TPP 13 2026 Cair di Riau, Guru Daerah Lain Masih Tunggu Kepastian

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 17:00 WIB
TPP 13 2026 mulai cair di sejumlah wilayah Riau. Guru di daerah lain masih menunggu kepastian karena pencairan bergantung pada kemampuan fiskal daerah. (Gemini AI)
TPP 13 2026 mulai cair di sejumlah wilayah Riau. Guru di daerah lain masih menunggu kepastian karena pencairan bergantung pada kemampuan fiskal daerah. (Gemini AI)

JAKARTA - TPP 13 2026 mulai dicairkan di sejumlah wilayah Riau untuk ASN, termasuk guru. Namun, pencairan ini tidak berlaku seragam karena pemberian tambahan penghasilan bergantung pada kemampuan anggaran dan kapasitas fiskal masing-masing daerah.

Informasi pencairan TPP 13 tersebut muncul dari postingan guru di sejumlah grup. Salah satu laporan menyebut TPP 13 sudah cair di Riau dan memastikan bahwa pembayaran yang dimaksud merupakan TPP tahun 2026.

Informasi itu kemudian diperkuat dengan pemberitaan mengenai pemerintah daerah di Riau yang menyiapkan tambahan penghasilan terkait gaji ke-13. Salah satunya menyebut Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu masih memproses TPP yang menyusul pembayaran gaji ke-13.

Baca Juga: TPG Agustus 2026 Disebut Cair Minggu, Mayoritas Guru Non-ASN Sudah Terima

Informasi lain menyebut Pemerintah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau telah menganggarkan TPP 13 bagi ASN. Guru ASN termasuk dalam kelompok yang dapat menerima tambahan tersebut apabila daerah memiliki anggaran dan menerapkan kebijakan itu.

TPP 13 tidak berlaku di semua daerah

Guru perlu memahami bahwa TPP 13 bukan tunjangan yang otomatis diterima seluruh ASN di Indonesia. Pemberiannya sangat bergantung pada kebijakan dan kemampuan anggaran pemerintah daerah.

Dalam video disebutkan, aturan mengenai gaji ke-13 tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026. Pada Pasal 9 ayat 2, komponen gaji ke-13 dan tunjangan hari raya bagi PNS serta PPPK yang gaji pokoknya bersumber dari APBD dapat mencakup tambahan penghasilan.

Baca Juga: TPG Agustus 2026 Diperkirakan Cair Akhir Agustus, Guru Berpeluang Terima Dua Bulan Sekaligus

Tambahan penghasilan tersebut disebut paling banyak sebesar yang diterima dalam satu bulan. Karena itu, daerah yang memiliki kemampuan fiskal dapat menyediakan komponen tambahan penghasilan tersebut.

Sementara bagi guru yang gaji pokoknya bersumber dari APBD tetapi tidak menerima tambahan penghasilan, terdapat ketentuan lain. Dalam video dijelaskan bahwa guru dapat diberikan tunjangan profesi guru atau tambahan penghasilan guru ASN yang diterima dalam satu bulan.

Pemberian tersebut tetap memperhatikan kemampuan dan kapasitas fiskal daerah.

Baca Juga: TPG Agustus 2026 Diperkirakan Cair 27 Agustus, Guru Berpeluang Terima Dua Bulan Sekaligus

Adapun guru dan dosen yang gaji pokoknya bersumber dari APBN dan tidak menerima tunjangan kinerja memiliki ketentuan berbeda. Mereka dapat diberikan tunjangan profesi guru atau tunjangan profesi dosen yang diterima dalam satu bulan.

Ketentuan tersebut menjadi alasan mengapa skema penerimaan guru di setiap daerah tidak selalu sama.

Tambahan TPG masih ditunggu

Dalam video disebutkan bahwa pada 2025 terdapat guru di sejumlah daerah yang menerima tambahan tunjangan sertifikasi. Tambahan tersebut berasal dari komponen satu bulan untuk gaji ke-13 dan satu bulan untuk THR.

Baca Juga: TPG Agustus 2026 Diperkirakan Cair 27 Agustus, Guru Berpeluang Terima Dua Bulan Sekaligus

Kondisi itu kemudian menjadi harapan bagi guru yang daerahnya tidak memiliki TPP. Mereka menunggu kepastian apakah pada 2026 akan kembali memperoleh tambahan TPG dengan skema serupa.

Namun, hingga informasi tersebut disampaikan, perkembangan mengenai tambahan TPG 100 persen untuk guru bersertifikasi disebut masih belum tersedia. Penelusuran terhadap perkembangan dari kementerian juga belum menemukan informasi terbaru terkait kebijakan tersebut.

Dorongan agar mekanisme penyaluran diperbaiki juga datang dari DPR RI. Dalam pembahasan yang dikutip pada video, anggota Komisi X DPR RI menyoroti adanya daerah yang pada tahun sebelumnya tidak menyalurkan dana tambahan kepada guru.

Baca Juga: TPG Agustus 2026 Diperkirakan Cair 27 Agustus, Guru Berpeluang Terima Dua Bulan Sekaligus

Masalah yang disoroti berkaitan dengan mekanisme penyaluran dana dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Dana tersebut tidak langsung diterima guru, sehingga masih bergantung pada proses di daerah.

Disebutkan pula ada daerah yang tidak mendapatkan dana karena persoalan administrasi. Ada pula dana yang sudah masuk ke pemerintah daerah tetapi tidak disalurkan kepada guru.

“Bapak, pemerintah daerah minta maaf tidak menyalurkan kepada guru-gurunya,” demikian bagian pernyataan yang disampaikan dalam pembahasan tersebut.

Baca Juga: TPG Juli dan Agustus 2026 Mulai Cair Bertahap, Ini Penyebab Guru Belum Menerima

Persoalan tersebut kemudian mendorong adanya usulan agar pencairan dapat dilakukan langsung dari pusat kepada guru. Mekanisme itu dinilai dapat mengurangi kendala yang terjadi ketika dana terlebih dahulu masuk ke pemerintah daerah.

Bagi guru di Riau, kabar TPP 13 2026 menjadi kabar positif karena sejumlah laporan menyebut pencairan telah berlangsung. Namun, guru di daerah lain belum bisa menyamakan pencairannya karena kebijakan tambahan penghasilan tetap terkait dengan kemampuan fiskal pemerintah daerah.

Sementara itu, kepastian mengenai tambahan TPG bagi guru bersertifikasi di daerah yang tidak memiliki TPP masih menjadi hal yang ditunggu. Hingga informasi dalam video tersebut disampaikan, belum ada perkembangan baru yang memastikan pemberian tambahan tersebut.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : Guru Abad 21
TPP Guru TPP 13 2026 Guru ASN gaji ke-13 Tunjangan Profesi Guru