RADAR TULUNGAGUNG - Review motor listrik United RX6000 menjadi salah satu sorotan dalam gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMS) 2026.
Motor listrik bergaya offroad ini langsung mencuri perhatian berkat desain gagah dan spesifikasi yang cukup menjanjikan di kelasnya.
Dalam sesi test ride yang dilakukan di area pameran, motor ini menunjukkan karakter kuat sebagai kendaraan yang memang dirancang untuk medan berat.
Tidak seperti motor listrik perkotaan yang mengejar kecepatan tinggi, United RX6000 justru mengedepankan torsi besar dan stabilitas di jalur tidak rata.
Sejak pertama kali dinaiki, impresi awal langsung terasa. Dengan tinggi pengendara sekitar 170 cm, posisi duduk terasa cukup tinggi.
Hal ini menegaskan bahwa motor ini memang ditujukan untuk kebutuhan offroad, bukan sekadar penggunaan harian di jalanan aspal.
Spesifikasi Tangguh untuk Medan Offroad
Motor listrik United RX6000 dibekali dinamo berdaya 6 kW yang mampu menghasilkan torsi besar. Kecepatan maksimalnya mencapai 80 km/jam, angka yang cukup untuk kebutuhan eksplorasi medan berat.
Penggunaan ban ring 17 di bagian depan dan belakang semakin mempertegas karakter offroad-nya. Ditambah lagi dengan baterai berkapasitas 72V 40Ah, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 100 kilometer dalam sekali pengisian.
Panel instrumen yang disematkan juga tergolong modern. Terdapat tiga mode berkendara yang bisa dipilih, yakni mode 1, 2, dan 3. Mode ini memungkinkan pengendara menyesuaikan performa motor sesuai kebutuhan, mulai dari santai hingga agresif.
Selain itu, terdapat indikator RPM, baterai, odometer, dan kecepatan yang tampil cukup informatif. Meski unit yang diuji masih berstatus prototipe, fitur yang ditawarkan sudah cukup lengkap.
Fitur Unik dan Teknologi Modern
Salah satu hal menarik dari United RX6000 adalah kehadiran speaker yang mampu menghasilkan suara layaknya motor konvensional. Fitur ini memberikan sensasi berkendara yang berbeda, terutama bagi pengguna yang terbiasa dengan suara mesin.
Tak hanya itu, motor ini juga sudah mendukung sistem pengisian daya tipe T2, yang memungkinkan pengisian langsung di SPKLU. Selain itu, tersedia juga opsi home charging dengan sistem keamanan MCB 125 ampere.
Tombol-tombol kontrol pada setang dirancang sederhana namun fungsional. Mulai dari pengaturan mode, lampu, hingga tombol mundur tersedia untuk menunjang kenyamanan berkendara.
Performa Test Ride: Suspensi Jadi Bintang
Saat diuji di berbagai kondisi, termasuk jalan tidak rata dan lintasan basah, performa United RX6000 cukup mengesankan. Suspensi depan dan belakang menjadi salah satu keunggulan utama motor ini.
Handling terasa stabil, bahkan saat melewati jalur bergelombang. Suspensinya mampu meredam getaran dengan sangat baik, sehingga memberikan kenyamanan maksimal bagi pengendara.
Di sisi lain, performa torsi terasa paling optimal saat menggunakan mode 3. Akselerasi meningkat signifikan dan memberikan sensasi tenaga yang kuat, terutama saat melewati tanjakan atau medan berat.
Catatan Kekurangan dan Harga
Meski memiliki banyak kelebihan, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian. Salah satunya adalah sistem pengereman yang menggunakan pedal kaki, bukan tuas tangan seperti motor pada umumnya. Hal ini membutuhkan adaptasi, terutama bagi pengendara yang belum terbiasa.
Namun secara keseluruhan, build quality motor ini dinilai cukup baik. Dengan harga yang diperkirakan di bawah Rp50 juta, United RX6000 menjadi pilihan menarik bagi pecinta motor listrik offroad.
Dari hasil pengujian, motor ini bahkan mendapatkan nilai 90 dari 100. Nilai tersebut mencerminkan performa yang solid, terutama dari sisi suspensi, torsi, dan kualitas material.
Layak Dibeli untuk Pecinta Offroad?
Bagi Anda yang sedang mencari motor listrik dengan karakter kuat di medan offroad, United RX6000 bisa menjadi opsi yang patut dipertimbangkan. Dengan kombinasi harga terjangkau dan performa mumpuni, motor ini menawarkan value yang cukup tinggi di segmennya.
Ke depan, pengujian di jalan raya jarak jauh tentu akan semakin menarik untuk melihat sejauh mana kemampuan motor ini dalam penggunaan harian.
Editor : Krisna PambudiSumber : DIOLAH