Davigo Dragon S Tembus 204 Km dalam Sekali Cas, Benarkah Klaim 200 Km?

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:15 WIB
Davigo Dragon S diuji dari Jakarta ke Cirebon dan mampu menempuh 204 km sebelum baterainya benar-benar habis. (Youtube. com)
Davigo Dragon S diuji dari Jakarta ke Cirebon dan mampu menempuh 204 km sebelum baterainya benar-benar habis. (Youtube. com)

JAKARTA - Davigo Dragon S diuji dalam perjalanan dari Jakarta menuju Cirebon untuk membuktikan klaim jarak tempuh 200 kilometer dalam sekali pengisian baterai. Hasilnya, motor listrik tersebut mampu menempuh sekitar 204 kilometer sebelum baterainya benar-benar habis.

Pengujian dilakukan dari kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Perjalanan kemudian dilanjutkan melewati sejumlah wilayah hingga Kabupaten Cirebon.

Dalam perjalanan tersebut, penguji menggunakan Garmin untuk membandingkan jarak dan kecepatan dengan indikator pada motor. Mode berkendara yang paling banyak digunakan adalah level 1 dengan kecepatan sekitar 45-50 kilometer per jam.

Baca Juga: Harga Motor Listrik Juni 2026 di Cibubur, Mulai Rp5,99 Juta

Pada awal perjalanan, odometer Davigo Dragon S menunjukkan angka sekitar 364 kilometer. Setelah menempuh sekitar 100 kilometer hingga kawasan Sukamandi, indikator baterai di panel masih terlihat penuh.

Namun, penguji mengingatkan bahwa indikator bar baterai tidak sepenuhnya bisa dijadikan patokan. Karena itu, jarak tempuh pada odometer dan Garmin terus dipantau sepanjang perjalanan.

Baterai Mulai Menurun di Indramayu

Setelah melewati sekitar 121 kilometer, perjalanan berlanjut menuju Indramayu. Pada jarak sekitar 141 kilometer, kondisi baterai mulai menunjukkan penurunan ketika motor digunakan dengan bukaan gas lebih tinggi.

Baca Juga: 5 Motor Listrik Terbaik 2026, Harga Mulai Rp15 Jutaan dan Jarak Tempuh 140 Km

Memasuki jarak 151 kilometer, satu bar baterai mulai hilang. Saat mencapai sekitar 160 kilometer, indikator tersisa tiga bar. Tidak lama kemudian, baterai kembali turun hingga dua bar.

Pada titik sekitar 165 kilometer, kondisi baterai semakin kritis. Indikator berubah merah dan berkedip. Kecepatan motor pun turun drastis hingga sekitar 15 kilometer per jam.

Penguji sempat menghentikan perjalanan untuk melakukan penanganan karena tidak membawa baterai cadangan. Sementara itu, motor pendamping disebut harus menggunakan towing setelah baterainya tidak lagi mampu melanjutkan perjalanan.

Baca Juga: Motor Listrik Terbaik 2026, Ini 5 Pilihan dan Harganya

Davigo Dragon S sendiri kemudian kembali melanjutkan perjalanan. Setelah melewati jarak 200 kilometer, indikator baterai tinggal dua bar dan tanda baterai berkedip.

Pada tahap tersebut, penguji mencoba kembali kemampuan motor dalam beberapa level kecepatan. Level 1 masih mampu mencapai sekitar 50 kilometer per jam. Ketika berpindah ke level 2, kecepatannya masih mencapai sekitar 60 kilometer per jam.

Level 3 tidak dilanjutkan karena kondisi baterai sudah berada di zona merah. Tenaga motor juga mulai menurun dan respons akselerasi semakin lemah.

Baca Juga: 3 Motor Listrik Honda Dibandingkan: Harga, Jarak Tempuh, Kecepatan, hingga Waktu Charging

Davigo Dragon S Berhenti di 204 Kilometer

Perjalanan akhirnya dihentikan setelah total jarak tempuh mencapai sekitar 204 kilometer. Saat itu, baterai benar-benar habis dan motor tidak lagi bisa digas.

Lokasi akhir perjalanan masih sekitar empat kilometer dari tujuan, yakni ITB Cirebon. Dengan demikian, pengujian tersebut menunjukkan Davigo Dragon S mampu mencapai sekitar 204 kilometer sebelum baterainya habis.

Hasil tersebut dinilai sesuai dengan klaim jarak tempuh sekitar 200 kilometer yang tercantum dalam materi kendaraan. Penguji menyebut jarak tersebut sudah cukup untuk menjadi gambaran kemampuan baterai dalam perjalanan jarak jauh.

Baca Juga: Polytron Fox 200, Motor Listrik Ringkas dengan Cruise Control dan Jarak Tempuh 85 Km

Selain daya jelajah, pengujian juga mencatat performa kecepatan. Level 3 disebut mampu mencapai sekitar 73 kilometer per jam berdasarkan speedometer, sedangkan Garmin menunjukkan sekitar 68 kilometer per jam.

Untuk spesifikasi, Davigo Dragon S menggunakan motor 1.800 watt dan baterai lithium 72 volt 60 Ah. Penguji menilai tenaga motor cukup terasa dan handling-nya nyaman untuk bermanuver maupun menyelip.

Meski demikian, ada sejumlah catatan. Hentakan dan tarikan motor dinilai masih cukup keras. Selain itu, tampilan panel instrumen disebut kurang terlihat ketika terkena sinar matahari kuat.

Baca Juga: Polytron Fox 350 Jadi Motor Listrik Paling Laris di Indonesia, Harga Rp16 Jutaan

Penguji harus mencari tempat teduh agar informasi mode berkendara pada layar lebih mudah dibaca. Di luar catatan tersebut, kenyamanan dan handling Davigo Dragon S dinilai cukup baik selama perjalanan panjang Jakarta-Cirebon.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : EVHOLIC
motor listrik 200 km Davigo Dragon S Davigo cirebon motor listrik