JAKARTA - P3K paruh waktu yang berprofesi sebagai guru akan diberikan kesempatan menjadi P3K penuh waktu. Selain itu, guru P3K juga akan mendapat kesempatan mengikuti seleksi PNS yang diperkirakan dibuka pada awal 2027.
Informasi tersebut disampaikan dalam pemaparan mengenai rencana penyelesaian status kepegawaian guru. Pemerintah juga menyebut adanya proyeksi kebutuhan guru nasional yang mencapai 526.689 formasi.
Kebutuhan tersebut mencakup guru untuk sejumlah sektor pendidikan. Di antaranya guru di lingkungan Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sekolah rakyat, serta sekolah Garuda.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu, Guru Dapat Kesempatan Ikut Seleksi PNS
Dalam pemaparan tersebut, jumlah P3K khusus guru disebut mencapai 155.225 orang. Sementara P3K paruh waktu yang berprofesi sebagai guru disebut berjumlah 231.246 orang.
Angka tersebut menjadi bagian dari data yang digunakan dalam pembahasan kebutuhan dan status guru. Pemerintah juga menyiapkan proyeksi kebutuhan guru nasional sebagai dasar pemenuhan formasi.
P3K Paruh Waktu Diberi Kesempatan Jadi Penuh Waktu
Pemerintah menyampaikan P3K paruh waktu akan diberikan kesempatan untuk menjadi P3K penuh waktu. Namun, bagian tahun pelaksanaan dalam transkrip terdengar sebagai “tahun 2020” sehingga tidak dijadikan patokan waktu yang pasti dalam berita ini.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Guru PPPK Dapat Kesempatan Ikut Seleksi PNS 2027
Selain perubahan status menjadi penuh waktu, guru P3K juga akan diberikan kesempatan mengikuti seleksi PNS. Pendaftaran seleksi tersebut diperkirakan berlangsung pada awal 2027.
Kebijakan itu menjadi salah satu rencana yang disampaikan bersamaan dengan proyeksi kebutuhan guru nasional. Pemerintah menyebut kebutuhan guru akan dibuka berdasarkan perhitungan yang telah disiapkan.
Proyeksi kebutuhan guru nasional mencapai 526.689 formasi. Formasi tersebut mencakup kebutuhan guru di lingkungan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Baca Juga: Kabar Baru Guru PPPK, PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Penuh Waktu dan Berpeluang Jadi PNS
Selain itu, kebutuhan guru juga mencakup sekolah rakyat dan sekolah Garuda. Pada bagian lain, disebut pula sekolah terintegrasi sebagai bagian dari proyeksi kebutuhan guru nasional.
526.689 Formasi Guru Diproyeksikan
Jumlah kebutuhan guru yang mencapai 526.689 formasi menjadi salah satu angka penting dalam pemaparan tersebut. Pemerintah menyebut formasi itu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan guru secara nasional.
Data yang disampaikan juga memperlihatkan adanya 231.246 P3K paruh waktu yang berprofesi sebagai guru. Sementara jumlah P3K khusus guru disebut mencapai 155.225 orang dalam transkrip.
Baca Juga: Kabar Baru Guru PPPK, PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Penuh Waktu dan Berpeluang Jadi PNS
Namun, karena terdapat perbedaan penyebutan angka pada bagian awal transkrip dengan konteks pembahasan, angka tersebut perlu dibaca sesuai keterangan yang disampaikan dalam pemaparan dan tidak ditafsirkan lebih jauh.
Pemerintah juga menyebut kebutuhan guru akan mencakup sejumlah satuan pendidikan yang menjadi bagian dari proyeksi nasional. Sekolah rakyat, sekolah terintegrasi, dan sekolah Garuda termasuk yang disebut dalam rencana tersebut.
Kesempatan mengikuti seleksi PNS menjadi salah satu poin yang disampaikan untuk guru P3K. Pendaftaran diperkirakan berlangsung pada awal 2027, meski rincian mengenai mekanisme seleksi belum dijelaskan dalam transkrip.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu 2027, 231 Ribu Guru Dapat Kepastian
Begitu pula dengan proses perubahan P3K paruh waktu menjadi P3K penuh waktu. Transkrip hanya menyebut adanya pemberian kesempatan dan rencana pelaksanaan, tanpa menjelaskan tahapan teknis, persyaratan, maupun jadwal rinci.
Dengan demikian, dua informasi utama yang disampaikan adalah rencana pemberian kesempatan bagi P3K paruh waktu untuk menjadi P3K penuh waktu dan kesempatan bagi guru P3K mengikuti seleksi PNS.
Pemerintah juga menyiapkan proyeksi kebutuhan guru nasional sebanyak 526.689 formasi. Kebutuhan tersebut diarahkan untuk berbagai lingkungan pendidikan, termasuk Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sekolah rakyat, sekolah terintegrasi, serta sekolah Garuda.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : pikiran rakyat