Usia Baterai Motor Listrik Bisa 3-5 Tahun, Ini Faktor yang Menentukannya

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 18:20 WIB
Usia baterai motor listrik umumnya 3-5 tahun. Jumlah cycle, fast charging, overcharge, dan cara pemakaian ikut memengaruhi daya tahannya. (Gemini AI)
Usia baterai motor listrik umumnya 3-5 tahun. Jumlah cycle, fast charging, overcharge, dan cara pemakaian ikut memengaruhi daya tahannya. (Gemini AI)

JAKARTA - Usia baterai motor listrik umumnya berkisar 3 hingga 5 tahun. Namun, masa pakainya tidak hanya ditentukan oleh waktu, melainkan juga jumlah siklus pengisian, cara penggunaan, hingga perawatan baterai.

Baterai menjadi salah satu komponen vital pada motor listrik. Komponen ini juga dikenal memiliki harga cukup mahal, bahkan nilainya bisa mencapai hampir setengah dari harga motor.

Karena itu, usia baterai motor listrik menjadi salah satu pertimbangan penting bagi calon maupun pemilik kendaraan listrik. Baterai dengan masa pakai pendek tentu dapat menambah beban biaya perawatan.

Baca Juga: Motor Listrik Terbaru September 2026, Fitur dan Baterai Jadi Perhatian

Awan Setiawan, Manajer Emotor Division PT Terang Dunia Nusantara United Bike, menjelaskan usia baterai motor listrik secara umum berada di kisaran tiga sampai lima tahun.

"Usia pakai baterai motor listrik itu berkisar 3-5 tahun pemakaian," ujar Awan dalam penjelasan yang dikutip dari transkrip video.

Namun, angka tersebut bukan patokan mutlak. Menurut Awan, ada banyak parameter yang dapat memengaruhi panjang atau pendeknya usia sebuah baterai motor listrik.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Motor Listrik Premium Terbaik 2026, Ada yang Berdaya Jelajah 150 Km

Jumlah Siklus Pengisian Menjadi Faktor Penting

Salah satu faktor utama yang menentukan usia baterai adalah jumlah siklus pengisian atau cycle. Setiap baterai memiliki spesifikasi mengenai berapa kali siklus pengisian yang mampu dilaluinya selama masa pemakaian.

Awan mencontohkan baterai yang digunakan pada motor listrik United T100. Baterai tersebut memiliki spesifikasi hingga 900 cycle atau siklus pengisian.

Jika pengguna melakukan satu kali siklus pengisian dalam sehari, secara hitungan kasar baterai dapat bertahan hingga 900 hari. Angka tersebut setara dengan kurang lebih tiga tahun penggunaan.

Baca Juga: Peluncuran Motor Listrik Nasional 13 Agustus 2026 di Cikarang, Ini Tantangan Ekosistemnya

Perhitungan itu tetap bersifat perkiraan. Sebab, daya tahan baterai juga sangat bergantung pada bagaimana pemilik menggunakan dan merawatnya.

Awan mengibaratkan kondisi tersebut seperti baterai pada smartphone. Pola penggunaan dan perawatan dapat ikut menentukan seberapa lama baterai mampu mempertahankan performanya.

Artinya, angka cycle pada spesifikasi baterai dapat menjadi salah satu acuan ketika konsumen mempertimbangkan motor listrik. Semakin tinggi kemampuan siklus pengisian baterai, semakin besar pula potensi masa pakainya.

Baca Juga: Uji Motor Listrik Honda di Australia hingga Lamborghini Rilis Temerario Tricolore 2026

Fast Charging hingga Overcharge Bisa Berpengaruh

Sujono MT, Kepala Pusat Studi Kendaraan Listrik Universitas Budi Luhur, menjelaskan terdapat sejumlah kebiasaan yang dapat membuat umur baterai lebih pendek maupun lebih panjang.

Salah satunya berkaitan dengan fitur fast charging. Pengisian cepat disebut dapat membuat suhu baterai menjadi lebih tinggi.

"Kalau dicharge cepat itu baterai suhunya menjadi lebih panas. Jika terus-menerus suhunya tinggi saat charge, sel di dalam baterai jadi cepat rusak," ujar Sujono.

Baca Juga: Motor Listrik Terbaru September 2026 Makin Beragam, Apa yang Berubah?

Selain temperatur saat pengisian, kondisi baterai yang terlalu lama berada dalam keadaan discharge juga dapat memengaruhi usia pakainya.

Sujono juga mengingatkan pemilik motor listrik mengenai kebiasaan membiarkan baterai dalam kondisi overcharge maupun discharge. Kondisi tersebut disebut dapat membuat umur pakai baterai menjadi lebih pendek.

Karena itu, pemilik motor listrik perlu memperhatikan pola pengisian sekaligus penggunaan sehari-hari. Perawatan yang tepat menjadi bagian penting untuk menjaga kondisi baterai.

Baca Juga: Perbandingan Polytron, Yadea, dan Indomobil 2026: Mana Motor Listrik Terbaik?

Pada akhirnya, usia baterai motor listrik tidak bisa hanya dihitung berdasarkan hitungan tahun. Jumlah cycle, temperatur ketika pengisian, serta kebiasaan penggunaan menjadi beberapa faktor yang ikut menentukan daya tahan baterai.

Bagi konsumen yang ingin mendapatkan baterai dengan potensi masa pakai lebih panjang, memilih baterai dengan angka cycle yang lebih tinggi dapat menjadi salah satu pertimbangan sebelum membeli motor listrik.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : Moto Flash
baterai motor listrik Usia Baterai Motor Listrik United T100 fast charging motor listrik