Radar Tulungagung – Motor listrik NIU NQi hasil modifikasi sukses mencuri perhatian pengunjung dalam gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024. Tampil dengan bodi standar layaknya motor pabrikan, kendaraan listrik ini ternyata menyimpan performa buas berkat ubahan pada sektor dinamo, baterai hingga controller.
Motor listrik NIU NQi modifikasi tersebut dipamerkan oleh Tix EV Shop dan langsung menjadi sorotan para pecinta otomotif listrik. Meski tampilan luarnya terlihat sederhana dan masih mempertahankan desain asli pabrikan, spek di bagian dalam motor sudah mengalami perubahan besar.
Reviewer otomotif yang mencoba langsung motor tersebut mengaku terkejut dengan karakter akselerasinya. Bahkan motor ini disebut bukan untuk pengendara sembarangan karena tenaga yang dihasilkan sangat agresif.
“Speed satu, speed dua sampai speed tiga benar-benar beda. Saat dibuka penuh, akselerasinya ngejambak banget,” ujar reviewer saat melakukan test ride di area IMOS 2024.
Baca Juga: Motor Listrik Niu Resmi Mejeng di IIMS 2022, Harga Mulai Rp30 Jutaan, Sekali Cas Bisa Tempuh 75 Km
Tampil Standar Tapi Spek Sudah Full Upgrade
Secara tampilan luar, motor listrik NIU NQi ini memang masih terlihat seperti versi standar bawaan pabrik. Namun hampir seluruh komponen penting sudah diganti menggunakan part aftermarket performa tinggi.
Beberapa sektor yang mendapat ubahan meliputi dinamo, controller, baterai, sistem pengereman, throttle gas hingga swing arm. Seluruh spesifikasi lengkap disebut telah disematkan oleh pemilik motor melalui modifikasi khusus.
Meski demikian, motor tetap mempertahankan desain khas NIU NQi yang minimalis dan futuristik. Hal itu membuat tampilannya tidak terlalu mencolok di jalan raya meski performanya jauh berbeda dibanding versi standar.
Diklaim Masih Dipakai Harian
Menariknya, pemilik motor menyebut kendaraan listrik tersebut masih digunakan untuk kebutuhan harian. Namun reviewer menilai performanya sudah masuk kategori motor listrik kencang sehingga membutuhkan skill berkendara yang baik.
Menurut pengakuan reviewer, tenaga motor terasa sangat responsif terutama saat mode kecepatan tertinggi diaktifkan.
“Ini motor bukan buat sembarang orang yang bawa. Salah sedikit langsung ngejabak,” katanya.
Meski memiliki performa tinggi, kenyamanan berkendara tetap terasa cukup baik. Posisi stang yang lebih tinggi membuat riding position lebih nyaman dibanding beberapa motor listrik performa lain yang pernah dicoba reviewer sebelumnya.
Dengan tinggi badan sekitar 183 cm, reviewer mengaku posisi duduk dan handling motor masih terasa ergonomis untuk penggunaan harian.
Suspensi dan Handling Dinilai Nyaman
Dalam sesi test ride yang dilakukan di area pameran IMOS 2024, reviewer memang tidak bisa memaksimalkan kecepatan motor karena kondisi lokasi yang cukup padat. Meski begitu, handling dan kenyamanan suspensi masih sempat diuji.
Hasilnya, motor listrik NIU NQi modifikasi tersebut dinilai tetap nyaman digunakan meski memiliki tenaga besar. Suspensi bekerja cukup baik untuk meredam getaran saat melintasi area pameran.
Karakter motor juga dianggap masih cocok dipakai harian karena posisi berkendara tidak terlalu ekstrem.
“Kalau buat harian, ini motor proper banget,” ujarnya.
Modifikasi Harus Diimbangi Sistem Pengereman
Reviewer juga mengingatkan bahwa modifikasi motor listrik performa tinggi harus diimbangi sistem pengereman yang mumpuni. Pasalnya akselerasi motor listrik terkenal instan dan memiliki torsi besar sejak putaran awal.
Karena itu sektor pengereman menjadi bagian penting agar keamanan pengendara tetap terjaga saat berkendara dengan motor listrik berperforma tinggi.
Fenomena modifikasi motor listrik sendiri kini mulai berkembang di Indonesia seiring meningkatnya popularitas kendaraan listrik. Banyak bengkel spesialis mulai menghadirkan upgrade performa untuk motor listrik agar mampu menghasilkan tenaga lebih besar tanpa mengubah tampilan luar.
Kehadiran motor listrik NIU NQi modifikasi di IMOS 2024 menjadi bukti bahwa kendaraan listrik kini bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga mulai masuk ke dunia performa dan modifikasi ekstrem.
Editor : Maylanni Diana Fitri