Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review United E-Bike 27,5 Inci, Sepeda Listrik Gunung Harga Rp8 Jutaan yang Bikin Nanjak Serasa Disundul Motor

Dinar Ananda Putri • Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37 WIB
United E-Bike 27,5 inci hadir dengan pedal assist, motor listrik responsif, dan harga Rp8 jutaan. Cocok buat gowes santai hingga nanjak.
United E-Bike 27,5 inci hadir dengan pedal assist, motor listrik responsif, dan harga Rp8 jutaan. Cocok buat gowes santai hingga nanjak.

 
RADAR TULUNGAGUNG - Tren sepeda listrik gunung atau e-bike semakin berkembang di Indonesia. Salah satu yang mulai mencuri perhatian adalah United E-Bike 27,5 inci yang menawarkan sensasi gowes ringan dengan bantuan motor listrik. Menariknya, harga sepeda listrik gunung ini masih tergolong ramah kantong, yakni di kisaran Rp8 jutaan.

Dalam sebuah ulasan YouTube, reviewer mencoba langsung United E-Bike terbaru yang baru masuk ke sebuah toko sepeda di Palu. Pengalaman pertama menjajal e-bike ini langsung menghadirkan sensasi berbeda dibanding MTB biasa, terutama saat melibas tanjakan.

Keyword utama “United E-Bike” menjadi sorotan karena produk ini hadir sebagai alternatif sepeda listrik gunung dengan harga lebih terjangkau dibanding e-bike premium yang bisa menyentuh puluhan juta rupiah.

Baca Juga: Tecno Pova Curve 5G Kuat Main Emulator PS2 dan Mobile Legends 100 FPS, Tapi Ada Satu Hal yang Bikin Gamer Kurang Nyaman

Desain Simpel dengan Baterai Tersembunyi

Secara tampilan, United E-Bike ini masih mengusung desain hardtail mountain bike modern. Frame menggunakan material alloy dengan ukuran roda 27,5 inci yang cocok untuk jalur aspal maupun trekking ringan.

Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah posisi baterai yang disembunyikan di dalam downtube frame. Desain ini membuat tampilan sepeda terlihat lebih rapi dan futuristis.

Fork depan menggunakan merek Bridge dengan travel sekitar 120 mm. Menariknya, fork tersebut sudah dilengkapi fitur lockout sehingga nyaman dipakai di jalan aspal tanpa banyak kehilangan tenaga akibat suspensi bergerak.

“Kalau buat ngebut di aspal, forknya bisa dilock jadi tenaga tidak kebuang,” ujar reviewer dalam videonya.

Pakai Sistem Pedal Assist, Bukan Motor Gas

Berbeda dengan motor listrik biasa, United E-Bike tetap mengandalkan kayuhan pedal untuk mengaktifkan tenaga motor. Sistem yang dipakai adalah pedal assist sensor.

Artinya, motor listrik baru bekerja saat pengendara mulai mengayuh pedal. Jadi sensasi bersepedanya masih terasa natural seperti MTB biasa, hanya saja jauh lebih ringan.

Motor penggerak berada di bagian hub roda belakang. Pengguna juga dapat memilih lima level bantuan tenaga sesuai kebutuhan, mulai dari mode ringan hingga paling agresif.

Saat mode assist dinaikkan ke level tinggi, tenaga motor terasa sangat responsif. Reviewer bahkan menggambarkan sensasinya seperti “disundul” dari belakang karena dorongan tenaga yang cukup kuat.

“Asli bahaya ini, kayak disundul-sundul,” katanya sambil tertawa saat mencoba mode tenaga lebih tinggi.

Drivetrain Shimano 8 Speed dan Ban Kenda

Untuk urusan drivetrain, United E-Bike memakai kombinasi komponen sederhana namun cukup fungsional. Sistem penggerak menggunakan single chainring di depan dan groupset Shimano 8 speed di belakang.

Sprocket belakang disebut memakai konfigurasi 11-34T yang masih cukup nyaman untuk kebutuhan tanjakan ringan hingga jalur perkotaan.

Sementara sektor pengereman masih menggunakan rem mekanik. Reviewer mengaku sistem rem bawaan sebenarnya masih cukup aman, namun akan lebih maksimal jika nantinya di-upgrade ke rem hidrolik.

Ban menggunakan merek Kenda dengan ukuran yang tidak terlalu besar sehingga tetap nyaman dipakai di jalan raya maupun jalur semi off-road.

Baca Juga: Harga Tecno Pova Curve 5G Turun Drastis Jadi Rp2,8 Juta, HP Curved 144Hz Ini Makin Worth It meski Punya Kekurangan

Sensasi Riding Bikin Ketagihan

Bagian paling menarik dari review ini tentu saat United E-Bike dibawa langsung ke jalur tanjakan dan area perbukitan. Di sinilah kemampuan pedal assist benar-benar terasa.

Saat mode assist diaktifkan, kayuhan menjadi jauh lebih ringan. Bahkan reviewer menyebut dirinya hampir tidak berkeringat meski melibas tanjakan yang biasanya cukup menguras tenaga.

Kecepatan sepeda juga mampu menyentuh angka 20 km/jam dengan mudah. Sensasi bantuan motor listrik membuat pengalaman gowes terasa lebih santai namun tetap menyenangkan.

“Kalau pakai e-bike ke kantor mungkin tidak bakal keringatan,” ujarnya.

Meski begitu, pengendara tetap diingatkan untuk berhati-hati karena bobot e-bike lebih berat dibanding MTB biasa. Sistem motor otomatis akan memutus tenaga ketika rem ditekan demi keamanan.

Harga Rp8 Jutaan Jadi Daya Tarik

Salah satu alasan United E-Bike mulai banyak dilirik tentu karena faktor harga. Reviewer menyebut sepeda listrik gunung ini dijual sekitar Rp8,8 jutaan.

Harga tersebut dianggap sangat menarik karena kebanyakan e-bike di pasaran masih berada di atas Rp10 juta hingga puluhan juta rupiah.

Selain itu, baterai dan motor juga sudah memiliki garansi resmi selama satu tahun. Jika sewaktu-waktu baterai mengalami masalah, pengguna disebut bisa menggantinya dengan unit resmi.

Dengan kombinasi harga terjangkau, desain modern, dan sensasi riding yang menyenangkan, United E-Bike berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pemula yang ingin mencoba dunia sepeda listrik gunung.

Baca Juga: Review United Manroland E-Bike 2022, MTB Listrik Harga di Bawah Rp10 Juta yang Bikin Nanjak Jadi Ringan

Editor : Dinar Ananda Putri
#United e-bike #sepeda listrik gunung #MTB listrik #E-bike United #Pedal assist