Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Warga Tulungagung Wajib Tahu! Ada 7 Aturan Keselamatan Berkendara yang Sering Diabaikan

Rinto Wahyu Hidayat • Rabu, 25 Juni 2025 | 04:00 WIB
Menjaga keselamatan di jalan merupakan hal penting yang tetap harus diperhatikan warga Tulungagung.
Menjaga keselamatan di jalan merupakan hal penting yang tetap harus diperhatikan warga Tulungagung.

TULUNGAGUNG – Di tengah padatnya arus lalu lintas di kota maupun desa, keselamatan berkendara menjadi hal utama yang harus diperhatikan oleh setiap warga Tulungagung.

Namun faktanya, masih banyak pengendara di Tulungagung yang belum sepenuhnya memahami atau bahkan mengabaikan aturan-aturan dasar dalam berkendara.

Menjaga keselamatan di jalan merupakan hal penting yang tetap harus diperhatikan warga Tulungagung.    

1. Gunakan Helm Standar SNI, Bukan Sekadar Gaya.

Masih banyak pengendara motor di Tulungagung yang memakai helm hanya untuk menghindari tilang, bukan demi keselamatan.

Padahal helm SNI dengan pengunci yang benar bisa menyelamatkan nyawa saat terjadi kecelakaan.

Tips: Pilih helm full-face atau half-face berkualitas dan selalu kencangkan tali pengamannya!

2. Jangan Main HP Saat Berkendara.

Fenomena ini makin marak, terutama di kawasan perkotaan Tulungagung seperti sekitar Pasar Ngemplak atau Simpang Empat Tamanan.

Menggunakan ponsel saat menyetir atau mengendarai motor mengurangi konsentrasi hingga 70%, dan bisa menyebabkan kecelakaan fatal.

Gunakan fitur hands-free jika sangat mendesak, atau menepilah sejenak untuk membalas pesan.

3. Periksa Kondisi Kendaraan Sebelum Jalan.

Jangan remehkan pengecekan rutin seperti tekanan angin ban, lampu sein, rem, dan oli.

Di Tulungagung yang wilayahnya banyak jalan naik-turun seperti ke arah Pagerwojo atau Sendang, rem yang bermasalah bisa jadi bencana.
- Lakukan servis berkala setiap 5.000 km di bengkel terpercaya.

4. Gunakan Lampu Sein dan Spion Sebagaimana Mestinya.

Membelok tanpa memberi tanda sering menyebabkan tabrakan kecil.

Di jalur padat seperti Jl. Pahlawan Tulungagung, penggunaan lampu sein dan spion sangat krusial agar pengendara lain bisa mengantisipasi gerakan Anda.

Sein bukan aksesori, itu alat komunikasi di jalan.

5. Taati Batas Kecepatan dan Marka Jalan.

Banyak jalan di Tulungagung yang belum terlalu lebar namun sering dipacu kencang, terutama malam hari.

Padahal batas kecepatan ditentukan demi keamanan bersama.
- Jalan lurus bukan berarti bebas ngebut!

6. Hormati Pejalan Kaki dan Pengguna Jalan Lain.

Masih banyak pengendara yang kurang memperhatikan zebra cross dan tidak memberi jalan kepada penyebrang.

Edukasi tentang ini penting, terutama bagi generasi muda Tulungagung yang baru belajar mengemudi.
- Budayakan saling memberi jalan.

7. Jangan Berkendara dalam Kondisi Lelah atau Mengantuk.

Jalanan Tulungagung bisa menipu: terlihat sepi, tapi tiba-tiba ada kendaraan keluar dari gang kecil.

Jika mengantuk atau kelelahan, jangan paksakan berkendara—lebih baik istirahat.
- Mengantuk? Parkir di tempat aman dan tidur sejenak.

"Keselamatan Bukan Pilihan, Tapi Kewajiban".
Sebagai warga Tulungagung, mari bersama-sama menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman untuk semua.

Kecelakaan tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain. Mulailah dari hal kecil: taati aturan, hargai sesama pengguna jalan, dan jaga kendaraan Anda. (rin)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #Berkendara Aman dan Nyaman