tulungagung, wafat. Pengabdiannya bagi dunia pendidikan akan selalu dikenang lintas generasi.

TULUNGAGUNG – Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Tulungagung. Prof. Maftukhin, guru besar UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sekaligus mantan rektor periode 2021–2023, meninggal dunia pada Rabu (30/5/2026).

Almarhum dikenal sebagai sosok akademisi yang mendedikasikan hampir seluruh hidupnya untuk kemajuan pendidikan tinggi Islam di Tulungagung.

Sebelum UIN SATU berdiri, Prof. Maftukhin telah mengabdi sejak kampus tersebut masih bernama STAIN Tulungagung.

Baca Juga: Sosialisasi GERMAS di UIN SATU Tulungagung, Heru Tjahjono Ajak Masyarakat Perkuat Deteksi Dini Risiko Kesehatan

General Manager Radar Tulungagung, Andrian Sunaryo, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Prof. Maftukhin.

“Atas nama keluarga besar Radar Tulungagung, kami turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya. Prof. Maftukhin adalah sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan di Tulungagung,” ujar Andrian.

Menurut Andrian, jasa almarhum sangat besar dalam membangun dan mengembangkan UIN SATU Tulungagung hingga menjadi salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka di Jawa Timur.

Baca Juga: UIN SATU Tulungagung Sambut Baik Rencana Kerja Sama, Dorong Penguatan Magang dan Jurnalistik Mahasiswa

“Beliau memimpin kampus ini sejak masa STAIN Tulungagung. Pengabdiannya begitu panjang dan penuh dedikasi. Sugeng tindak, Prof. Jasa panjenengan bagi dunia pendidikan tak ternilai,” tuturnya.

Kepergian Prof. Maftukhin meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar UIN SATU Tulungagung, civitas akademika, serta masyarakat yang mengenalnya sebagai pendidik yang visioner dan penuh keteladanan. (*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#Prof Maftukhin #Kabar Duka Tulungagung #Mantan Rektor UIN SATU #Dunia Pendidikan Berduka #UIN Satu Tulungagung