PKH dan BPNT Tahap 2 Juni 2026 Mulai Cair Bertahap, Kemensos Tambah 475 Ribu KPM Baru

Novica Satya Nadianti • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 23:35 WIB
PKH dan BPNT tahap 2 Juni 2026 mulai cair bertahap. Pemerintah tambah 475 ribu KPM baru dan perbarui data bansos.(GEMINI AI)
PKH dan BPNT tahap 2 Juni 2026 mulai cair bertahap. Pemerintah tambah 475 ribu KPM baru dan perbarui data bansos.(GEMINI AI)

 

JAKARTA - Kabar pencairan PKH dan BPNT tahap 2 Juni 2026 mulai membawa angin segar bagi masyarakat. Meski masih dalam suasana libur Hari Raya Iduladha, sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) dilaporkan mulai menerima bantuan sosial melalui rekening KKS masing-masing.

Informasi mengenai PKH dan BPNT tahap 2 Juni 2026 menjadi topik yang paling banyak dicari masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Banyak penerima bantuan yang sebelumnya belum cair kini mulai menerima saldo masuk secara bertahap di berbagai daerah.

Tak hanya Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), sejumlah bantuan sosial lain seperti Program Indonesia Pintar (PIP), BLT Dana Desa, bantuan pangan beras hingga minyak goreng juga dilaporkan masih terus berjalan hingga akhir Mei dan awal Juni 2026.

Dalam update terbaru yang beredar di kanal informasi bansos, pemerintah disebut masih terus melakukan penyaluran bantuan secara bertahap meski sebagian besar aktivitas pelayanan sedang libur Iduladha.

Baca Juga: Bansos Penebalan Rp400 Ribu Juni 2026 Dikabarkan Cair, Benarkah? Ini Penjelasan Terbaru dari Kemensos

Pencairan PKH dan BPNT Belum Serentak

Pemerintah melalui Kementerian Sosial masih melakukan penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap kedua secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia. Beberapa daerah bahkan dilaporkan sudah mencapai 70 hingga 80 persen pencairan.

Namun masih ada sejumlah wilayah yang belum menerima bantuan sepenuhnya. Beberapa daerah yang disebut masih menunggu pencairan di antaranya Kabupaten Tegal, Sidoarjo, Pamekasan, Ambon, hingga sejumlah wilayah di Sulawesi dan Kalimantan.

Sementara daerah seperti Purwokerto, Banyumas, Cimahi hingga Kota Serang mulai melaporkan pencairan bantuan melalui Bank BNI maupun Bank Mandiri.

Baca Juga: PKH BPNT Tahap 2 2026 Masih Cair, Bantuan Beras Diperpanjang hingga Juni, BLT Kesra Dipastikan Belum Resmi

Khusus Kota Serang, pencairan bantuan sosial melalui Bank BNI disebut mulai cair pada siang hari sekitar pukul 12.00 WIB. Masyarakat diminta rutin mengecek saldo rekening KKS maupun status bantuan melalui laman resmi cekbansos.go.id.

Pemerintah Tambah 475 Ribu KPM Baru

Dalam proses penyaluran bansos tahap kedua tahun 2026, pemerintah juga melakukan pembaruan data penerima bantuan sosial melalui sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN).

Hasil pembaruan data tersebut membuat sebanyak 475.821 KPM baru ditetapkan sebagai penerima bansos triwulan kedua tahun 2026. Penambahan penerima baru ini berasal dari usulan desa, kelurahan, dinas sosial hingga masyarakat melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos.

Masuknya penerima baru juga sekaligus menggantikan penerima lama yang dinilai sudah tidak memenuhi syarat menerima bantuan sosial.

Beberapa alasan pencoretan penerima bansos antara lain kondisi ekonomi yang dianggap sudah membaik, penerima meninggal dunia, hingga anggota keluarga yang tercatat sebagai ASN, P3K, TNI, Polri maupun anggota legislatif.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 27 Mei 2026 Turun Tajam, Antam Anjlok Rp13.000, UBS dan Galeri 24 Ikut Melemah

Judi Online Bisa Jadi Penyebab Bansos Dicoret

Selain pembaruan data sosial ekonomi, pemerintah juga memperketat pengawasan terhadap penerima bantuan sosial yang dianggap menyalahgunakan bantuan.

Dalam informasi yang beredar, sejumlah penerima bansos dilaporkan dicoret karena terindikasi menggunakan akun judi online. Pemerintah disebut akan menghentikan bantuan sosial bagi penerima yang terbukti terlibat aktivitas tersebut.

Karena itu, masyarakat diimbau menggunakan bantuan sosial sesuai kebutuhan pokok keluarga dan tidak dipakai untuk aktivitas yang melanggar aturan.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 27 Mei 2026 Bergerak Fluktuatif, Antam Turun tapi Versi Pegadaian Justru Naik

Kendala Data Jadi Penyebab Pencairan Lambat

Meski pemerintah mengklaim proses verifikasi kini lebih cepat melalui DTSN, faktanya masih ditemukan sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya terkait ketidaksesuaian data kependudukan dengan bank penyalur.

Perubahan KK maupun NIK yang belum sinkron dengan data bank disebut menjadi salah satu penyebab bantuan belum masuk ke rekening penerima.

Selain itu, proses distribusi di daerah terpencil dan wilayah 3T seperti Papua dan Sulawesi juga menjadi tantangan tersendiri bagi bank penyalur, khususnya Bank BRI.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 26 Mei 2026 Turun Rp5 Ribu, Galeri 24 Ikut Melemah

Meski begitu, masyarakat diminta tetap bersabar dan rutin mengecek status bantuan secara berkala. Jika status di aplikasi Cek Bansos sudah berubah menjadi periode terbaru atau status SI, maka bantuan kemungkinan besar akan segera dicairkan.

Kabar Bansos Rp400 Ribu Masih Belum Jelas

Di tengah ramainya pencairan bansos reguler, isu mengenai penebalan bansos Rp400 ribu kembali ramai dibahas di media sosial. Namun hingga kini belum ada pengumuman resmi dari Kemensos terkait bantuan tambahan tersebut.

Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada kabar yang belum memiliki sumber resmi agar tidak menimbulkan harapan palsu maupun kebingungan di tengah proses pencairan bansos yang masih berlangsung bertahap.

Editor : Novica Satya Nadianti
PKH dan BPNT tahap 2 Juni 2026 bansos cair Juni 2026 cekbansos.go.id bantuan sosial 2026 KPM Baru Kemensos