Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Motor AI Omo X Resmi Dipamerkan di Singapura, Bisa Jalan Sendiri dan Self Balancing, Disebut Tesla-nya Motor Masa Depan

Maylanni Diana Fitri • Rabu, 20 Mei 2026 | 18:12 WIB
Motor AI Omo X hadir dengan teknologi self balancing, adaptive cruise control, dan bisa jalan sendiri. Siap masuk Indonesia 2026.(pinterest)
Motor AI Omo X hadir dengan teknologi self balancing, adaptive cruise control, dan bisa jalan sendiri. Siap masuk Indonesia 2026.(pinterest)

Radar Tulungagung- Motor AI Omo X sukses mencuri perhatian publik dalam ajang Omo Global Tech Launch yang digelar di Jewel Changi Airport, Singapura. Kendaraan roda dua futuristik ini bukan sekadar motor listrik biasa, melainkan motor robot berteknologi tinggi yang mampu berjalan sendiri, menjaga keseimbangan otomatis atau self balancing, hingga memiliki fitur adaptive cruise control.

Kemunculan motor AI Omo X langsung menjadi sorotan pecinta otomotif dan teknologi. Pasalnya, kendaraan ini disebut-sebut sebagai “Tesla-nya motor” karena menggabungkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), robotik, dan teknologi autonomous driving dalam satu kendaraan roda dua.

Dalam acara tersebut, pihak Omo menegaskan bahwa mereka bukan perusahaan motor konvensional. Brand ini lebih memilih menyebut dirinya sebagai perusahaan teknologi yang mengembangkan kendaraan robot pintar untuk kebutuhan mobilitas masa depan.

Motor Bisa Berdiri dan Jalan Sendiri

Salah satu teknologi paling menarik dari Omo X adalah kemampuan self balancing. Motor ini dapat berdiri sendiri tanpa standar dan tanpa perlu pengendara menurunkan kaki saat berhenti.

Baca Juga: Sepeda Listrik Lipat ADO A20 Diburu Pecinta Gowes Urban, Bisa Melaju 40 Km/Jam dan Tempuh 100 Km

Teknologi tersebut dikembangkan menggunakan sistem gyroscope yang berfungsi menjaga keseimbangan motor secara otomatis. Prinsip kerjanya disebut mirip seperti gasing yang tetap stabil saat berputar.

Proses pengembangannya pun tidak sederhana. Omo melakukan simulasi berbasis AI dan komputer dalam jumlah besar untuk melatih motor agar mampu menjaga keseimbangan dalam berbagai kondisi jalan.

Setelah simulasi digital berhasil, motor kemudian diuji di lintasan nyata menggunakan metode slalom, tanjakan, hingga jungkat-jungkit untuk memastikan sistem AI mampu mengatur gas, rem, dan keseimbangan secara presisi.

Dilengkapi Kamera 360 dan Auto Driving Assist

Tak hanya mampu menjaga keseimbangan sendiri, motor AI Omo X juga dibekali kamera 360 derajat yang berfungsi membaca kondisi sekitar kendaraan.

Baca Juga: Pembangunan Sekolah Rakyat di Tulungagung Masih Tunggu Izin BBWS Brantas, Target Dimulai Oktober 2026

Data dari kamera tersebut diolah menggunakan sistem AI dan robot architecture milik Omo. Teknologi ini memungkinkan motor mendeteksi kendaraan lain saat pengendara ingin menyalip atau berbelok sehingga risiko tabrakan dapat diminimalkan.

Fitur lain yang membuat motor ini terasa seperti kendaraan masa depan adalah adaptive cruise control. Sistem tersebut memungkinkan kecepatan motor menyesuaikan kendaraan di depan secara otomatis.

Jika kendaraan di depan mengurangi kecepatan, Omo X akan ikut melambat. Sebaliknya, ketika jalan kembali kosong, motor akan meningkatkan kecepatan secara otomatis.

Tak berhenti sampai di situ, motor futuristik ini juga memiliki fitur autonomous parking atau parkir otomatis. Dengan teknologi tersebut, motor dapat bergerak sendiri tanpa pengendara.

Omo Bukan Sekadar Motor Listrik

Dalam presentasinya, Omo menegaskan bahwa mereka sedang membangun ekosistem robotik berbasis AI, bukan hanya menjual motor listrik.

Selain Omo X, perusahaan juga memperkenalkan Mobility One, robot modular roda satu yang mampu menjaga keseimbangan sendiri. Robot ini dirancang untuk berbagai kebutuhan seperti pengiriman barang, bantuan darurat, hingga transportasi otomatis di masa depan.

Teknologi tersebut menunjukkan bahwa arah pengembangan Omo lebih luas dibanding produsen otomotif biasa. Fokus utama mereka adalah menciptakan kendaraan pintar berbasis AI dan robotika.

Indonesia Jadi Basis Produksi

Kabar menarik lainnya, Omo X dipastikan akan diproduksi di Indonesia. Langkah ini dinilai menjadi peluang besar bagi industri otomotif nasional sekaligus membuka lapangan kerja baru di sektor teknologi kendaraan listrik.

Pihak Omo juga mengungkapkan bahwa proses pre-booking akan dibuka mulai April 2026. Sementara distribusi unit pertama direncanakan dimulai Mei 2026 mendatang.

Dengan teknologi yang ditawarkan, banyak pengamat memprediksi harga motor AI Omo X tidak akan murah. Namun, teknologi self balancing, autonomous riding, hingga fitur AI yang dibawa membuat motor ini dianggap layak ditunggu.

Desain futuristik dengan garis tajam dan konsep modern semakin memperkuat citra Omo X sebagai kendaraan masa depan. Tak sedikit yang meyakini motor ini bakal menjadi awal era baru kendaraan roda dua berbasis AI di Indonesia.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#motor listrik futuristik #Omo X #motor AI #self balancing motorcycle #adaptive cruise control