JAKARTA, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian publik.
Setelah resmi bercerai, hubungan keduanya kini memasuki babak baru melalui berbagai proses hukum yang berjalan secara bersamaan.
Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah tidak hanya berkaitan dengan gugatan hak asuh anak, tetapi juga laporan dugaan pencemaran nama baik yang diajukan Sarwendah terhadap sejumlah akun media sosial.
Kondisi tersebut membuat dinamika hubungan mantan pasangan ini semakin menjadi sorotan.
Di tengah perhatian masyarakat, kedua pihak memilih menempuh jalur hukum masing-masing sambil tetap membuka peluang penyelesaian secara damai.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos Tahap 3 Juli 2026, Data Baru Bertambah 470 Ribu KPM, Ini Rinciannya
Ruben Tempuh Jalur Pengadilan
Ruben Onsu resmi mengajukan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang.
Menurut Minola, gugatan tersebut diajukan agar Ruben memperoleh kepastian hukum mengenai hak bertemu anak-anaknya. Selama ini, menurut pihak Ruben, terdapat berbagai kendala yang membuat hak tersebut belum dapat terlaksana secara maksimal.
Selain persoalan pertemuan dengan anak, gugatan juga didasari adanya dugaan kondisi lingkungan yang dinilai kurang aman serta kekhawatiran mengenai hak anak untuk memperoleh kasih sayang dari kedua orang tua.
Masih Ada Peluang Berdamai
Meski proses hukum telah berjalan, komunikasi antara kedua pihak belum benar-benar tertutup.
Sarwendah disebut telah mengundang Ruben untuk menghadiri pertemuan pada 11 Juli 2026 sebelum sidang perdana berlangsung.
Jika pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima bersama, maka gugatan yang sudah didaftarkan berpeluang dicabut.
Pihak Ruben menilai langkah hukum tetap diperlukan sebagai bentuk perlindungan apabila kesepakatan damai nantinya tidak terealisasi.
Umrah Jadi Momen Refleksi Ruben
Di tengah konflik yang sedang berlangsung, Ruben baru saja menyelesaikan ibadah umrah bersama Ivan Gunawan.
Ia mengaku memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperbanyak doa, memohon kemudahan dalam setiap urusan, serta berharap diberikan ketenangan hati menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Ruben juga memilih tidak memberikan komentar panjang kepada media terkait sengketa hak asuh anak.
Sarwendah Fokus Lindungi Keluarga
Sementara itu, Sarwendah mengambil langkah hukum berbeda dengan melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Kuasa hukumnya menjelaskan laporan tersebut dibuat karena adanya dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran fitnah yang dinilai telah merugikan Sarwendah beserta keluarga.
Menurut pihaknya, berbagai informasi yang beredar di media sosial dikhawatirkan berdampak terhadap kondisi psikologis anak-anak sehingga langkah hukum dianggap perlu dilakukan.
Publik Menunggu Akhir Perseteruan
Dengan adanya gugatan hak asuh anak serta laporan dugaan pencemaran nama baik, konflik Ruben Onsu dan Sarwendah kini memasuki fase yang lebih kompleks.
Meski demikian, peluang damai masih terbuka melalui pertemuan yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026. Hasil pertemuan tersebut diperkirakan akan menjadi penentu apakah sengketa berlanjut ke ruang sidang atau justru berakhir melalui kesepakatan bersama.
Publik pun kini menantikan perkembangan berikutnya, mengingat setiap langkah hukum yang diambil kedua belah pihak selalu menjadi perhatian luas.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos Tahap 3 Juli 2026, Data Baru Bertambah 470 Ribu KPM, Ini Rinciannya
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan