Changan Lumin jadi mobil listrik termurah di Indonesia. Desain lucu, jarak tempuh 301 km, siap lawan Wuling Air ev.
Di tengah tren kendaraan listrik yang terus meningkat, kehadiran Changan Lumin menjadi alternatif baru bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil listrik dengan harga lebih terjangkau namun tetap bergaya.
Banyak pengamat menilai model ini punya potensi besar di pasar urban karena menggabungkan desain lucu, kabin praktis, dan biaya operasional rendah.
Desain Imut tapi Lebih Proporsional
Sekilas, Changan Lumin langsung menarik perhatian lewat tampilan depan dengan lampu bulat besar yang memberi kesan ramah dan modern. Bentuk lampu tersebut disebut menyerupai moon light dan menjadi identitas utama mobil ini.
Bagian samping tampil lebih bersih berkat penggunaan flush door handle atau gagang pintu rata bodi. Fitur ini jarang ditemukan di kelas city car listrik murah.
Selain itu, atap model floating roof membuat tampilan mobil terasa lebih premium. Velg 14 inci dengan dop model kipas juga menambah kesan futuristik.
Secara ukuran, Changan Lumin memiliki panjang sekitar 3,2 meter, lebar 1,7 meter, dan tinggi 1,6 meter. Proporsi tersebut membuat tampilannya disebut lebih menyerupai mobil sungguhan dibanding city car mini pada umumnya.
Disebut Rival Baru Wuling Air ev
Masuk ke segmen kendaraan listrik kompak, Changan Lumin otomatis akan berhadapan langsung dengan Wuling Air ev yang lebih dulu populer di Indonesia.
Namun, Lumin hadir dengan sejumlah keunggulan. Salah satunya adalah desain yang dianggap lebih stylish dan proporsional untuk konsumen muda.
Selain itu, model ini juga dibekali port pengisian AC dan DC fast charging. Kehadiran fast charging menjadi nilai tambah besar karena belum semua pesaing di kelas harga serupa memilikinya.
Jarak Tempuh Hingga 301 Kilometer
Untuk urusan performa, Changan Lumin memakai motor listrik di bagian depan dengan sistem penggerak roda depan atau front wheel drive.
Tenaga yang dihasilkan mencapai sekitar 46,5 horsepower. Memang bukan angka besar, namun dinilai cukup ideal untuk penggunaan harian di perkotaan.
Mobil ini dibekali baterai 28 kWh dengan jarak tempuh maksimal hingga 301 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Dengan kemampuan tersebut, Lumin dianggap cukup untuk kebutuhan bekerja, kuliah, antar jemput anak, hingga aktivitas harian tanpa harus sering mengisi baterai.
Kabin Ringkas, Tetap Muat Dewasa
Meski berukuran kompak, kabin Changan Lumin diklaim tetap nyaman. Pintu depan dibuat cukup panjang sehingga akses menuju kursi belakang terasa lebih mudah.
Baris kedua bahkan disebut masih cukup layak ditempati orang dewasa untuk perjalanan jarak dekat hingga menengah.
Hal ini menjadi poin penting karena banyak city car mini biasanya hanya nyaman untuk anak-anak atau penggunaan singkat.
Interior Warna Cerah dan Modern
Masuk ke dalam kabin, Changan Lumin menawarkan dua pilihan warna interior, yakni kombinasi hitam-beige serta ivory-orange.
Jok sudah dibalut material kulit sintetis dengan emboss nama Lumin. Seatbelt berwarna oranye memberi nuansa ceria dan berbeda dari mobil kebanyakan.
Dashboard masih didominasi material plastik, namun dipercantik aksen warna senada. Layar sentuh berukuran 14,5 inci menjadi pusat hiburan sekaligus pengaturan kendaraan.
Tersedia pula cup holder, ruang penyimpanan kecil, serta rem tangan manual yang menambah sensasi berkendara konvensional.
Cocok untuk Anak Muda dan Kota Besar
Dengan ukuran mungil, radius putar kecil, serta biaya operasional hemat, Changan Lumin diprediksi cocok untuk masyarakat perkotaan.
Mobil ini juga menyasar konsumen muda yang ingin kendaraan ramah lingkungan namun tetap bergaya dan menarik perhatian di jalan.
Jika harga resminya kompetitif, bukan tidak mungkin Changan Lumin menjadi penantang serius di segmen mobil listrik murah Indonesia.
Editor : Rangga Rizki Saputra