RADAR TULUNGAGUNG- Kehadiran Citroen eC3 kembali mengguncang pasar otomotif nasional dengan menawarkan mobil listrik terjangkau yang menyasar segmen entry level. Citroen eC3 menjadi sorotan karena mengusung konsep konversi dari Citroen C3 berbahan bakar bensin menjadi kendaraan listrik penuh tanpa mengorbankan garansi pabrikan.
Mobil ini diposisikan sebagai salah satu kendaraan listrik paling murah di Indonesia saat ini, dengan banderol di kisaran Rp300 jutaan. Meski tidak semurah beberapa kompetitor tertentu, Citroen eC3 tetap menarik perhatian karena mengusung kombinasi desain atraktif, biaya operasional rendah, dan klaim efisiensi energi yang cukup menjanjikan.
Dalam pengujian jarak jauh yang dilakukan, Citroen eC3 menunjukkan karakter sebagai mobil listrik perkotaan yang ekonomis namun tetap memiliki keterbatasan di beberapa aspek teknis. Mulai dari performa, sistem pengisian daya, hingga kenyamanan berkendara, seluruhnya menjadi bahan evaluasi penting bagi calon konsumen.
Baca Juga: Daihatsu Sigra 2026 Diprediksi Makin Modern, Lampu LED Smokey hingga Kabin Full Hitam Jadi Sorotan
Desain dan Konsep Konversi Citroen eC3
Secara tampilan, Citroen eC3 masih sangat mirip dengan versi C3 bermesin bensin. Hal ini karena platform yang digunakan memang bukan murni EV dari awal, melainkan hasil konversi pabrikan. Desainnya tetap mempertahankan karakter muda dengan dua warna bodi, velg 15 inci, serta detail sederhana namun atraktif.
Tidak seperti mobil listrik modern lain, grille depan Citroen eC3 masih dibiarkan terbuka dan tidak sepenuhnya tertutup. Identitas listrik hanya ditandai logo khas Citroen dengan aksen biru di bagian depan.
Baca Juga: Daihatsu Sigra 2026 Diprediksi Makin Modern, Lampu LED Smokey hingga Kabin Full Hitam Jadi Sorotan
Performa Motor Listrik dan Baterai
Dari sisi teknis, Citroen eC3 dibekali motor listrik bertenaga sekitar 56 HP dengan torsi 143 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan tanpa transmisi seperti mobil konvensional.
Baterai yang digunakan memiliki kapasitas sekitar 29,2 kWh. Dalam pengujian, mobil ini mampu mencapai kecepatan 0–100 km/jam dalam waktu sekitar 16 detik, menunjukkan karakter yang lebih cocok untuk penggunaan dalam kota dibanding perjalanan jarak jauh.
Sistem Pengisian Daya
Untuk pengisian daya, Citroen eC3 mendukung AC charging sekitar 7 kW yang membutuhkan waktu 4–5 jam untuk penuh. Sementara fast charging DC hanya tersedia hingga sekitar 22 kW, yang membuat pengisian 10–80 persen memakan waktu sekitar 1 jam.
Meski masih lebih lambat dibanding beberapa kompetitor baru, sistem ini dinilai cukup untuk kebutuhan harian di perkotaan.
Interior Sederhana dengan Fitur Dasar
Masuk ke kabin, Citroen eC3 menawarkan interior yang cukup sederhana. Panel instrumen masih menggunakan layar digital monokrom yang dianggap kurang modern dibanding kompetitor lain.
Namun, mobil ini sudah dilengkapi layar infotainment yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay. Layout kabin didominasi material keras, dengan beberapa ruang penyimpanan terbuka serta USB port untuk penumpang depan dan belakang.
Kenyamanan dan Pengendalian
Salah satu keunggulan utama Citroen eC3 adalah kenyamanan suspensinya. Mobil ini mampu meredam getaran jalan dengan cukup baik, sehingga terasa nyaman untuk penggunaan harian.
Namun, karakter suspensi yang empuk membuat respons kemudi tidak terlalu tajam. Meski demikian, stabilitas masih terjaga dan mobil tetap mudah dikendalikan di kecepatan rendah hingga menengah.
Konsumsi Energi dan Jarak Tempuh
Dalam pengujian, konsumsi energi Citroen eC3 tercatat sekitar 9 km/kWh. Angka ini menghasilkan jarak tempuh realistis sekitar 250 km, lebih rendah dari klaim pabrikan yang mencapai sekitar 320 km.
Dengan hasil tersebut, mobil ini lebih ideal digunakan di area perkotaan dibanding perjalanan luar kota yang membutuhkan jarak lebih panjang dan waktu pengisian cepat.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Citroen eC3 merupakan mobil listrik entry level yang menawarkan kenyamanan suspensi dan biaya operasional rendah. Namun, keterbatasan pada fitur, sistem pengisian daya, dan efisiensi real-world membuatnya lebih cocok sebagai kendaraan urban.
Baca Juga: Review Daihatsu Sigra 2026: Mobil Keluarga Murah dengan Desain Modern, Kabin Luas, dan Fitur Lengkap
Editor : Cholifatun Nisak