RADAR TULUNGAGUNG- Kehadiran Citroen eC3 di pasar mobil listrik Indonesia kembali menjadi sorotan setelah sejumlah pengujian mengungkap kombinasi menarik antara kenyamanan berkendara dan keterbatasan fitur yang cukup signifikan. Citroen eC3 disebut sebagai salah satu mobil listrik entry level yang menawarkan sensasi “fun to drive”, namun tetap menyimpan sejumlah catatan penting yang perlu diperhatikan calon konsumen.
Di tengah persaingan mobil listrik yang semakin ketat, Citroen eC3 hadir dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibanding beberapa kompetitor di kelasnya. Meski demikian, mobil ini tidak sepenuhnya sempurna, terutama jika dilihat dari sisi teknologi dan kelengkapan fitur interior yang masih sederhana.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa Citroen eC3 lebih cocok digunakan sebagai kendaraan harian di perkotaan. Karakter berkendara yang ringan, responsif, serta ukuran bodi yang kompak membuatnya mudah dikendalikan di berbagai kondisi jalan, termasuk jalan sempit dan lalu lintas padat.
Sensasi Fun to Drive Jadi Keunggulan Utama
Salah satu nilai jual utama Citroen eC3 adalah pengalaman berkendara yang menyenangkan. Mobil ini memiliki torsi instan khas kendaraan listrik, sehingga akselerasi terasa responsif terutama di kecepatan rendah hingga menengah.
Pengendalian setir juga dinilai cukup baik, meskipun belum dilengkapi fitur tilt dan telescopic steering. Meski begitu, visibilitas yang luas serta posisi duduk yang masih dapat diatur naik turun memberikan kenyamanan tambahan bagi pengemudi.
Mobil ini juga terbukti cukup stabil saat digunakan di berbagai kondisi jalan, mulai dari tol, jalan mulus kawasan perkotaan, hingga jalan yang tidak rata. Karakter ini membuatnya digambarkan seperti mobil Eropa yang mengutamakan kenyamanan dan kestabilan.
Suspensi Nyaman Jadi Poin Kuat Citroen eC3
Keunggulan lain dari Citroen eC3 terletak pada sektor suspensi. Mobil ini menawarkan karakter bantingan yang seimbang, tidak terlalu empuk namun juga tidak keras. Hasilnya, perjalanan terasa lebih nyaman tanpa membuat penumpang cepat lelah.
Suspensi ini menjadi salah satu faktor utama yang membuat Citroen eC3 tetap menarik di kelasnya, meskipun dari sisi interior dan fitur belum tergolong modern. Pengalaman berkendara tetap terasa dewasa dan stabil, terutama untuk penggunaan harian di dalam kota.
Baca Juga: Review Daihatsu Sigra 2026: Mobil Keluarga Murah dengan Desain Modern, Kabin Luas, dan Fitur Lengkap
Interior Sederhana dengan Fitur Minimalis
Masuk ke bagian kabin, Citroen eC3 langsung menunjukkan pendekatan desain yang sederhana. Panel instrumen digital yang digunakan dinilai sangat minimalis, bahkan dianggap kalah dibanding motor modern sekalipun dalam hal informasi yang ditampilkan.
Interior mobil ini juga tidak menampilkan kesan premium. Penggunaan material keras masih mendominasi, sementara fitur-fitur dasar seperti sistem keamanan dan pengaturan interior tergolong terbatas.
Beberapa kontrol seperti tombol jendela yang ditempatkan di posisi tengah serta sistem penguncian yang masih konvensional menjadi catatan tersendiri bagi pengguna yang mengharapkan kenyamanan modern.
Baterai dan Jarak Tempuh Jadi Sorotan
Dari sisi teknis, Citroen eC3 dibekali baterai berkapasitas di bawah 30 kWh. Kapasitas ini membuat jarak tempuh realistis berada di kisaran sekitar 250–300 kilometer dalam kondisi penggunaan normal.
Untuk pengisian daya, mobil ini membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mengisi dari 10 hingga 80 persen menggunakan fast charging. Namun, pengisian penuh dari 80 hingga 100 persen membutuhkan waktu lebih lama.
Keterbatasan ini membuat Citroen eC3 lebih ideal digunakan untuk mobilitas dalam kota, bukan perjalanan jarak jauh yang membutuhkan efisiensi waktu pengisian lebih tinggi.
Kekurangan: Fitur, Assist, dan Ergonomi
Beberapa kekurangan yang mencolok dari Citroen eC3 adalah absennya fitur seperti hill start assist, sistem instrument cluster yang sangat sederhana, serta ergonomi yang belum sepenuhnya modern.
Selain itu, sistem perpindahan mode berkendara juga dinilai kurang praktis karena membutuhkan beberapa langkah yang tidak intuitif. Hal ini dapat mengganggu kenyamanan terutama dalam kondisi lalu lintas padat atau stop-and-go.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Citroen eC3 adalah mobil listrik yang menawarkan pengalaman berkendara menyenangkan dengan suspensi nyaman dan karakter lincah di perkotaan. Namun, keterbatasan pada fitur, teknologi, dan kapasitas baterai membuatnya belum sepenuhnya kompetitif dibanding rival di kelas yang sama.
Mobil ini tetap menjadi opsi menarik bagi konsumen yang mengutamakan kenyamanan berkendara dan harga lebih terjangkau, meski harus berkompromi dengan kelengkapan fitur modern.
Editor : Cholifatun Nisak