JAKARTA - SKTP non-ASN periode Juli mulai terbit di Info GTK untuk sebagian guru. Namun, pada saat yang sama masih ada guru yang belum mendapatkan status valid. Kondisi tersebut salah satunya dapat terjadi karena data terbaru dari Dapodik belum terbaca oleh sistem Info GTK.
Informasi itu disampaikan dalam video Ngapak Media yang membahas perkembangan SKTP non-ASN di Info GTK. Dalam penjelasannya, disebutkan bahwa sudah ada guru non-ASN yang melaporkan SKTP periode Juli mereka telah terbit. Akan tetapi, tidak semua guru mengalami kondisi yang sama.
Pembuat video juga menunjukkan data salah satu guru yang masih belum valid. Pada tampilan Info GTK, bagian yang belum memenuhi validasi terdapat pada proses beban mengajar.
Padahal, data Dapodik disebut sudah disinkronkan sebanyak dua kali. Sinkronisasi dilakukan pada tanggal 27 dan 28. Namun, data yang terbaca di Info GTK masih menunjukkan pembaruan terakhir pada tanggal 23.
Perbedaan waktu pembaruan tersebut menjadi salah satu alasan data beban mengajar belum muncul di Info GTK. Dengan kata lain, data yang sudah dikirim melalui Dapodik belum langsung terbaca oleh sistem tujuan.
Jam Mengajar Masih Nol
Salah satu cara untuk mengetahui apakah data pembelajaran sudah terbaca adalah dengan melihat bagian beban mengajar di Info GTK.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Begini Sikap Menteri Keuangan yang Baru
Dalam contoh yang ditampilkan, jam mengajar masih menunjukkan angka 0. Data jam mengajar linear juga masih 0. Sementara tugas tambahan dan tugas tambahan linear juga tercatat 0.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kiriman data pembelajaran dari Dapodik belum diterima atau belum terbaca oleh Info GTK pada saat pengecekan dilakukan.
Pembuat video menjelaskan bahwa data Dapodik sebenarnya sudah dikirim pada tanggal 27 dan 28. Namun, Info GTK masih menggunakan data hasil pembaruan tanggal 23. Karena itu, guru yang mengalami kondisi serupa diminta tidak langsung panik.
Apabila data jam mengajar sudah muncul, guru dapat melakukan pengecekan lebih lanjut. Biasanya, informasi mengenai rombongan belajar atau rombel yang diampu juga akan terlihat pada bagian tersebut.
Hal ini dapat menjadi salah satu petunjuk untuk memastikan data pembelajaran sudah masuk ke sistem.
Guru Diminta Menunggu Jika Sudah Sinkron
Bagi guru yang Dapodiknya sudah disinkronkan tetapi SKTP non-ASN belum terbit atau statusnya belum valid, pembuat video menyarankan agar menunggu proses pembaruan data.
Baca Juga: TPG September 2026 Mulai Diproses, Kabar THR 100 Persen Diminta Tak Langsung Dipercaya
Sementara bagi yang belum melakukan sinkronisasi, proses tersebut diminta segera dilakukan setelah data dipastikan sesuai.
Dalam video, guru juga diimbau tidak menyalahkan operator ketika status belum valid. Sebab, proses pengiriman dan pembacaan data memiliki tahapan masing-masing.
Selain persoalan pembacaan data, operator juga disebut sedang menghadapi maintenance Dapodik. Dalam informasi pada video, maintenance tersebut berlangsung hingga 2 Agustus dan berkaitan dengan sejumlah layanan pada laman Dapodik, termasuk data peserta didik dan layanan lainnya.
Kondisi tersebut membuat sebagian operator belum dapat melakukan sinkronisasi karena masih menghadapi kendala, termasuk data yang berstatus invalid.
Untuk guru yang belum dapat melakukan sinkronisasi karena kendala tersebut, pembuat video meminta agar tetap bersabar. Ia juga menyampaikan bahwa terdapat kemungkinan data yang belum masuk dapat dirapel setelah prosesnya berjalan kembali.
Intinya, perbedaan status SKTP non-ASN di Info GTK tidak selalu berarti terdapat kesalahan pada data guru. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah apakah data terbaru dari Dapodik sudah diterima dan terbaca oleh Info GTK.
Karena itu, guru yang sudah melakukan sinkronisasi tetapi datanya belum berubah dapat mengecek tanggal pembaruan serta bagian jam mengajar. Jika data belum muncul, proses pembaruan masih perlu ditunggu.
Editor : Maylanni Diana Fitri