Molinas Resmi Diluncurkan Prabowo, 20 Ribu Unit Sudah Diproduksi

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 19:45 WIB
Molinas resmi diluncurkan Presiden Prabowo di Cikarang. Sebanyak 20 ribu unit telah diproduksi dan pemerintah menyiapkan skema cicilan tanpa DP.(pinterest)
Molinas resmi diluncurkan Presiden Prabowo di Cikarang. Sebanyak 20 ribu unit telah diproduksi dan pemerintah menyiapkan skema cicilan tanpa DP.(pinterest)

BEKASI - Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan motor listrik nasional atau Molinas beserta ekosistem pendukungnya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 13 Agustus 2026. Dalam peluncuran tersebut, pemerintah menyiapkan skema pembelian yang diharapkan membuat motor listrik semakin terjangkau bagi masyarakat.

Peluncuran Molinas disebut menjadi salah satu tonggak penting dalam pengembangan kendaraan listrik nasional. Prabowo menyebut kehadiran motor listrik nasional dan ekosistem pendukungnya sebagai langkah menuju kemandirian energi.

Acara peluncuran di Cikarang tersebut dihadiri sejumlah pejabat. Di antaranya CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Ruslani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Erlangga Hartarto, serta sejumlah pejabat lainnya.

20 Ribu Unit Molinas Sudah Diproduksi

Motor listrik nasional tersebut diproduksi oleh PT Elektra Motor Group, perusahaan yang merupakan bagian dari Indika Group.

Baca Juga: Hasil Liga 1 Super League 2026: Arema di Puncak, Persib Tempel Ketat

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan bahwa sebanyak 20 ribu unit Molinas telah berhasil diproduksi oleh Indika Group.

Peluncuran ini juga tidak hanya menyoroti produk motor listrik. Pemerintah turut menekankan pembangunan ekosistem yang mendukung penggunaan kendaraan listrik nasional.

Menurut Prabowo, pengembangan Molinas menjadi contoh nyata kolaborasi Indonesia Incorporated. Konsep tersebut merupakan bentuk kerja sama antara badan usaha milik negara atau BUMN, sektor swasta, dan dunia akademik.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat industri kendaraan listrik nasional di tengah persaingan global.

Prabowo juga memberikan apresiasi kepada para pengusaha yang berani mengembangkan industri dan ekosistem motor listrik nasional. Ia menilai para pelaku usaha menghadapi risiko dan persaingan yang tidak ringan.

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut persaingan industri kendaraan listrik datang dari negara-negara besar seperti Jepang, Korea, dan China. Meski demikian, para pengusaha nasional dinilai tetap berani mengambil risiko.

Ia bahkan menggambarkan karakter para pengusaha tersebut seperti seorang prajurit yang berani menghadapi tantangan.

Pemerintah Siapkan Skema Kredit Lebih Ringan

Selain memperkenalkan Molinas, Prabowo juga menyampaikan rencana pemerintah untuk membuat pembelian motor listrik lebih mudah bagi masyarakat.

Baca Juga: Motor Listrik Terbaik 2026, Harga Mulai Rp15,5 Juta hingga Jarak 140 Km

Pemerintah akan berupaya menurunkan bunga cicilan. Selain itu, pemerintah juga akan mengejar skema pembelian kendaraan tanpa uang muka atau DP.

Prabowo mengatakan, pemerintah akan menurunkan tingkat bunga cicilan agar lebih ringan bagi masyarakat. Pemerintah kemudian berupaya menghilangkan kebutuhan uang muka dalam skema pembelian tersebut.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang ingin menggunakan motor listrik nasional tanpa harus menghadapi beban awal yang besar.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan perhitungan mengenai potensi penghematan biaya penggunaan motor listrik. Menurutnya, penggunaan motor listrik dapat menghemat pengeluaran harian setidaknya 50 hingga 70 persen dibandingkan motor berbahan bakar minyak.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah mendorong pengembangan kendaraan listrik nasional. Selain aspek industri, penggunaan motor listrik juga dikaitkan dengan efisiensi pengeluaran masyarakat sehari-hari.

Peluncuran Molinas di Cikarang menjadi bagian dari upaya membangun industri kendaraan listrik nasional sekaligus ekosistem pendukungnya. Dengan 20 ribu unit yang telah diproduksi, pemerintah dan pelaku industri mulai memperluas pengembangan motor listrik produksi dalam negeri.

Prabowo menegaskan dukungannya terhadap para pelaku usaha yang mengambil risiko dalam mengembangkan industri tersebut. Menurutnya, keberanian menghadapi persaingan global menjadi bagian penting dalam membangun industri kendaraan listrik nasional.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Motor Listrik Nasional Molinas Indika Group kendaraan listrik Prabowo Subianto