TULUNGAGUNG - Review Overero Star 3 Lit menarik perhatian pecinta kendaraan listrik setelah sepeda listrik bergaya sporty tersebut diperkenalkan dengan berbagai fitur premium dan baterai lithium berdaya jelajah hingga 120 kilometer. Dengan harga Rp9 jutaan, Overero Star 3 Lit disebut membawa spesifikasi yang berada di atas rata-rata sepeda listrik pada umumnya.
Dalam video review yang diunggah kanal otomotif di YouTube, Overero Star 3 Lit tampil dengan desain modern bergaya motor listrik premium. Tampilan sporty dan bodi yang terkesan gagah membuat banyak orang sulit membedakan apakah kendaraan ini termasuk motor listrik atau sepeda listrik.
Keyword Overero Star 3 Lit kini mulai banyak dicari karena menawarkan kombinasi desain keren, fitur lengkap, dan baterai lithium yang diklaim lebih awet dibanding baterai SLA biasa.
“Ini sudah menggunakan baterai lithium, jadi lebih awet dan jarak tempuhnya lebih jauh,” ujar reviewer dalam video tersebut.
Desain Overero Star 3 Lit Bergaya Sporty
Secara tampilan, Overero Star 3 Lit memiliki desain agresif dengan banyak lekukan bodi yang membuatnya terlihat modern. Bagian depan dilengkapi lampu LED dengan model dual projector serta DRL yang menambah kesan futuristik.
Reviewer menyebut build quality kendaraan ini cukup baik meski sebagian besar materialnya menggunakan plastik. Namun, plastik yang digunakan terasa kokoh dan tidak mudah lentur.
Di bagian kaki-kaki, sepeda listrik ini memakai ban ukuran 10 inci dengan profil cukup lebar. Suspensi depan sudah menggunakan sistem hidrolik sehingga memberikan kenyamanan lebih saat melewati jalan paving atau permukaan tidak rata.
Tak hanya itu, sistem pengereman depan dan belakang juga sudah menggunakan rem cakram. Fitur ini dinilai meningkatkan keamanan pengendara ketika harus melakukan pengereman mendadak.
Dibekali Motor 1000 Watt dan Dua Baterai Lithium
Salah satu daya tarik utama Overero Star 3 Lit adalah penggunaan motor listrik berkekuatan 1000 watt atau 1 kW. Tenaga tersebut membuat kendaraan terasa lebih responsif dibanding sepeda listrik biasa.
Untuk sumber daya, Overero Star 3 Lit dibekali dua baterai lithium 48V 24Ah. Satu baterai ditempatkan di bagian bawah bodi, sementara baterai kedua tersimpan di dalam bagasi sebagai cadangan.
Reviewer menjelaskan bahwa sistem baterai bekerja secara bergantian menggunakan switch MCB. Ketika baterai utama habis, pengguna bisa langsung beralih ke baterai kedua.
Dalam kondisi penuh, satu baterai diklaim mampu menempuh jarak sekitar 70 kilometer. Jika kedua baterai digunakan sekaligus, total daya jelajahnya bisa mencapai sekitar 120 kilometer.
“Untuk ukuran sepeda listrik, ini jauh banget,” kata reviewer.
Fitur Modern dan Sistem NFC
Selain performa, Overero Star 3 Lit juga dilengkapi sejumlah fitur modern yang jarang ditemukan pada sepeda listrik di kelasnya. Salah satunya adalah sistem NFC untuk menyalakan kendaraan tanpa anak kunci konvensional.
Pengguna cukup menempelkan kartu NFC di area panel display agar kendaraan bisa aktif. Selain NFC, kendaraan juga dapat dinyalakan menggunakan remote maupun kunci manual yang disimpan di bagasi belakang.
Tersedia pula fitur USB charging untuk mengisi daya smartphone saat perjalanan, tombol hazard, reverse mode untuk parkir, hingga mode emergency repair ketika throttle mengalami masalah akibat hujan.
Panel instrumen digital menampilkan informasi baterai, speed level, odometer, hingga indikator penggunaan baterai pertama dan kedua.
Baca Juga: 365 JCH Tulungagung Masuk Kategori Risiko Tinggi, Bakal Diawasi Ketat Saat Haji 2026
Nyaman Dipakai Harian hingga Tanjakan
Saat diuji coba di area perkantoran dan tanjakan basement, Overero Star 3 Lit mampu melaju dengan cukup baik. Reviewer bahkan mencoba berhenti di tanjakan curam lalu kembali menarik gas dari posisi diam.
Hasilnya, kendaraan masih mampu menanjak tanpa kendala berarti.
Suspensinya juga disebut lebih empuk dibanding sepeda listrik pada umumnya. Handling kendaraan terasa stabil dan nyaman digunakan untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak menengah.
Overero Star 3 Lit memiliki tiga mode kecepatan dengan top speed berbeda. Mode pertama dibatasi sekitar 39 km/jam, mode kedua mencapai 47 km/jam, sedangkan mode ketiga mampu menyentuh sekitar 55 km/jam tanpa beban.
Dengan berbagai fitur tersebut, sepeda listrik ini dinilai cocok untuk pekerja kantoran, pelajar, hingga pengguna yang ingin beralih ke kendaraan listrik hemat biaya operasional.
Editor : Axsha Zazhika