JAKARTA - Alva Cervo memiliki sejumlah catatan setelah digunakan selama tiga bulan. Dalam sebuah video ulasan, pemilik Alva Cervo membagikan 10 kekurangan yang dirasakan selama pemakaian, mulai dari baterai yang menyusut saat motor tidak digunakan, tidak adanya kunci darurat untuk membuka jok, hingga kenyamanan suspensi.
Motor listrik buatan Indonesia tersebut digunakan dengan jarak tempuh yang relatif rendah. Pada periode 10 Juli hingga 10 Oktober, odometer menunjukkan angka sekitar 478 kilometer.
Ulasan tersebut secara khusus membahas kekurangan Alva Cervo berdasarkan pengalaman pemakaian sehari-hari. Pemilik juga menegaskan bahwa sejumlah masalah yang disampaikan tidak selalu dialami seluruh pengguna.
Baca Juga: 5 Laptop Murah Terbaik 2025 di Bawah Rp5 Juta, Ada Lenovo hingga Acer
Tidak Ada Kunci Darurat untuk Jok
Kekurangan pertama yang disoroti adalah tidak adanya kunci emergency yang benar-benar dapat membuka jok ketika baterai motor habis.
Kondisi tersebut bisa menjadi masalah karena charger biasanya disimpan di bawah jok. Ketika baterai habis dan charger terkunci di dalam bagasi, pengguna tidak dapat menyalakan motor maupun mengambil charger untuk mengisi daya.
Pemilik sempat menghubungi customer service Alva. Ia mendapat informasi mengenai penggunaan kunci darurat, tetapi kunci tersebut disebut hanya dapat membuka cover baterai.
Solusi yang diberikan kemudian adalah melakukan towing. Pemilik akhirnya memilih meminjam charger dari pengguna Alva Cervo lain agar motornya dapat kembali digunakan.
Baterai Bisa Berkurang Saat Tidak Dipakai
Masalah berikutnya adalah penyusutan kapasitas baterai ketika motor tidak digunakan. Pemilik menyebut baterai Alva Cervo dapat berkurang sekitar 3 persen per hari.
Jika motor ditinggalkan selama satu minggu, kapasitas baterai disebut bisa turun sekitar 20 persen. Kondisi tersebut dikaitkan dengan sistem pada motor yang tetap membutuhkan daya ketika kendaraan tidak digunakan.
Untuk mengurangi konsumsi tersebut, baterai dapat dilepas ketika motor akan ditinggalkan dalam waktu lama. Namun, konsekuensinya pengguna tidak dapat memantau kondisi motor melalui aplikasi, termasuk informasi lokasi atau GPS.
Gas Bisa Hilang Saat Turunan Panjang
Catatan lainnya muncul ketika Alva Cervo digunakan melewati jalan menurun dalam waktu cukup panjang. Gas disebut dapat tiba-tiba tidak merespons.
Agar motor kembali dapat digunakan, pengendara harus menghentikan kendaraan terlebih dahulu. Setelah itu, rem perlu ditekan dua kali sebelum motor kembali bisa digas.
Menurut pemilik, pihak customer service Alva menyebut kondisi tersebut berkaitan dengan kesalahan perangkat lunak. Solusi yang disarankan adalah melakukan pembaruan software di Alva Experience Center (AEC).
Baca Juga: Laptop 5 Jutaan Makin Sulit Dicari, 5 Pilihan Ini Masih Menawarkan Spek Menarik
Klaim Jarak Tempuh 125 Km Sulit Dicapai
Alva Cervo memiliki klaim jarak tempuh hingga sekitar 125 kilometer. Angka tersebut menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan motor listrik ini.
Namun, berdasarkan pengalaman pemakaian, jarak 125 kilometer disebut sulit dicapai dalam penggunaan normal. Bahkan, menembus 100 kilometer dinilai membutuhkan kondisi berkendara tertentu.
Pemilik menyebut setidaknya ada beberapa syarat agar jarak tempuh bisa mendekati 100 kilometer. Motor harus digunakan sendirian, melewati jalan relatif lurus dan mulus, menggunakan mode Eco, serta menjaga kecepatan tidak lebih dari sekitar 30 kilometer per jam.
Jika kondisi tersebut tidak terpenuhi, jarak tempuh maksimal akan lebih pendek.
Suspensi Belakang Terasa Keras
Suspensi belakang Alva Cervo juga menjadi catatan. Ketika digunakan sendirian, suspensi standar disebut terasa cukup keras. Rasa tersebut lebih berkurang ketika motor digunakan berboncengan.
Selain suspensi, posisi footstep penumpang dinilai kurang nyaman untuk perjalanan jauh. Penumpang dapat merasakan pegal pada bagian kaki karena posisi pijakan dianggap kurang ideal.
Baca Juga: 5 Laptop Murah Rp1 Jutaan yang Masih Layak untuk Belajar dan Kerja Ringan
Bagian jok juga masih menggunakan kondisi standar. Pemilik menilai salah satu solusi yang mungkin dilakukan adalah mengubah posisi atau ketinggian jok.
Cover Baterai dan Bagasi
Cover baterai Alva Cervo turut mendapat kritik karena dianggap terlalu tipis dibandingkan harga baterainya. Pemilik menilai bagian tersebut kurang memberikan rasa aman ketika motor diparkir di tempat umum.
Sementara itu, bagasi sebenarnya dinilai cukup lebar. Namun, terdapat bagian yang menonjol di tengah sehingga membatasi barang yang bisa dimasukkan.
Tas berukuran besar disebut sulit masuk, sedangkan helm juga tidak dapat disimpan di dalam bagasi. Karena itu, ruang penyimpanan tersebut lebih cocok untuk barang berukuran kecil.
Dari pengalaman tersebut, Alva Cervo tetap memiliki sejumlah keunggulan, tetapi beberapa aspek seperti sistem akses darurat, konsumsi baterai saat idle, software, kenyamanan suspensi, hingga kapasitas bagasi menjadi catatan yang perlu diperhatikan calon pengguna.
source: YouTube/@AutoSetrum
Editor : Hikmatul Insaniya