JAKARTA – Pasar otomotif tanah air sedang mengalami pergeseran besar-besaran. Kendaraan ramah lingkungan tidak lagi sekadar tren, melainkan pilihan nyata bagi masyarakat. Berdasarkan data terbaru, daftar mobil listrik paling laris di Indonesia sepanjang Februari 2026 menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan. Penjualan kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) mencatatkan angka distribusi wholesales mencapai 12.272 unit, melonjak tajam dibanding bulan sebelumnya.
Dominasi merek asal Tiongkok menjadi sorotan utama dalam persaingan mobil listrik paling laris bulan ini. Persaingan harga yang semakin kompetitif dan fitur teknologi mutakhir membuat konsumen semakin yakin untuk beralih dari mobil konvensional. Nama-nama besar seperti BYD, Jaecoo, hingga Wuling terus bersaing ketat memperebutkan takhta di berbagai segmen, mulai dari city car yang ringkas hingga SUV premium yang mewah.
Keberhasilan BYD menempatkan beberapa modelnya dalam daftar mobil listrik paling laris membuktikan bahwa kepercayaan pasar terhadap teknologi baterai mereka sangat tinggi. Namun, kejutan datang dari pendatang baru yang langsung merangsek ke posisi atas, menggeser pemain lama yang sebelumnya mendominasi pasar EV (Electric Vehicle) di Indonesia. Berikut ulasan lengkap mengenai raksasa-raksasa listrik yang menguasai jalanan tanah air.
Baca Juga: 10 HP Terbaik Harga 1 Jutaan, Spek Ngebut Baterai Jumbo Cocok untuk Pelajar dan Ojol
BYD Atto 1 dan Jaecoo J5 EV Puncaki Klasemen
Posisi puncak klasemen bulan Februari 2026 berhasil diamankan oleh BYD Atto 1 dengan angka distribusi fantastis sebesar 3.700 unit. Mobil ini menjadi primadona baru bagi masyarakat perkotaan karena desainnya yang ringkas, modern, dan sangat efisien untuk penggunaan harian. BYD Atto 1 membuktikan bahwa mobil listrik yang praktis dan mudah dikendarai adalah kunci untuk memikat hati konsumen Indonesia.
Tak kalah mengejutkan, posisi kedua ditempati oleh Jaecoo J5 EV yang mencatatkan distribusi sebanyak 2.926 unit. Kehadiran Jaecoo di jajaran teratas menunjukkan bahwa pasar Indonesia sangat terbuka terhadap merek baru, asalkan menawarkan desain futuristis, fitur lengkap, dan harga yang masuk akal. Jaecoo J5 EV kini menjadi ancaman serius bagi dominasi merek-merek yang sudah lebih dulu mapan di tanah air.
Wuling dan Geely Perkuat Segmen Keluarga
Wuling Darion EV mengamankan posisi ketiga dengan angka 1.099 unit. Sebagai salah satu pelopor mobil listrik di Indonesia, Wuling melalui model Darion EV menyasar segmen kendaraan keluarga yang membutuhkan kenyamanan ekstra namun tetap praktis. Di posisi keempat, Geely EX2 menyusul dengan distribusi 776 unit, membuktikan bahwa pilihan di segmen harga terjangkau semakin beragam bagi konsumen.
Menariknya, BYD kembali memunculkan taringnya lewat model M6 di posisi kelima dengan 523 unit. Berbeda dengan Atto 1, BYD M6 lebih fokus pada kebutuhan keluarga yang memerlukan ruang kabin luas. Hal ini membuktikan bahwa mobil listrik kini sudah mampu mengakomodasi kebutuhan transportasi rombongan atau keluarga besar tanpa mengorbankan performa.
Baca Juga: Indomobil E-Motor QT Tanpa Sewa Baterai Bikin Heboh, Motor Listrik Rp15 Juta Ini Siap Guncang Pasar
Dominasi SUV Listrik dan Persaingan Papan Tengah
Segmen SUV listrik terus menunjukkan tren positif. Aion UT menempati posisi keenam dengan 407 unit, disusul oleh BYD Sealion 7 di peringkat ketujuh dengan 343 unit. Sealion 7 menarik perhatian konsumen kelas atas yang menginginkan kesan gagah dan premium pada kendaraan listrik mereka. Sementara itu, di posisi kedelapan dan kesembilan, Aion 5 dan Geely EX5 berbagi angka yang sama kuat, yakni masing-masing 335 unit.
Daftar sepuluh besar ditutup oleh Denza D9 dengan perolehan 270 unit. Meski angkanya tidak sebanyak model entry-level, masuknya Denza D9 menunjukkan bahwa segmen MPV listrik premium mulai memiliki pangsa pasar yang stabil. Konsumen di segmen ini lebih mementingkan kenyamanan kelas satu dan pengalaman berkendara yang mewah.
Secara keseluruhan, pasar mobil listrik Indonesia pada tahun 2026 tidak lagi bergerak lambat. Dengan semakin banyaknya pilihan model dan infrastruktur pengisian daya yang kian luas, kendaraan listrik telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern.
Editor : Natasha Eka Safrina